Bateng Buat Perda Penyelenggaraan Pendidikan


Bateng Buat Perda Penyelenggaraan Pendidikan

KOBA (radarbangka.co.id) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah pada 2011 ini mengupayakan membuat peraturan daerah (Perda) penyelenggaran pendidikan dalam upaya menyediakan payung hukum untuk mencari kekurangan dana operasional sekolah.

"Selama ini sekolah terkendala sulitnya menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas karena dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang belum mencukupi sehingga nantinya pemerintah daerah akan membuat Perda sebagai payung hukum bagi sekolah untuk mencari dana," ujar Bupati Bangka Tengah, Erzaldi Roesman, MM, saat seminar program kebijakan pendidikan Bangka Tengah periode 2011-2015 di Koba, Jumat (20/5.

Menurutnya dengan terbentuknya Perda itu, diharapkan tidak ada lagi sekolah yang mengeluhkan kurangnya dana operasional penyelenggaran sekolah sehingga tidak mampu memberikan pendidikan sekolah yang berkualitas.

"Jika pun Perda sulit terbentuk maka minimal saya akan mengeluarkan peraturan bupati (Perbup) demi kemajuan pendidikan Bangka Tengah," katanya.

Erzaldi menegaskan, dunia pendidikan di Bateng itu mesti segera dibenahi terutama pada pembangunan karakter siswa yang dinilainya masih jauh dari harapan.

"Banyak siswi sekolah yang hamil merupakan bentuk pembangunan karakter siswa yang gagal dari pihak sekolah," katanya.

Bahkan, kata dia, dia mendapatkan informasi ada satu sekolah yang tidak lagi menyelenggarakan upacara bendera yang rutin diselenggarakan pada hari Senin.

"Ini menjadi tanggun jawab bersama antara pemerintah, sekolah, komite sekolah, dewan pengawas agar kedepannya segera dibenahi kurikulum sekolah dalam bidang pembangunan karakter," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Bateng Sugianto mengatakan, pihaknya bersama seluruh elemen pendidikan akan turut membantu merumuskan Perda penyelenggaran pendidikan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah itu.

"Kami juga menggandeng Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung sebagai tenaga ahli yang akan memandu menyusun Perda maupun menyusun rencana strategi (renstra) pendidikan Bangka Tengah 2011-2015," katanya.

Selain itu, kata Sugianto, UPI juga akan memberikan beberapa terobosan teknologi dalam penyelenggaran pendidikan sehingga lebih bermutu dan berkualitas.

Berdasarkan pemaparan UPI Bandung, terdapat beberapa aplikasi komputer yang dapat diterapkan sekolah untuk memantau perkembangan siswa maupun guru dalam proses belajar mengajar.

Melalui aplikasi komputer berbasis internet dapat diketahui kekurangan maupun kelebihan yang dimiliki sekolah sehingga dapat dilakukan pemetaan yang lebih tepat dalam penempatan fasilitas, sarana dan prasarana di tiap sekolah, katanya. (rb/atr)


Banner

Berikan Komentar

Koba Lainnya
Mahasiswa UBB Beri Edukasi Pengolahan Sampah Plastik di Desa Padang Baru
Mahasiswa UBB Beri Edukasi Pengolahan Sampah Plastik di Desa Padang Baru
Jum'at, 25 September 2020 21:54 WIB
KOBA – Mahasiswa Jurusan Sosiologi Universitas Bangka Belitung (UBB) di Desa Padang Baru, Kabupaten Bangka Tengah membuat berbagai kegiatan
Didit : Nomor 1 Atau 2 Sama Saja, Jangan Mau Diadu Domba
Didit : Nomor 1 Atau 2 Sama Saja, Jangan Mau Diadu Domba
Kamis, 24 September 2020 20:38 WIB
KOBA – Calon Bupati Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Didit Sri Gusjaya tak mempersoalkan nomor urut yang akan didapatkan Didit-Korari “BERDIKARI”.
Dapat Nomor Urut 1, H Ibnu Saleh Sebut Barokah dan Unggul
Dapat Nomor Urut 1, H Ibnu Saleh Sebut Barokah dan Unggul
Kamis, 24 September 2020 19:46 WIB
KOBA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) telah menetapkan nomor urut masing-masing paslon yang bertarung di Pilkada
Pilkada Bateng, Paslon BERIMAN Nomor Urut 1, Nomor 2 BERDIKARI
Pilkada Bateng, Paslon BERIMAN Nomor Urut 1, Nomor 2 BERDIKARI
Kamis, 24 September 2020 16:22 WIB
KOBA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menggelar tahapan pengundian nomor pasangan calon (paslon) Bupati dan