Efek Pemangkasan Bukit Nunggal, Rumah Retak, Warga Lapor Bupati


Efek Pemangkasan Bukit Nunggal, Rumah Retak, Warga Lapor Bupati

PANGKALANBARU - Menyikapi terkait dengan adanya keluhan rumah warga RT 08 di Desa Mesu Timur yang retak diduga akibat efek pemangkasan bukit Nunggal baru-baru ini, maka Bupati Bangka Tengah Dr Ir H Ibnu Saleh MM langsung meninjau dan menginstruksikan dengan tegas kepada perusahaan terkait menyikapi keluhan masyarakat itu.

"Pada Kamis (22/11) lalu, saya telah meninjau langsung ke rumah warga Mesu Timur. Selama ini, pihak perusahaan PT Vitrama Konstruksi dan PT Bumi Warna Agung selalu menyampaikan laporan yang baik-baik kepada kita," ujar Bupati Ibnu Saleh kepada awak media kemarin.

"Selama ini pihak perusahaan selalu melaporkan kepada saya selalu baik-baik saja, tapi pada kenyataannya di lapangan setelah saya turun ke masyarakat laporannya tidak sesuai, dan banyak masyarakat yang resah akibat aktivitas pemangkasan Bukit Nunggal tersebut, saya juga sempat marah-marah dengan pihak perusahaan tersebut," ungkap Ibnu Saleh.

Setelah meninjau ke lapangan, Bupati Ibnu Saleh menginstruksikan kepada pihak perusahaan yang melakukan aktivitas pemangkasan bukit Nunggal sekaligus penambangan batu itu harus memperhatikan dampak lingkungan termasuk keluhan masyarakat sekitar.

Tempo hari, lanjut Bupati, dirinya memberikan batas waktu dua hari, sampai dengan hari Sabtu (24/11) untuk menyikapi keluhan warga yang rumahnya retak mulai dari perbaikan dan lain sebagainya. 

"Ya kalau ngeyel, bisa saja kita hentikan perizinannya atau menutup aktivitasnya. Namun, informasinya keluhan warga Mesu Timur itu sudah direspon pihak perusahaan," tegas Bupati Ibnu Saleh.

Sementara Humas PT Vitrama Konstruksi, Budi kepada Radar Bangka mengungkapkan, setelah menerima keluhan warga dan menindaklanjuti instruksi Bupati Bateng, maka pihaknya langsung turun ke lapangan pada Jumat (23/11) siang dan langsung berkoordinasi dengan Kasus Air Mesu Timur untuk untuk pengiriman material.

"Sebelumnya, kami sudah melakukan pengecekan dan pendataan rumah warga yang retak yakni rumah Pak Iwan Toto bersama pihak terkait. Material sudah kirimkan, termasuk tenaga tukangnya. Intinya, keluhan warga tersebut sudah diclearkan," tandas Budi. (and)





Berikan Komentar

Koba Lainnya
Kolam Renang Aquatic Harus Bermanfaat Optimal
Kolam Renang Aquatic Harus Bermanfaat Optimal
Selasa, 15 Januari 2019 22:43 WIB
PANGKALANBARU - Pelaksanaan pembangunan venue kolam renang Aquatic untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V 2018, telah selesai dilaksanakan oleh tuan
Kadinkes Bateng Jamin  Rekrutmen PKK Tak Ada Titipan
Kadinkes Bateng Jamin Rekrutmen PKK Tak Ada Titipan
Selasa, 15 Januari 2019 12:42 WIB
KOBA - Untuk meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) membuka kesempatan kepada seluruh masyarakat untuk
Kabupaten Bangka Tengah Kembali Raih Penghargaan Adipura
Kabupaten Bangka Tengah Kembali Raih Penghargaan Adipura
Senin, 14 Januari 2019 13:59 WIB
KABUPATEN Bangka Tengah (Bateng) kembali menerima penghargaan Adipura untuk dua tahun berturut-turut. Pemkab Bateng merupakan salah satu dari 129 kabupaten/kota
Pengusaha AN Disebut-sebut Sebagai Bos Tambang Pasir Ilegal Desa Munggu
Pengusaha AN Disebut-sebut Sebagai Bos Tambang Pasir Ilegal Desa Munggu
Selasa, 18 Desember 2018 10:31 WIB
POLEMIK aktivitas tambang pasir di Desa Munggu, Kecamatan Sungaiselan yang sempat ditertibkan dan dihentikan oleh tim dari UPTD KPHP Sungaisembulan,