Paman Mesum Cabuli Keponakan Sendiri


Paman Mesum Cabuli Keponakan Sendiri

NAMANG - Entah setan mana yang merasuki Ujen (34) warga desa Belilik yang tega mencabuli Bunga (nama samaran, red) bocah perempuan berusia lima tahun yang tak lain adalah keponakannya sendiri. Saat ini, Ujen telah ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan di Mapolsek Namang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Bangka Tengah AKBP Edison LB Sitanggang SIK melalui Kapolsek Namang Ipda Deni Wahyudi membenarkan adanya kasus tindak kejahatan asusila terhadap anak di bawah umur tersebut.

"Penangkapan Ujen ini bermula pada Sabtu (7/7) sebelumnya, UK (31) yang merupakan Ibu korban datang ke kantor untuk melaporkan adanya kejahatan asusila dilakukan Ujen kepada anaknya yang masih di bawah umur. Kemudian kami respon dengan LP/B-156/VII/2018 /SPKT/sek namang, tertanggal 7 Juli 2018. Selanjutnya, anggota buser langsung bergerak dan berhasil meringkus tersangka di rumahnya tanpa perlawanan serta tersangka Ujen pun langsung mengakui perbuatannya," kata Kapolsek Ipda Deni kepada awak media, Senin (9/7) pagi.

Lanjut Kapolsek, secara intensif dari keterangan saksi dan ibu korban serta dikuatkan dari olah TKP dilakukan Senin (9/7) pagi, tersangka Ujen tak dapat mengelak lagi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum berlaku.

"Setelah Ibu korban menanyakan kebenaran kabar anaknya dicabuli, langsung dibenarkan oleh Bunga. Pencabulan dilakukan sang paman, dengan cara menggesek-gesekan kemaluan pelaku ke kemaluan korban di pondok kebun di Sungailanci desa Belilik. Saat ini, pelaku telah kami amankan di Mapolsek untuk diproses lebih lanjut," tegasnya.

Sementara Kades Belilik, H Muldari membenarkan jika Ujen ini terdata sebagai warga Belilik dan masih berstatus bujangan serta tergolong mampu, namun sekitar empat bulan lalu Ujen ini sempat tersandung kasus asusila juga dan berakhir dengan perdamaian. 

"Surat perjanjian damai dari kasus itu (asusila, red) masih tersimpan di kantor desa, namun sebelumnya juga Ujen ini sempat masuk penjara juga atas kasus pencurian," ungkap Kades Muldari kepada harian ini.

Diungkapkan Kades Belilik, jika pihak Badan Perlindungan Anak dan Perempuan sudah datang ke desa, kemudian juga pihak Polsek Namang sudah melakukan olah TKP di lokasi pondok kebun di Sungailanci, Aik Mahali.

"Saya sangat kaget tadi malam,  tak habis fikir, bagaimana bisa paman cabul keponakan sendiri yang masih berusia 5 tahun. Tapi mau bagaimana lagi, karena pelaku telah berbuat ya harus siap juga bertanggungjawab di mata hukum," tandas Kades Muldari. (and)




Banner

Berikan Komentar

Kamtibmas Lainnya
Setiap Hari Wanita Ini Harus Melayani Nafsu Bejat Anak Majikan
Setiap Hari Wanita Ini Harus Melayani Nafsu Bejat Anak Majikan
Selasa, 02 Juni 2020 12:42 WIB
CIANJUR - Niat bekerja menjadi pembantu rumah tangga di Bahrain, Timur Tengah untuk membantu perekonomian suami, tenaga kerja wanita (TKW)
Polsek Simpang Rimba Ringkus Penadang Barang Curian
Polsek Simpang Rimba Ringkus Penadang Barang Curian
Senin, 01 Juni 2020 11:21 WIB
TOBOALI – Polsek Simpang Rimba berhasil meringkus Her alias Wan (39), penadah barang curian kantor Desa Bangka Kota. Pelaku diamankan
Kebencian Jadi Motif Penyebaran Video Porno Mirip Syahrini
Kebencian Jadi Motif Penyebaran Video Porno Mirip Syahrini
Kamis, 28 Mei 2020 15:00 WIB
JAKARTA - Penyidik Sub Direktorat Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menyebut kebencian terhadap Syahrini menjadi motif pemilik akun Instagram @danunyinyir99
Tak Ada Ampun! Satgas Nemangkawi Kejar KKB Papua Penembak Petugas Gugus Covid-1
Tak Ada Ampun! Satgas Nemangkawi Kejar KKB Papua Penembak Petugas Gugus Covid-1
Minggu, 24 Mei 2020 10:40 WIB
JAYAPURA - Satuan Tugas Operasi Nemangkawi masih mengejar kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang menembak dua anggota Gugus Tugas COVID-19 di