Bapak Cabuli Anak Tiri Dibekuk Polisi


Bapak Cabuli Anak Tiri Dibekuk Polisi

LUBUKBESAR - Akibat melakukan pencabulan terhadap anak tirinya yang baru berusia (14) yakni AI, maka SG warga Kecamatan Lubukbesar, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) itu terpaksa berurusan dengan pihak berwajib dan diamankan di Mapolsek Lubukbesar, Senin (26/8).

Penangkapan terhadap tersangka SG tersebut, bermula pada Senin (26/8) pagi sekitar jam 09.00 WIB pihak Polsek Lubukbesar menerima laporan dari SI yang merupakan Ibu kandung AI, jika anaknya telah mengalami perlakuan tak senonoh pencabulan yang dilakukan oleh SG yang tak lain adalah bapak tiri korban dan aksi pencabulan itu menurut pelapor telah terjadi berulang-ulang sejak dua tahun terakhir ini.

Kemudian, setelah menerima laporan tersebut maka dengan sigap pihak Polsek Lubukbesar dipimpin langsung Kapolsek Ipda Samsul Bayumi SH bergerak cepat, akhirnya pada Senin (26/8) siang sekitar jam 13.00 WIB tersangka SG berhasil diamankan saat berada di sebuah pondok kebun milik warga di Dusun Melingai, selanjutnya tersangka diamankan di Mapolsek Lubukbesar untuk diproses lebih lanjut.

Kapolsek Lubukbesar Ipda Samsul Bayumi SH seizin Kapolres Bangka Tengah AKBP Edison LB Sitanggang SIK membenarkan, pihaknya telah mengamankan tersangka SG atas dugaan kasus pencabulan hingga persetubuhan terhadap korban anak di bawah umur.

"Hubungan SG dengan korban AI adalah ayah tiri, saat ini tersangka telah kami amankan di Mapolsek Lubukbesar dan kasusnya telah diproses dengan laporan polisi Nomor : LP/B-268 /VIII/2019/ SPKT/RES BATENG / SEK LUBUK BESAR," ungkap Kapolsek Bayumi kepada awak media, Senin (26/8) malam.

Berdasarkan keterangan korban, saksi hingga pelaku, disimpulkan jika SG ini sebelumnya telah melakukan aksi bejatnya terhadap korban berawal sejak 2 tahun lalu saat masih berdomisili di Desa Margatani, Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musirawas, Sumsel. Kala itu, korban dicabuli namun belum sempat terjadi persetubuhan.

Kemudian, sejak setahun terakhir setelah pindah ke Dusun Melingai dan bekerja di kebun milik warga, ternyata aksi bejat tersangka terus berlanjut. Hingga puncaknya pada pertengahan Maret 2019 lalu, pelaku berhasil memaksa dan mengintimidasi korban yang saat itu baru pulang sekolah untuk melakukan persetubuhan di pondok kebun tempat mereka bernaung yang dalam keadaan sepi. Aksi bejat tersangka itu, terus dilakukan berulang tatkala situasi sepi hingga akhirnya pada Jum'at, 9 Agustus lalu korban kembali dicabuli.

Akibat intimidasi dan pencabulan yang terus berulang dialaminya, membuat AI murung dan menimbulkan kecurigaan dari sang ibu. Akhirnya, setelah dipaksa oleh ibunya maka korban pun mengakui jika selama ini dirinya telah dicabuli oleh SG yang tak lain adalah bapak tirinya. Hingga akhirnya, SG diamankan oleh kepolisian untuk diproses secara hukum berlaku. (and)




Banner

Berikan Komentar

Kamtibmas Lainnya
2 Orang Diduga Pengedar Sabu diamankan Polres Basel
2 Orang Diduga Pengedar Sabu diamankan Polres Basel
Senin, 28 September 2020 16:21 WIB
TOBOALI - Hari naas bagi dua orang pengedar narkoba jenis sabu ini, pasalnya dalam hitungan jam saja kedua pelaku
Karyawan PT Timah Tbk Nekat Mencuri Logam Timah Terancam 4 Tahun Penjara
Karyawan PT Timah Tbk Nekat Mencuri Logam Timah Terancam 4 Tahun Penjara
Jum'at, 25 September 2020 16:53 WIB
MUNTOK - Inisial AN (36), nekat mencuri barang milik perusahaan negara tempat dia bekerja demi mencari tambahan ekonomi. Atas perbuatannya,
 Nah Lho! Pasutri Pengedar Sabu di Toboali Ditangkap Polisi
Nah Lho! Pasutri Pengedar Sabu di Toboali Ditangkap Polisi
Selasa, 22 September 2020 18:44 WIB
TOBOALI - Pasangan suami istri di Kota Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) ditangkap petugas Kepolisian, Senin (21/9/2020) malam. Mereka diduga
Sempat Kabur, Pelaku Pembacok Tukang Koperasi di Desa Sekar Biru Diringkus Polisi
Sempat Kabur, Pelaku Pembacok Tukang Koperasi di Desa Sekar Biru Diringkus Polisi
Senin, 21 September 2020 16:41 WIB
MUNTOK – Tim Unit Reskrim Polsek Jebus berhasil menangkap pelaku pembacokan tukang koperasi, Haryanto (40) yang sempat kabur usai melakukan