Kapolda Tindak Tegas Pelaku Penista Agama, Tersangka Diancam Hukuman 6 Tahun Penjara


Kapolda Tindak Tegas Pelaku Penista Agama, Tersangka Diancam Hukuman 6 Tahun Penjara

PANGKALPINANG - Kapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Brigjen (Pol) Istiono  menindak tegas pelaku penista agama yang saat ini menjadi viral di media sosial facebook. 

"Saya perintahkan tindak tegas, pelaku langsung sore itu dibawa ke Polres dan diperiksa," kata Kapolda saat gelar Konferensi Pers di Mapolda Babel, Selasa (9/4/2019) sore.

Menindaklanjuti kasus tersebut, diungkapkan Kapolda, pihaknya telah melakukan proses penyelidikan dari malam hingga pukul 05.00 WIB dan telah menetapkan pelaku sebagai tersangka.

"Setelah kita periksa sampai pagi, terbukti yang bersangkutan diduga melakukan hal tersebut," jelasnya.

Lebih lanjut, dijelaskannya, kasus tersebut saat ini sudah dilimpahkan ke Polda Babel untuk mempermudah proses penyelidikannya.

"Masalah itu segera ditangani oleh Polda saja agar mudah menyelesaikan, karena saksi-saksi semuanya sebagian ada disini, jadi lebih memudahkan dan lebih percepat," terangnya.

Selain itu, disampaikan Kapolda, Pelaku ternyata seorang residivis yang baru keluar dari tahanan pada Desember lalu.

"Pelakunya adalah saudara DRL umur lebih kurang 26 tahun, yang bersangkutan adalah seorang residivis yang bulan Desember lalu baru bebas dari kasus 170, pengeroyokan," ungkapnya.

Adapun motif pelaku melakukan perbuatan tersebut, yakni, saling mengejek antar sesama temannya di media sosial.

"Motif tersangka melakukan ini adalah saling menjelekkan dengan temannya di medsos, saling mengejek, terus dia bales terus ditumpahkan ke video itu," ujarnya.

Adapun barang bukti yang disita dari tempat kejadian perkara, antara lain, satu buah hp untuk mengupload video tersebut, beberapa helai pakaian yang digunakan tersangka pada saat kejadian.

Kemudian, dua buah topi berlogo Tut Wuri Handayani, satu buah ikat pinggang berlogo Osis, satu buah papan tulis warna putih, dua buah raket bulu tangkis, dan satu buah gulungan kabel warna hitam putih.

Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat Pasal 45A ayat 2 Junto Pasal 28 ayat 2, UU No.19 tahun 2006 dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. (mon)





Berikan Komentar

Kamtibmas Lainnya
Kasus Kecelakaan Tambang Tewaskan Empat Pekerja Dalam Penyidikan
Kasus Kecelakaan Tambang Tewaskan Empat Pekerja Dalam Penyidikan
Sabtu, 22 Juni 2019 17:42 WIB
LUBUKBESAR - Kasus kecelakaan tambang di blok 8 Dusun B1 Desa Lubukbesar pada Selasa (18/6) sore yang menewaskan empat orang
Kapolda Instruksikan Kapolres Tindak Penambang di Hutan Lindung Merapen
Kapolda Instruksikan Kapolres Tindak Penambang di Hutan Lindung Merapen
Kamis, 20 Juni 2019 16:33 WIB
PANGKALPINANG - Dirkrimsus Polda Babel AKBP Krismayadi meminta Kapolres Bangka Tengah (Bateng) untuk segera menindak aktivitas Tambang di
AT Pemilik Tambang Jalani Pemeriksaan, Terancam Pasal Berlapis UU Minerba & Menghilangkan Nyawa Seseorang
AT Pemilik Tambang Jalani Pemeriksaan, Terancam Pasal Berlapis UU Minerba & Menghilangkan Nyawa Seseorang
Kamis, 20 Juni 2019 14:39 WIB
PANGKALPINANG - Pasca tewasnya empat pekerja tambang, AT pemilik tambang di Blok 8 Dusun B1, Desa Lubukbesar , Kecamatan Lubukbesar,
Saling Menyalip Kendaraan, Mobil Pertamina Bertabrakan dengan Dumptruk
Saling Menyalip Kendaraan, Mobil Pertamina Bertabrakan dengan Dumptruk
Rabu, 19 Juni 2019 04:35 WIB
NAMANG - Mobil tangki Pertamina bertabrakan dengan dumptruk di ruas jalan raya Desa Namang, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng),