Usmanda Berbohong, Ternyata Buntut Trailer Tidak "Dicincang"


Usmanda Berbohong, Ternyata Buntut Trailer Tidak "Dicincang"

LSM KCBI : Kenapa Banyak Awak Media dan Ormas di Bangka Tengah Bungkam?

PANGKALANBARU - Terkait statemen Usmanda di koran harian Radar Bangka, terbitan edisi Selasa (6/2) kemarin, dikatakannya jika Dump Truk dan Trailer yang sebelumnya diamankan di Satlantas Polres Bangka Tengah tersebut saat ini telah "Dicincang" atau dipotong dalam bentuk scrap sesuai dengan aturan lelang sedari awal.

Ternyata, setelah tim redaksi harian ini melakukan penelusuran, Selasa (6/2) sore, didapati kedua alat berat tersebut masih dalam keadaan utuh dan diamankan di sebuah bengkel jalan Selan, Pangkalanbaru. 

Sedangkan pihak CV SMS, Usmanda  kepada harian ini, Selasa (6/2) malam menegaskan, jika pihaknya siap menerapkan ketentuan yang berlaku.

Dikatakannya, jika Dump Truk itu milik PT Truba statusnya pinjam pakai yang sebelumnya dipakai untuk membenahi jalan Bemban. Sementara kepala Trailer adalah milik PT Kobatin.

"Jadi, yang termasuk dalam lelang dalam bentuk scrap itu adalah bagian buntut dari trailer saja. Kami ikuti ketentuan, dan segera memotong buntut trailer itu," tegasnya. 

Sementara itu, Kasatlantas Polres Bateng, Iptu Waliyudin kepada wartawan, Selasa (6/2), di ruang kerjanya mengatakan, pihak yang mengambil kendaraan tersebut sudah mendapatkan surat dari hasil sidang tentang penilangan kendaraan.

"Satlantas hanya melakukan tilang kemarin, karena pelanggaran, mereka sudah ada surat sidang. Mereka hanya melampirkan berkas pemenang lelang," ujarnya.

Ia mengatakan, landasan hukum pihaknya pada kendaraan itu hanya sebatas di tilang, karena tidak ada LP untuk menyerahkan proses ini ke Reksrim atau Polsek Koba.

"Kalau untuk kendaraan trailernya, mereka ada melengkapi STNK dan BPKB kendaraan, sedangkan dump truck, ya mereka melampirkan berkas pemenang lelang.Saat di amankan dulu, selain tidak melengkapi berkas dan dokumen jalan, mereka juga tidak dikawal.Tapi sudah dikeluarkan ini, di bawa ke Pangkalpinang, kita melakukan pengawalan," tegas Kasatlantas.

Terpisah, Ketua LSM KCBI Bangka Belitung, Edi Muslim mengapresiasi fungsi sosial kontrol yang diterapkan harian Radar Bangka terkait masalah Dump Truk-Trailer yang diamankan oleh Satlantas Polres Bateng sejak Oktober 2016 lalu itu. Namun dia juga menyayangkan masih terdapat sejumlah awak media dan Ormas bungkam dengan kejadian ini.

"Media sebagai corong informasi bagi masyarakat, tentunya harus update, aktual, berimbang, transparan sesuai dengan kaidah jurnalistik bukan demi kepentingan pribadi atau golongan, kami apresiasi kinerja awak media harian ini di lapangan dalam hal fungsi kontrol sosial secara tuntas," tegas Edi. (tim) 




Banner

Berikan Komentar

Kamtibmas Lainnya
4 Fakta Baru Kasus John Kei, yang Terakhir Bikin Merinding
4 Fakta Baru Kasus John Kei, yang Terakhir Bikin Merinding
Selasa, 07 Juli 2020 11:35 WIB
JAKARTA - Tercatat ada 69 adegan dalam rekonstruksi kasus penyerangan oleh kelompok John Kei terhadap Nus Kei, yang digelar penyidik
Bejat! 3 Kali Anak Tuna Wicara Dinodai AC Hingga Hamil
Bejat! 3 Kali Anak Tuna Wicara Dinodai AC Hingga Hamil
Rabu, 24 Juni 2020 14:29 WIB
TOBOALI - Insial AC (37), warga Jalan Damai Kelurahan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) dibekuk Unit Perlindungan
"Coba Setubuhi" Istri Tetangga, AK Dicekok Polsek Airgegas
"Coba Setubuhi" Istri Tetangga, AK Dicekok Polsek Airgegas
Senin, 22 Juni 2020 21:29 WIB
AIRGEGAS - Nafsu melihat istri tetangga sendiri membuat pemuda inisial AK (25), warga Desa Airgegas, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan
Polisi Ungkap Pemicu Perusakan di Green Lake City Oleh Kelompok John Kei
Polisi Ungkap Pemicu Perusakan di Green Lake City Oleh Kelompok John Kei
Senin, 22 Juni 2020 13:36 WIB
JAKARTA - Wakapolres Metro Tangerang AKBP Yudhistura Midyahwan membeberkan apa yang menjadi pemicu perusakan rumah Nus Kei di Green Lake