Tradisi Nganggung Ruwahan, Potensi Jadi Wisata Religi


Tradisi Nganggung Ruwahan, Potensi Jadi Wisata Religi

TRADISI adat budaya unik masyarakat Bangka Belitung (Babel) yakni Nganggung atau sedekah makan bersama menjadi warisan budaya dan berpotensi jadi wisata religi. Seperti sekarang ini, masyarakat tengah merayakan Nganggung Ruwahan pada pertengahan Sya'ban sejak Selasa hingga Kamis (1-3/5), dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan 1439 H/2018 M. 

Terpantau, seperti di setiap desa di wilayah Bangka Tengah (Bateng) mulai dari desa Sungaiselan, Air Mesu, Cambai, Namang, Belilik, Kurau, Penyak, Terentang, Guntung, Koba, Nibung, Perlang hingga Lubukbesar, tampak warga tumpah ruah melakukan ziarah dan bersih kubur, kemudian melakukan sedekah ruwahan di masjid-masjid hingga balai desa dengan menyiapkan aneka makanan, kue dan buah-buaha di dalam nampan yang ditutup dengan dulang. 

Seperti diungkapkan Kades Belilik, H Muldari, dalam Nganggung Lebaran Ruwah yang digelar di balai desa, Rabu (2/5) pagi, semua lapisan masyarakat berkumpul bersama. 

"Kita berkumpul, berdoa bersama bermunajat mohon pengampunan kepada Allah dan mendo'akan keluarga yang telah wafat. Selain itu, Nganggung Ruwahan ini dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadhan 1439 H," kata H Muldari kepada Radar Bangka, Rabu (2/5) siang.

Ia pun berharap, denngan adat budaya turun temurun ini dapat lebih mempererat dan memperkokoh kekompakan dan kebersamaan serta semangat gotong royong di kehidupan bermasyarakat. "Alhamdulillah, lebaran ruwah di Desa Belilik yang dipusatkan di balai desa ini tetap meriah, semoga keberkahan dan kebersamaan selalu terjaga kearifan lokal ini," harap Kades H Muldari. 

Senada dikatakan Sekdes Perlang, Yani Basaroni akrab disapa Roni, adat budaya lebaran "Nganggung" Ruwah yang puncaknya pada 12 Sya'ban ini selain sebagai kearifan lokal juga sebagai bentuk solidaritas kebersamaan masyarakat yang menjadi kebanggaan budaya kultural. 

"Pastinya, jika dipoles ditambah promosi maksimal. Kita yakin dan percaya, jika adat budaya Nganggung ini bisa dijadikan icon wisata budaya religi dan menjadi sebuah 'magnet' yang menarik wisatawan untuk berkunjung. Saat ini, kita pun melihat Pemda Bangka Tengah tengah gencar-gencarnya mengembangkan sektor pariwisata," tandas Sekdes Roni. (and) 





Berikan Komentar

Koba Lainnya
Disperindagkop UKM Bateng Raih Penghargaan Pasar Tertib Ukur
Disperindagkop UKM Bateng Raih Penghargaan Pasar Tertib Ukur
Jum'at, 20 Desember 2019 19:15 WIB
KOBA - Di penghujung tahun 2019 ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) kembali meraih penghargaan melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi,
Dinas Perikanan Bateng Sampaikan Program Unggulan ke Kementerian Kelautan Perikanan
Dinas Perikanan Bateng Sampaikan Program Unggulan ke Kementerian Kelautan Perikanan
Rabu, 18 Desember 2019 15:05 WIB
KOBA - Guna menyampaikan beberapa program unggulan Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), maka Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bateng, Taufik bersama beberapa
Kontraktor Siap Bertanggungjawab Perbaiki Pasar Rakyat Koba
Kontraktor Siap Bertanggungjawab Perbaiki Pasar Rakyat Koba
Rabu, 18 Desember 2019 17:30 WIB
KOBA - Pihak Kontraktor Pembangunan Pasar Rakyat Koba tahun 2017, melalui pengawas lapangan yakni Iwang mengaku pihaknya siap bertanggungjawab memperbaiki
Hj Iriani Ibnu Hadiri Lomba Masak di Desa Tanjungpura
Hj Iriani Ibnu Hadiri Lomba Masak di Desa Tanjungpura
Rabu, 18 Desember 2019 17:00 WIB
SUNGAISELAN - Ketua TP PKK Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Hj Iriani Melita Ibnu Saleh, menghadiri acara lomba memasak nasi goreng