Pelaku Bom Ikan Di Perairan Beltim Diringkus Dit Polairud Polda Babel


Pelaku Bom Ikan Di Perairan Beltim Diringkus Dit Polairud Polda Babel

PANGKALPINANG - Dit Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung meringkus pelaku penangkapan ikan dengan bahan peledak (bom ikan-red) di Perairan Belitung Timur, Jumat (12/7/2019) lalu.

"Pada saat patroli rutin oleh Direktorat Polair Polda Bangka Belitung, ditemukanlah tersangka Rusli (51) ini melakukan penangkapan ikan secara tidak sah," kata Kabid Humas Polda Babel. AKBP A. Maladi didampingi Kasubdit Gakum Polairud Polda Babel, Kompol Nuryono di Mako Polairud Babel, Kamis (18/7/2019).

Sementara itu Kasubdit Gakum Polairud Polda Babel, Nuryono menjelaskan, tersangka Rusli (51) merupakan warga asal Buton dan berdomisili di Dusun Baru, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur.

"Tersangka telah melakukan perbuatan yang sangat dilarang, dengan merakit beberapa peralatan pembuatan bom ikan sebelum dilakukan penangkapan," ujarnya.

Adapun modus operandi yang dilakukan oleh tersangka, dijelaskannya, yakni, membawa dan merakit bahan-bahan pembuatan bom ikan di tengah laut untuk mengelabui aparat penegak hukum.

"Kalau dirakit di darat ini relatif berbahaya, jadi dirakit di tengah laut supaya tidak terdeteksi, kemudian ditengah laut tersangka merakit barang-barang ini, ada botol, ada sumbunya, kemudian ada bubuk,  kemudian ada juga korek api," ulasnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya, 1 unit Kapal Motor (KM) Tanpa Nama, 8 botol ukuran kecil, 4 botol ukuran besar, 1 gulung amplas, 10 buah tutup botol sumbu, 4 Kg bubuk diduga bahan baku bom, 29 korek api, dan 1 jerigen BBM jenis solar.

Atas perbuatannya, tersangka akan dituntut dengan pasal berlapis, yakni Pasal 84 ayat (2) UU No.31 tahun 2004 tentang perikanan Jo. Pasal 53 ayat (1) KUHP atau Pasal 1 ayat (1), (3) Undang-Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

"Tersangka kita kenakan dua Undang-Undang , yakni Undang-Undang Perikanan dan Undang-Undang Darurat dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda Rp.1.200.000.000," pungkasnya. (mon)





Berikan Komentar

Kamtibmas Lainnya
Wendy Apresiasi Kinerja Polisi Dalam Mengungkap Kasus Pembobol Counter
Wendy Apresiasi Kinerja Polisi Dalam Mengungkap Kasus Pembobol Counter
Rabu, 07 Agustus 2019 23:16 WIB
TOBOALI – Tim Gabungan Polres Basel dan jajaran Polsek Toboali berhasil melakukan penangkapan pembobol Counter Wendi Cell di Jalan Jenderal Sudirman Toboali, Rabu
Door, 3 Pelaku Pembobol Counter HP Wendy di Tembak Polisi
Door, 3 Pelaku Pembobol Counter HP Wendy di Tembak Polisi
Rabu, 07 Agustus 2019 20:37 WIB
TOBOALI – Tim Polres Basel dan jajaran Polsek Toboali menembak tiga pelaku pembobol Conuter Wendi Cell Jalan Jenderal Sudirman Toboali,
Polisi Tegaskan Tidak Ada Korban Jiwa Pada Kasus Pengancaman Menggunakan Senpi Rakitan
Polisi Tegaskan Tidak Ada Korban Jiwa Pada Kasus Pengancaman Menggunakan Senpi Rakitan
Rabu, 07 Agustus 2019 12:42 WIB
MUNTOK -- Kasus pengancaman menggunakan senjata api (senpi) rakitan baru baru yang terjadi di lokasi penambangan illegal Ti Apung Dusun
Polsek Lubukbesar Tingkatkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat
Polsek Lubukbesar Tingkatkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat
Selasa, 06 Agustus 2019 17:04 WIB
LUBUKBESAR - Guna meningkatkan rasa aman dan kenyamanan di lingkungan masyarakat, maka Polsek Lubukbesar menggiatkan patroli rutin terutama malam hari.