Kasmaran Siswi SMA Berakhir Dibui


Kasmaran Siswi SMA Berakhir Dibui

LELAKI tertarik wanita cantik, itu wajar. Tapi jika anak SMA yang masih di bawah umur diincar juga, itu mah kurang ajar. Lelaki kurang ajar itu adalah SA, pria asal Desa Cambai, Kabupaten Bangka Tengah. SA nekad membawa kabur dan menghamili kekasihnya, anak dibawah umur yang masih berstatus siswi SMA di Kecamatan Sungai Selan. 

Betapapun tubuh semok nak bohay anak SMA laksana bidadari, tapi itu adalah “ikan hias” yang hanya boleh dilihat-lihat. Meskipun kalau digoreng gurih juga, jangan coba-cobalah. Meski berat resikonya, di era gombalisasi ini, banyak lelaki yang mencoba menggoreng ikan hias itu. Jika berhasil, itu petanda mau sama mau, sehingga takkan terbongkar rahasianya. Tapi jika gagal, pasti bakal ketahuan para tetangga dan malunya minta ampun.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung akhirnya melakukan penahanan terhadap SA. Meski mengaku suka sama suka, SA tetap ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya karena NA masih dibawah umur.

Kepala Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bangka Belitung Ajun Komisaris Besar Hermawan mengatakan SA dan NA diamankan oleh anggota Polda Metro Jaya (PMJ) di kos-kosan di daerah Cileduk Jakarta setelah berkordinasi dengan Polda Bangka Belitung.

“SA saat ini berstatus tersangka. Sedangkan NA masih saksi korban. Keduanya mengaku suka sama suka dan kabur tanpa ada paksaan. Namun mengingat status NA masih dibawah umur dan ada laporan polisi, kita proses pidana. Saat ini SA sudah tiba di Bangka dan langsung ditahan. Sedangkan NA kita kembalikan ke orang tuanya,” ujar Hermawan kepada wartawan, Rabu, (21/3).

Hermawan menuturkan kisah cinta dua sejoli yang terpaut umur cukup jauh itu bermula dari perkenalannya di perkebunan sawit di daerah Kecamatan Sungai Selan satu tahun silam. Dari situlah mulai tertanam benih cinta keduanya. Hubungan yang berjalan diam-diam tersebut diketahui oleh pihak keluarga NA dan melarang keduanya berhubungan.

“Meski tidak direstui keduanya tetap berhubungan. Bahkan NA diketahui sudah hamil tiga bulan. Mereka kabur ke Jakarta dengan naik pesawat. Padahal SA diketahui sudah berkeluarga dan sering kawin cerai. Selama di Jakarta, SA bekerja sebagai buruh bangunan dan tingal di kosan. Setelah keberadaan keduanya diketahui, Polda Bangka Belitung bekerja sama dengan Polda Metro Jaya melakukan penangkapan,” ujar dia.

Hermawan menuturkan SA diduga telah melakukan pidana persetubuhan dengan anak dan melarikan anak dibawah umur dan dikenakan pidana pasal 81 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dan pasal 332 KUHP.
"Ancaman hukumannya adalah 15 dan 7 tahun penjara. Saat ini SA sedang kitatahan untuk dilakukan proses selanjutnya," ujar dia.

Sementara itu SA mengatakan tidak pernah berniat untuk membawa kabur NA ke Jakarta. Berangkat bersama ke Jakarta adalah keinginan dari NA sendiri.

"Saya tidak pernah memaksa. Kebetulan saya minta waktu tiga minggu ke Jakarta karena ada pekerjaan. Namun NA minta untuk turut serta," ujar dia.

SA menambahkan dirinya sudah berupaya menemui keluarga korban untuk menjelaskan hubungan mereka. Namun upaya tersebut tidak mendapat restu dari pihak keluarga NA.

"Memang benar NA hamil dan saya ingin bertanggung jawab. Namun kata NA percuma karena memang kedua orang tuanya tidak merestui. Saya lupa berapa kali berhubungan intim dengan NA sehingga dia hamil. Saya tidak pernah berkeinginan membawa kabur NA atau lepas dari tanggung jawab," ujar dia. (don)





Berikan Komentar

Kamtibmas Lainnya
Brakk...!Laka Lantas Didepan Tugu Burung Kelapa, Avanza Putih Ringsek Dihajar Carry Pik Up
Brakk...!Laka Lantas Didepan Tugu Burung Kelapa, Avanza Putih Ringsek Dihajar Carry Pik Up
Senin, 14 Oktober 2019 09:44 WIB
MUNTOK - Kejadian laka lantas di depan tugu burung Kelurahan Kelapa Kecamatam Kelapa Kabupaten Bangka Barat, pada Minggu (13/10) kemarin
Bandar Sabu Diringkus, 1,8 Kg Sabu Turut Disita
Bandar Sabu Diringkus, 1,8 Kg Sabu Turut Disita
Minggu, 13 Oktober 2019 15:02 WIB
PANGKALPINANG - Zainudin Abidin alias Nanda alias Bebek, warga Jalan Ratna RT 001, RW 001 Kelurahan Pasir Putih Kecamatan
Polres Bateng Terima Dua Penghargaan dari Polda Babel
Polres Bateng Terima Dua Penghargaan dari Polda Babel
Rabu, 09 Oktober 2019 19:02 WIB
KOBA - Polres Bangka Tengah (Bateng) mengukir prestasi dengan menerima dua penghargaan sekaligus dari Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rabu
Polisi Amankan Dua Pemuda Yang Mengantongi Sabu-Sabu
Polisi Amankan Dua Pemuda Yang Mengantongi Sabu-Sabu
Selasa, 08 Oktober 2019 19:00 WIB
MUNTOK -- Bertempat di depan SPBU Pal 6 Air Belo Muntok Bangka Barat dua pemuda asal Jambi dan Lombok Provinsi