ATR/BPN : Legalisasi Aset dan Sertifikat Tanah Bateng Sudah 100 Persen


ATR/BPN : Legalisasi Aset dan Sertifikat Tanah Bateng Sudah 100 Persen

    KOBA - Pihak ATR/BPN Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menegaskan bahwa target program legalisasi aset dan sertifikat tanah di Bateng  tahun 2016 sudah berjalan 100 persen. Dikatakan Kepala ATR/BPN Bateng, Asnaedi APTNH MH, untuk proses pembuatan sertifikat melalui program pemerintah mendapat dukungan yang luar biasa dari masyarakat sehingga kini sudah selesai tanpa ada hambatan berarti.

    Dalam program tersebut, pihaknya lebih memfokuskan terhadap desa pinggiran sehingga daerah bagian Bateng yang berada di pelosok. "Desa-desa yang berada di pinggiran, kebanyakan masyarakatnya memiliki taraf hidup yang lebih rendah sehingga harus diutamakan termasuk dalam program sertifikat ini," ujar Asnaedi kepada RB, Rabu (7/9) kemarin.

    Lanjutnya, untuk keseluruhan wilayah Bateng  yang sudah disertifikatkan saat ini sudah diatas 50 persen, yang telah dilakukan selama tiga tahun sejak dirinya menjabat sebagai Kepala BPN Bateng. "Pada tahun 2016 ini saja, sudah sebanyak 2.227 sertifikat prona dari target kita yang dibagikan kepada masyarakat Bateng yang telah diselesaikan lebih cepat," tegasnya.

    Pada kegiatan pembagian 380 sertifikat di Kecamatan Koba pada 5 September 2016 dibagikan sebanyak 380 sertifikat yakni Prona sebanyak 258 sertifikat, Proda dibagikan kepada 2 desa yaitu Desa Terentang sebanyak 27 dan Guntung sebanyak 24 sertifikat. Sedangkan untuk UMKM sebanyak 38 sertifikat, budidaya nelayan 9 sertifikat dan sisa sertifikat yang belum dibagikan pada tahun 2015 sebanyak 24 sertifikat.

    "Pastinya program legalisasi aset dan sertifikat tanah ini bertujuan untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat sebab melalui sertifikat tersebut masyarakat bisa menggadaikan sertifikat tersebut ke bank untuk modal usaha melalui program kur dengan suku bunga sangat meringankan," katanya.

    Sementara itu, Roni penerima sertifikat prona di KecamatanLubuk Besar merasa senang dengan adanya program ini. Sebab masyarakat sangat terbantu dengan adanya sertifikat gratis. Dirinya, mengapresiasi ketanggapan dan kesigapan BPN Bateng untuk membantu masyarakat dengan program prona tanpa dipungut biaya apapun.

    "Proses pelayanan pembuatan sertifikat prona pun berjalan cepat, bahkan Kepala BPN Bateng pun tidak sungkan-sungkan turun ke lapangan untuk mengecek proses pelayanan hingga pembagian. Sehingga semuanya berjalan lancar dan terkoordinir dengan sangat baik, kami pun sangat berterimakasih atas manfaat yang diberikan melalui prona ini," ungkap Roni. (and)





Berikan Komentar

Koba Lainnya
Pemkab Bateng Secara Masif Sosialiasikan Bahaya COVID-19
Pemkab Bateng Secara Masif Sosialiasikan Bahaya COVID-19
Minggu, 05 April 2020 18:31 WIB
KOBA - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan sosialisasi bahaya virus corona baru (COVID-19) secara masif kepada
Disperindagkop UKM Bateng Raih Penghargaan Pasar Tertib Ukur
Disperindagkop UKM Bateng Raih Penghargaan Pasar Tertib Ukur
Jum'at, 20 Desember 2019 19:15 WIB
KOBA - Di penghujung tahun 2019 ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) kembali meraih penghargaan melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi,
Dinas Perikanan Bateng Sampaikan Program Unggulan ke Kementerian Kelautan Perikanan
Dinas Perikanan Bateng Sampaikan Program Unggulan ke Kementerian Kelautan Perikanan
Rabu, 18 Desember 2019 15:05 WIB
KOBA - Guna menyampaikan beberapa program unggulan Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), maka Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bateng, Taufik bersama beberapa
Kontraktor Siap Bertanggungjawab Perbaiki Pasar Rakyat Koba
Kontraktor Siap Bertanggungjawab Perbaiki Pasar Rakyat Koba
Rabu, 18 Desember 2019 17:30 WIB
KOBA - Pihak Kontraktor Pembangunan Pasar Rakyat Koba tahun 2017, melalui pengawas lapangan yakni Iwang mengaku pihaknya siap bertanggungjawab memperbaiki