Polres Babar Pastikan Tiga Unit Fuso Bermuatan Kayu, Bukan BBM Ilegal


Polres Babar Pastikan Tiga Unit Fuso Bermuatan Kayu, Bukan BBM Ilegal

MUNTOK - Polres Bangka Barat mengelar konferensi pers terkait maraknya isu Tiga unit mobil Fuso yang mereka amankan, Sabtu (9/3/2019) dini hari sekira pukul 01.00 WIB, di pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok Kabupaten Bangka Barat.

Maraknya isu beredar di masyarakat hingga di muat beberapa media yang mengatakan tiga Fuso tersebut membawa kayu sengon dan di bawah tumpukan kayu tersebut berisi solar ilegal.

Selanjutnya, Selasa (12/3/2019) pagi, menindaklanjuti informasi yang simpang siur di masyarakat Wakapolres Bangka Barat, Kompol Joko Triyono didampingi Kabag Ops, Kompol Andi Haloho dan Kasat Reskrim AKP Rais Muin, serta  beberapa anggota melakukan pembokaran barang bukti berupa kayu segon yang sebelumnya di duga masyarakat BBM Berjenis Solar.

Wakapolres Babar, mengatakan tidak ada solar di dalam tumpukan kayu sengon yang diangkut oleh tiga mobil Fuso tersebut, ia juga menyampaikan sudah menetapkan satu orang tersangka dalam Kasus ini yaitu, Sikin (54) warga Desa Kesegeran Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas, Jawa Tegah.

"Melakukan penebangan pohon atau memanen atau memungut hasil hutan didalam hutan tanpa memiliki hak atau izin dari pejabat yang berwenang, sebagaimana dimaksud dalam pasal 87 ayat 5 Jo Pasal 50 ayat 3 huruf e UU nomor 41 Tahun 1999 Jo Pasal 55 KUHPidana" jelas Wakapolres.

Wakapolres juga menyampaikan bahwa surat yang mereka bawa sudah kadaluarsa, surat tersebut kayu dari kecamatan Tempilang dan akan di bawa ke pulau Jawa yakni Yogyakarta, namum setelah dilakukan penyelidikan bersama KPHP Rambat Menduyung lokasi penebangan kayu tersebut di Kecamatan Simpang Teritip dan merupakan kawasan hutan produksi.

"Dari tangan tersangka, diamankan tiga unit mobil merk MITSUBISHI fuso yang diduga melakukan pengangkutan kayu jenis sengon sebanyak kurang lebih 90 (sembilan puluh) kubik yang didapatkan pelaku dari kawasan hutan produksi di Desa Pelangas Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat. Kayu jenis sengon tersebut rencananya akan dijual ke PT. SKN di kota magelang dengan menyebrang melewati pelabuhan Tanjung Kalian" ungkap Wakapolres.

"Jadi barang bukti yang kita amankan ini adalah berupa Potongan Kayu berjenis Sengon bukan BBM berjenis Solar seperti yang telah di opinikan oleh masyarakat beberapa waktu yang lalu dan kasus ini juga masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut" tutupnya.(oma)


 




Banner

Berikan Komentar

Kamtibmas Lainnya
4 Fakta Baru Kasus John Kei, yang Terakhir Bikin Merinding
4 Fakta Baru Kasus John Kei, yang Terakhir Bikin Merinding
Selasa, 07 Juli 2020 11:35 WIB
JAKARTA - Tercatat ada 69 adegan dalam rekonstruksi kasus penyerangan oleh kelompok John Kei terhadap Nus Kei, yang digelar penyidik
Bejat! 3 Kali Anak Tuna Wicara Dinodai AC Hingga Hamil
Bejat! 3 Kali Anak Tuna Wicara Dinodai AC Hingga Hamil
Rabu, 24 Juni 2020 14:29 WIB
TOBOALI - Insial AC (37), warga Jalan Damai Kelurahan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) dibekuk Unit Perlindungan
"Coba Setubuhi" Istri Tetangga, AK Dicekok Polsek Airgegas
"Coba Setubuhi" Istri Tetangga, AK Dicekok Polsek Airgegas
Senin, 22 Juni 2020 21:29 WIB
AIRGEGAS - Nafsu melihat istri tetangga sendiri membuat pemuda inisial AK (25), warga Desa Airgegas, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan
Polisi Ungkap Pemicu Perusakan di Green Lake City Oleh Kelompok John Kei
Polisi Ungkap Pemicu Perusakan di Green Lake City Oleh Kelompok John Kei
Senin, 22 Juni 2020 13:36 WIB
JAKARTA - Wakapolres Metro Tangerang AKBP Yudhistura Midyahwan membeberkan apa yang menjadi pemicu perusakan rumah Nus Kei di Green Lake