Kembali Membuat Onar, Resedivis Bernama Kucut Dibekuk Petugas


Kembali Membuat Onar, Resedivis Bernama Kucut Dibekuk Petugas

SIMPANG TERITIP -- Pelaku penikaman remaja Air Nyatoh Kecamatan Simpang Teritip Randa Radhika (22) tahun diamankan Tim Gabungan Sat Intelkam dan Unit Reskrim Polsek Simpang Teritip pada Senin (28/10) malam kemarin.

Pelaku bernama Kucut yang diketahui adalah resedivis bahkan berapa kali berurusan dengan pihak berwajib. Dari catatan kepolisian 2016 silam pelaku ini pernah berurusan dengan polisi atas tindak pidana penganiayaan berat (anirat) terhadap korban yang masih dibawah umur.

Kemudian kasus tersebut di limpahkan Polsek Simpang Teritip ke Unit PPA Satreskrim Polres Babar dan diselesaikan secara Diversi. Kedua, pelaku Kucut tercatat melakukan tindak pidana pengeroyokan yakni pada tahun 2018. Dari kasus ini, polisi mengambil langkag penyidikan terhadap tiga orang pelaku gerombolan Kucut, sedangkan Kucut ditetapkan sebagai DPO oleh Polsek Simpang Teritip.

Ketiga, kasus yang sekarang yaitu Anirat dengan korban Randa Radhika (22) tahun yang melaporkan ke Polsek Simpang Teritip dengan Nomor LP/B-307/X/2019/Babel/Res Babar/Sek SP. Teritip tanggal 27 Oktober 2019.

Atas dasar LP tersebut, tim gabungan yang di pimpin Kapolsek Simpang Teritip Iptu Martuani Manik membekuk Kucut di kebun karet di Desa Simpang Tiga Kecamatan Simpang Teritip.

Kronologis Nya, pada hari Minggu  (27/10) dini hari sekira pukul 00.30 WIB,  TKP di jalan Dusun Rumpis Desa Pelangas Kecamatan Simpang Bangka barat telah terjadi tindak pidana penganiayaan, dengan korban Randa Radika (22) tahun, saat hendak mengantar pacarnya pulang kerumah temannya di Dusun Rumpis.

setelah itu pada saat jalan pulang kerumah korban diperjalanan korban Randa randika diberhentikan oleh sekelompok orang yang sedang duduk- duduk nongkrong dipinggir jalan sehingga korban pun berhenti, dan mengobrol bersama orang - orang yang mintanya untuk berhenti tadi. 

Tiba-tiba saja, pelaku Kucut emosi dan berusaha untuk menikam korban. Namun, sempat dihalangi beberapa temannya yang dijadikan saksi oleh polisi, yakni Uleng (24) tahun. Antara Kucut dan Uleng pun sempat baku hantam, karena di kira pelaku Uleng membela korban, Tetapi, pelaku berusaha untuk menusuk korban, akhirnya korban pun mengalami luka tusukan sebanyak dua kali di bagian punggung. 

Informasi penangkapan resedivis Kucut (22) tahun ini pun dibenarkan Kapolres Bangka Barat melalui Kapolsek Simpang Teritip Iptu Martuani Manik saat di temui di sela-sela acara senam "BEDINCAK" yang di gelar Polres Bangka Barat, pada Selasa (29/10) pagi.

"Sudah.. pelaku sudah kami amankan, dia (pelaku,red) resedivisi keluar masuk penjara," ungkap Iptu Martuani Manik kepada harian ini.

Dikatakan, Martuani saat diamankan pelaku sama sekali tak memberi perlawanan kepada petugas. 

"Tak melawan dia (pelaku,red) saat itu, sedang tidur kita amankan di salah satu pondok kebun karet di Desa Simpang Tiga," ujar Martuani.

Saat ini kasus tersebut, ditangani pihak Polsek Simpang Teritip. Pelaku dan barang bukti telah diamankan di pihal kepolisian dalam hal ini Polsek Simpang Teritip.(ray)





Berikan Komentar

Kamtibmas Lainnya
Remaja Kelas 2 SMK Jadi Korban Tabrak Lari di Beruas
Remaja Kelas 2 SMK Jadi Korban Tabrak Lari di Beruas
Rabu, 13 November 2019 22:40 WIB
SIMPANGKATIS - Kecelakaan lalulintas berujung maut terjadi di ruas jalan raya Desa Beruas, Kecamatan Simpangkatis, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) pada
Insiden Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan, Polres Bateng Perketat Penjagaan
Insiden Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan, Polres Bateng Perketat Penjagaan
Rabu, 13 November 2019 15:45 WIB
KOBA - Insiden bom bunuh diri terjadi di Polrestabes Medan, Sumatera Utara (Sumut), Rabu (13/11) pagi, maka Polres Bangka Tengah
Edarkan Sabu di Lokasi TI, Tiga Tersangka Dibekuk Polisi
Edarkan Sabu di Lokasi TI, Tiga Tersangka Dibekuk Polisi
Rabu, 13 November 2019 13:20 WIB
KOBA - Selama dua bulan terakhir, Polres Bangka Tengah (Bateng) berhasil mengamankan tiga orang tersangka tindak pidana narkotika di beberapa
Tak Disetujui Kredit, Tiga Kawanan Nekad Membobol Counter Hp
Tak Disetujui Kredit, Tiga Kawanan Nekad Membobol Counter Hp
Rabu, 13 November 2019 13:00 WIB
KOBA - Akibat kesal dan sakit hati tak diberi kredit handphone (Hp), membuat Arsal nekad membobol sebuah counter milik Alpian