3 Pemilik TI Rajuk Kawasan Hutan Lindung Keruk Ditahan


3 Pemilik TI Rajuk Kawasan Hutan Lindung Keruk Ditahan

KOBA - Satreskrim Polres Bangka Barat menahan tiga orang penambang sekaligus pemilik TI rajuk yang beroperasi dikawasan hutan lindung Keruk, kecamatan Lubuk Besar, Senin (1/10),  meraka adalah Kahirul, Arianto, dan Aben.

Kapolres Bateng AKBP Edison Ludy Bard Sitanggang melalui Kabag Ops Kompol Sarwo Edi Wibowo kepada wartawan, Rabu (24/10), mengatakan ketiganya ketiga tersangka saat ini menjalani proses penyidikan. " Proses hukum masih berjalan dan masih dalam tahap penyidikan,"ujarnya.

Dikatakan Sarwo Edi Wibowo, ketiga tersangka yang ditahan sebelumnya telah mendapatkan peringatan oleh Polres Bateng agar tidak lagi melakukan aktivitas penambangan dilokasi hutan lindung Keruk dengan membuat surat perjanjian. Namun sayangnya tidak digubris oleh para tersangka.

" Mereka sudah diingatkan, bahkan sudah membuat surat perjanjian. Tapi mereka tetap membandel. Saat ini terasngka dan barang bukti peralatan tambang sudah diamankan,"tegasnya. (rb)





Berikan Komentar

Kamtibmas Lainnya
Beli Ikan Patin Di Warung Makan, Eh Malah Curi Handphone
Beli Ikan Patin Di Warung Makan, Eh Malah Curi Handphone
Selasa, 25 Februari 2020 16:25 WIB
TOBOALI – Jajaran Polsek Toboali berhasil membekuk seorang tersangka pencurian handphone di warung makan Pecel Lele di Jalan Sudirman Kecamatan
Cegah Radikalisme, Wakapolres Lakukan Giatkan Subuh BerJamaah
Cegah Radikalisme, Wakapolres Lakukan Giatkan Subuh BerJamaah
Rabu, 19 Februari 2020 16:34 WIB
TOBOALI - Wakapolres Bangka Selatan (Basel), Kompol Sarwo Edi Wibobo bersama anggota melaksanakan silahturahmi sholat subuh berjamaah dari Mesjid ke
DPO Pelaku Pengeroyokan Nasi Goreng Cukim Ditangkap
DPO Pelaku Pengeroyokan Nasi Goreng Cukim Ditangkap
Senin, 17 Februari 2020 07:02 WIB
TOBOALI - Tim Opsnal Polsek Toboali berhasil mengamankan ZK alias Acit (35), seorang DPO kasus penganiyaan pedagang nasi goreng, Ahmad
Gauli Anak Tirinya, Ed Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Gauli Anak Tirinya, Ed Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Sabtu, 15 Februari 2020 09:33 WIB
TOBOALI - Ed (39) warga Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) akhirnya harus mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya terhadap anak dibawah umur berinisial