Warga Kampung Dalam Digegerkan Dengan Penemuan Mayat di Bawah Jembatan


Warga Kampung Dalam Digegerkan Dengan Penemuan Mayat di Bawah Jembatan

PANGKALPINANG - Masyarakat Kampung Dalam Kota Pangkalpinang, Senin (2/9/2019)  dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki yang tersangkut tepat di bawah jembatan belakang masjid Jamik.

Saat ditemukan pertama kali oleh masyarakat yang lewat, sosok mayat ini tampak tersangkut tepat di bawah jembatan dan mayat laki laki tersebut menggenakan baju kaos merah dan menggunakan celana pendek abu abu. dan hingga saat ini pihak kepolisian langsung datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengevakuasi mayat tersebut dan juga langsung melakukan olah TKP penemuan mayat ini.

Menurut informasi masyarakat, penemuan mayat ini sendiri pertama kali dilihat oleh anak kecil yang kemudian memberitahukan kepada salah satu masyarakat yang berjualan bensin tidak jauh dari jembatan tersebut.

Identitas mayat laki-kaki tersebut, diketahui bernama Piang Kie (44) warga jalan Batin Ketapik, Kelurahan Besar, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang. Mayat, Piang Kie pertama kali ditemukan oleh Syarial Munzir warga yang tinggal di sekitar lokasi alur Sungai Rangkui Jembatan tersebut.

"Tadi pagi sekitar Jam 10 lewat, saya mau buang bangkai Tikus yang semalam masuk ke rumah. Pas saya lihat ada mayat di bawa Jembatan, lalu saya langsung menelpon pak Syaiful Bahri yang merupakan Babinsa disini, kemudian saya langsung menelpon pak Syaiful, untuk memastikan ada mayat tergeletak di bawa Jembatan itu," jelasnya.

Sementara itu Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang mengatakan, pertama kali kita dapatkan laporan dari masyarakat adanya penemuan mayat. "Kemudian kita bersama anggota langsung datang ke lokasi kejadian, setelah kita cek ternyata mayat tersebut, sudah meninggal dunia," kata Kabag Ops.

Dugaan sementara, kata Kabag Ops, kita lihat dari kondi fisik Korban tidak ada tanda-tanda kekerasan, dan anggota pun masih melakukan penyelidikan. "Kita belum bisa memastikan ya, mayat tersebut sudah berapa hari meninggalnya, dan kita pun belum bisa memastikan korban kekerasan atau tidak, karena saat ini anggota kita masih dalam pemeriksan," ujar Kabag Ops.

Lanjut Kabag Ops, saat ini mayat telah  di bawa ke rumah sakit umum, untuk pemeriksan lebih lanjut. "Mayat saat ini telah di bawa ke Rumah Sakit Umum, untuk dilakukan otopsi dan pemeriksan lebih lanjut," tukas Jadiman.

Terpisah ibu kandung  Piang Kie, bernama Chong Nget Sak (74) mengatakan bahwa anaknya meninggalkan rumah pada Minggu 1 Sepetember 2019 kemarin pada pukul 10.00 Pagi. "Sering bepergian jahu, terkadang balik kerumah tengah malam anak saya memang mengidap keterbelakangan mental sejak lahir," ucap Chong Nget Sak. (tya)





Berikan Komentar

Kamtibmas Lainnya
DPO Pelaku Pengeroyokan Nasi Goreng Cukim Ditangkap
DPO Pelaku Pengeroyokan Nasi Goreng Cukim Ditangkap
Senin, 17 Februari 2020 07:02 WIB
TOBOALI - Tim Opsnal Polsek Toboali berhasil mengamankan ZK alias Acit (35), seorang DPO kasus penganiyaan pedagang nasi goreng, Ahmad
Gauli Anak Tirinya, Ed Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Gauli Anak Tirinya, Ed Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Sabtu, 15 Februari 2020 09:33 WIB
TOBOALI - Ed (39) warga Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) akhirnya harus mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya terhadap anak dibawah umur berinisial
Beraksi di Basel, Residivis Curat di Dor Polisi
Beraksi di Basel, Residivis Curat di Dor Polisi
Selasa, 04 Februari 2020 12:05 WIB
TOBOALI - Tim gabungan Opsnal Polsek Toboali, Polres Basel dan Reskrim Polresta Pangkalpinang berhasil meringkus residivis pencurian, Dika (30)
Cek Situasi Keamanan Terkini, Kapolres Basel Sambangi Desa
Cek Situasi Keamanan Terkini, Kapolres Basel Sambangi Desa
Kamis, 30 Januari 2020 20:22 WIB
TOBOALI - Dalam rangka pendekatan Polri dengan tokoh masyarakat di wilayah hukum Polres Bangka Selatan, Kapolres Bangka Selatan, AKBP S.