Cabuli dan Bawa Kabur Anak Dibawah Umur, SM Terancam Penjara 16 Tahun


Cabuli dan Bawa Kabur Anak Dibawah Umur, SM Terancam Penjara 16 Tahun

KOBA - Seorang pria insial SM, warga Desa Jongkong 12, Desa Nibung, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) terpaksa harus merasakan pengapnya jeruji besi rumah tahanan Mapolres Bateng.

Pasalnya, pria berumur 30 tahun diduga membawa lari dan mencabuli anak dibawah umur sebut saja Bunga (13), yang tinggal di Kecamatan Koba.Dia dilaporkan ibu korban atas tindakan melarikan anak dibawah umur tanpa persetujuan orang tua. 

Kapolres Bateng AKBP Slamet Ady Purnomo melalui Kabag Ops AKP Yudha Wicaksono mengatakan SM diringkus Tim Tupai Satreskrim Polres Bateng bekerja sama dengan Unit Reskrim Polsek Jebus Polres Bangka Barat, pada Selasa (01/09/2020). 

Petugas langsung memburu tersangka setelah mengetahui keberadaannya bersama korban diwilayah Parit Tiga Kecamatan Jebus Kabupaten Bangka Barat. Setelah diintai dalam waktu tertentu, Polisi akhirnya berhasil menangkap SM di sebuah kontrakan.

"Kasus membawa lari anak dibawah umur dan asusila itu telah lama terjadi tepatnya Jum'at (17/04/2020) lalu di Jalan Ketapang Desa Nibung Kecamatan Koba, Bangka Tengah. Kala itu, pelaku membawa lari anak dibawah umur," terang Yudha Wicaksono saat dikonfirmasi Radar Bangka, Rabu (02/09/2020).

Berdasarkan pengakuan, pelaku melakukannya aksinya dengan cara meminta korban keluar rumah berjalan kaki bersama ibu korban untuk berkunjung kerumah rekannya.

Sekira pukul 16.00 WIB  dikarenakan korban tak kunjung pulang, maka pelapor berusaha mencari. Tetapi, tidak diketemukan dan saat dijalan bertemu dengan tetangga korban bahwa pernah melihat korban  dan pelaku saat diperjalanan.  

Kala itu, korban langsung diajak pelaku untuk naik motor Yamaha Vixion milik pelaku dan langsung dibawa kabur. Tidak diketahui kemana korban dibawa, hingga akhirnya kejadian ini dilaporkan ke polisi. 

Diketahui, pelaku juga mengaku telah menikahi korban secara agama selama masa pelarian. Atas dasar itulah, pelaku menggauli korban hingga akhirnya terjadi tindakan asusila. Hal itu dikuatkan oleh bukti visum, saksi-saksi, keterangan korban, keterangan pelaku bahwa keduanya saling mencintai. 

"Memang ada tindakan pelaku membawa lari anak dibawah umur tanpa persetujuan orang tua. Kemudian selama pelarian pelaku juga melakukan tindakan asusila terhadap korban," ujarnya.

Saat ini, pelaku dalam proses sidik yang ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Bangka Tengah dan pelaku diancam Pasal 81 Ayat (2) UU RI No.17 Tahun 2016 tentang Penetapan PERPPU No.1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun kurungan.

"Anggota telah mengamankan tersangka inisial SM beserta korban anak dibawah umur serta barang bukti hasil visum, kendaraan yang digunakan untuk memudahkan pelaku dalam melancarkan aksinya," tukas Yudha.(CR01)





Berikan Komentar

Kamtibmas Lainnya
Polres Bateng Gelar Konferensi Pers Kasus Pembunuhan Mantan Menantu
Polres Bateng Gelar Konferensi Pers Kasus Pembunuhan Mantan Menantu
Jum'at, 05 Maret 2021 19:20 WIB
KOBA - Polres Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) melaksanakan Konferensi Pers sehubungan dengan tindak pidana pembunuhan yang terjadi di Desa Sungaiselan
 Mantap, Kasat lantas Basel Antarkan SIM Sampai ke Pulau
Mantap, Kasat lantas Basel Antarkan SIM Sampai ke Pulau
Rabu, 03 Maret 2021 20:04 WIB
TOBOALI – Dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Bangka Selatan (Basel), IPTU Jean Alvin Sinulingga, S.IK, M.SI mengerahkan personel untuk mengantarkan
Memahami Bahaya Covid-19 Bhabinkamtibmas Desa Bakit Bagikan Masker Kepada Masyarakat
Memahami Bahaya Covid-19 Bhabinkamtibmas Desa Bakit Bagikan Masker Kepada Masyarakat
Selasa, 23 Februari 2021 13:46 WIB
MUNTOK -Bhabinkamtibmas Desa Bakit Kecamatan Parittiga memberikan himbauan kepada warga agar warga selalu menggunakan masker
 Ditertibkan, TI Illegal Kenari, Marbuk dan Punguk “MEMBANGKANG”
Ditertibkan, TI Illegal Kenari, Marbuk dan Punguk “MEMBANGKANG”
Kamis, 18 Februari 2021 19:16 WIB
KOBA – Polres Bangka Tengah (Bateng) menertibkan tambang illegal yang beroperasi di diwilayah Kenari, Marbuk dan Pungguk Kecamatan Koba, Kamis