Derita Sakit, Mupet Nekat Bunuh Diri


Derita Sakit, Mupet Nekat Bunuh Diri

LUBUKBESAR - Diduga akibat menderita sakit yang tak kunjung sembuh, membuat Liau Che Ching alias Mupet (47) warga Desa Trubus Kecamatan Lubukbesar, Kabupaten Bangka Tengah nekad memilih mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri, Kamis (7/3) pagi.

Berdasarkan informasi dihimpun  Radar Bangka, kejadian menghebohkan warga tersebut bermula, Kamis pagi sekitar pukul 08.30 WIB, Ani (36) yang merupakan istri Mupet sedang berada di luar rumah bersama anaknya, sementara Mupet berada sendirian di dalam rumah. Sekitar pukul 11.00 WIB, Ani bersama anaknya pulang ke rumah disaat itu dia melihat ada genangan air dan air berwarna hijau yang berceceran di lantai dapur yang diduga racun merk ridatop.

Tak jauh dari ceceran racun itu, disaat  Ani melihat ke arah samping ternyata Mupet sudah tergantung dengan menggunakan tali kabel yang berada di atas kayu kusen dan dibawahnya terdapat kursi plastik untuk pijakan. Ani yang panik, lalu berteriak histeria meminta tolong warga sekitar.

Kapolsek Lubukbesar, Ipda Samsul Bayumi SH seizin Kapolres Bangka Tengah AKBP Edison LB Sitanggang SIK kepada Radar Bangka mengatakan, sekitar pukul 11.12 WIB Bisa Desa Trubus mendapat laporan dari Kepala Desa bahwa adanya salah satu warga bunuh diri kemudian disusul anggota Polsek Lubukbesar mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.

Dari hasil olah TKP, lanjut Kapolsek Bayumi hasilnya terdapat luka di perut korban Mupet akibat benda tajam berupa pisau dapur dan juga terdapat cairan warna hijau tercecer di lantai diduga racun merk ridotop, tali kabel serta terdapat sperma keluar dari kemaluannya dan kotoran keluar duburnya. 

"Petugas juga mengambil bahan keterangan dari saksi, kemudian hasil visum sementara adanya luka tusukan di perut Mupet ini akibat benda tajam, juga keluar cairan racun di mulutnya," ujarnya. 

Kapolsek Bayumi sementara ini menyimpulkan adalah murni bunuh diri berdasarkan dari hasil olah TKP. Hal itu juga diperkuat dari analisa tim dokter bahwa korban Mupet ini meminum racun telebih dahulu barulah kemudian melukai perutnya dengan cara menusukkan pisau, setelah itu langsung menggantungkan diri dengan menggunakan tali kabel digital yang ada di kusen rumah hingga tewas.

"Dari keterangan Ani, bahwa suaminya Mupet ini sudah beberapa minggu mengelukan sakit batuk dan sakit di perutnya yang tidak kunjung sembuh, ditambah permasalahan hutang. Ani tak menyangka, jika suaminya sampai berbuat nekat bunuh diri dengan tragis," tandasnya. (and)





Berikan Komentar

Koba Lainnya
Pemkab Bateng Secara Masif Sosialiasikan Bahaya COVID-19
Pemkab Bateng Secara Masif Sosialiasikan Bahaya COVID-19
Minggu, 05 April 2020 18:31 WIB
KOBA - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan sosialisasi bahaya virus corona baru (COVID-19) secara masif kepada
Disperindagkop UKM Bateng Raih Penghargaan Pasar Tertib Ukur
Disperindagkop UKM Bateng Raih Penghargaan Pasar Tertib Ukur
Jum'at, 20 Desember 2019 19:15 WIB
KOBA - Di penghujung tahun 2019 ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) kembali meraih penghargaan melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi,
Dinas Perikanan Bateng Sampaikan Program Unggulan ke Kementerian Kelautan Perikanan
Dinas Perikanan Bateng Sampaikan Program Unggulan ke Kementerian Kelautan Perikanan
Rabu, 18 Desember 2019 15:05 WIB
KOBA - Guna menyampaikan beberapa program unggulan Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), maka Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bateng, Taufik bersama beberapa
Kontraktor Siap Bertanggungjawab Perbaiki Pasar Rakyat Koba
Kontraktor Siap Bertanggungjawab Perbaiki Pasar Rakyat Koba
Rabu, 18 Desember 2019 17:30 WIB
KOBA - Pihak Kontraktor Pembangunan Pasar Rakyat Koba tahun 2017, melalui pengawas lapangan yakni Iwang mengaku pihaknya siap bertanggungjawab memperbaiki