Senpi Anggota Polda Babel Diperiksa


Senpi Anggota Polda Babel Diperiksa

PANGKALPINANG- Senjata api (senpi) yang dipegang oleh anggota Polri di Polda Kepulauan Bangka Belitung diperiksa oleh Bid Propam Polda Kepulauan Bangka Belitung pada Selasa (19/12). Pemeriksaan dilaksanakan di Joglo halaman belakangan Polda. Pemeriksaan meliputi surat izin pemegang senjata dan perawatan senjata.
    
AKP Johan Wahyudi mengatakan saat ini  senpi laras pendek yang dipercayakan dipegang oleh anggota Polda Kepulauan Bangka belitung diberbagai fungsi.
    
Setiap tahun pemegang senjata wajib memperpenjang surat izin dengan mengikuti tes psikologi ulang.Jika dalam tes dinyatakan tidak lulus maka senjata yang dipegang akan ditarik.
    
Menurut AKP Johan Wahyudi PS Kasubid Provos mewakili Kabid Propam AKBP JF Panjaitan, penarikan senjata bisa dilakukan jika senjata tidak dirawat, senjata tidak dijaga dengan baik, surat izin memegang senjata habis masanya atau disalah gunakan.
    
Selain itu jika pemegang senjata diketahui terlibat permasalahan atau konflik, baik konflik keluarga ataupun dengan masyarakat juga bisa dijadikan alasan penarikan.
    
"Misal kita ketahui ada anggota pemegang senjata konflik dengan istri bisa saja senjatanya kita tarik sementara," kata AKP Johan Wahyudi.
    
Seharusnya anggota Polri yang dipercaya memegang senjata berbangga mendapatkan kepercayaan tersebut. Pasalnya tidak semua anggota Polri bisa mendapatkan senpi.

Selain memang keterbatasan jumlah senpi yang dimiliki Polri juga pemegang senjata harus lebih dulu lulus tes psikologi untuk mendapatkan surat izin. "Yah pegang senpi harus lulus tes psikologi dan tes lingkungan serta memegang surat izin," kata AKP Johan Wahyudi. (don)





Berikan Komentar

Kamtibmas Lainnya
DPO Pelaku Pengeroyokan Nasi Goreng Cukim Ditangkap
DPO Pelaku Pengeroyokan Nasi Goreng Cukim Ditangkap
Senin, 17 Februari 2020 07:02 WIB
TOBOALI - Tim Opsnal Polsek Toboali berhasil mengamankan ZK alias Acit (35), seorang DPO kasus penganiyaan pedagang nasi goreng, Ahmad
Gauli Anak Tirinya, Ed Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Gauli Anak Tirinya, Ed Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Sabtu, 15 Februari 2020 09:33 WIB
TOBOALI - Ed (39) warga Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) akhirnya harus mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya terhadap anak dibawah umur berinisial
Beraksi di Basel, Residivis Curat di Dor Polisi
Beraksi di Basel, Residivis Curat di Dor Polisi
Selasa, 04 Februari 2020 12:05 WIB
TOBOALI - Tim gabungan Opsnal Polsek Toboali, Polres Basel dan Reskrim Polresta Pangkalpinang berhasil meringkus residivis pencurian, Dika (30)
Cek Situasi Keamanan Terkini, Kapolres Basel Sambangi Desa
Cek Situasi Keamanan Terkini, Kapolres Basel Sambangi Desa
Kamis, 30 Januari 2020 20:22 WIB
TOBOALI - Dalam rangka pendekatan Polri dengan tokoh masyarakat di wilayah hukum Polres Bangka Selatan, Kapolres Bangka Selatan, AKBP S.