Belitung Bertambah Satu Lagi Pasien Covid-19 di Nyatakan Sembuh


Belitung Bertambah Satu Lagi Pasien Covid-19 di Nyatakan Sembuh

BELITUNG -- Penanganan corona virus covid-19 di Kabupaten Belitung, membuahkan hasil yang cukup baik. Hingga hari ini Senin (4/5), pasien covid-19 terus berangsur membaik, dan hari ini juga Tim Percepatan Penanganan Covid-19 (TPPC19) Kabupaten Belitung kembali mengumumkan satu orang pasien covid-19 dinyatakan sembuh, yakni pasien 211.

Setelah dinyatakan sembuh dari covid-19, pasien tersebut di lepas langsung oleh Ketua TPPC19 Kabupaten Belitung H Sahani Saleh yang juga Bupati Belitung.

Sebelum dinyatakan sembuh dan dikembalikan ke rumahnya, pasien covid-19 nomor 211, terlebih dulu melakukan isolasi transisi selama 14 hari di RSUD dr H Marsidi Judono Belitung.

"Kita sangat bersyukur, dengan adanya pasien yang sembuh, artinya penanganan kita cukup bagus, "kata Sahani Saleh melalui press release yang diterima Radar Bangka. Senin (4/5) petang.

Dalam kesempatan itu, Bupati didampingi Wabup Belitung Isyak Meiroby, unsur TNI, dan Direktur RSUD dr H Marsidi Judono menyerahkan piagam penghargaan atas kesembuhan pasien tersebut dan bingkisan paket sembako.

Sebelumnya pasien tersebut menjalani perawatan selama sembilan hari di Rumah Sakit rujukan COVID-19 usai dinyatakan positif COVID-19 dan telah menjalani karantina transisi masa penyembuhan selama 14 hari.

Bupati Belitung yang akrab disapa Sanem ini juga mengapresiasi peran semua pihak dalam merawat dan memberikan dukungan terhadap kesembuhan pasien tersebut mulai dari tenaga medis, Gugus Tugas COVID-19 dan Dinas Kesehatan setempat, relawan serta seluruh komponen yang telah berjuang bersama-sama.

"Ini adalah tugas bersama jadi untuk seluruhnya yang telah peduli dan bersama-sama berbuat untuk menangani COVID-19 ini," tuturnya. 

Ia berharap, kepulangan pasien tersebut dapat diterima dengan sebaik-baiknya ketika kembali ke masyarakat, sebab pasien tersebut telah dinyatakan benar-benar sembuh dari COVID-19 ditandai juga dengan surat keterangan sehat.

"Kalau sudah dikeluarkan surat keterangan sehat tersebut artinya telah benar-benar pulih dan masyarakat jangan ada yang khawatir," katanya.

Sementara itu, Direktur RSUD Marsidi Judono Belitung, dr.Hendra Sp, An di Tanjung Pandan mengatakan sebelum dipulangkan ke rumah pasien tersebut terlebih dahulu menjalani isolasi transisi penyembuhan selama 14 hari.

"Tujuannya adalah kami memastikan bahwa pasien yang sembuh ini telah benar-benar layak dia tidak ada gejala apapun atau reinfeksi kalau ada gejala baru kami cepat tangani dan deteksi apakah dari COVID-19 atau penyakit yang lain," ujarnya.

Ia berharap, masyarakat dapat menerima kepulangan pasien tersebut dan tidak ada rasa kekhawatiran lagi.

"Jadi kami betul-betul yakin dan masyarakat juga bisa menerika ketika dipulangkan," katanya. (Rb)




Banner

Berikan Komentar

Belitong Lainnya
Pemkab Beltim Kembalikan DAK Senilai Rp24,315 Miliar
Pemkab Beltim Kembalikan DAK Senilai Rp24,315 Miliar
Senin, 01 Juni 2020 11:51 WIB
MANGGAR - Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengembalikan dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp24,315 miliar kepada pemerintah
Selang 15 Menit di Umumkan 5 Pasien Sembuh, Muncul 3 Pasien Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Belitung
Selang 15 Menit di Umumkan 5 Pasien Sembuh, Muncul 3 Pasien Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Belitung
Sabtu, 23 Mei 2020 05:03 WIB
BELITUNG -- Sungguh kasian tenaga medis yang bekerja di RSUD dr H Marsidi Judono Kabupaten Belitung, belum bisa bernafas lega.
Allhamdulillah, Satu Lagi Pasien Positif Covid-19 di Belitung di Nyatakan Sembuh
Allhamdulillah, Satu Lagi Pasien Positif Covid-19 di Belitung di Nyatakan Sembuh
Sabtu, 02 Mei 2020 04:38 WIB
BELITUNG -- Kabar menggembirakan kini datang dari di Kabupaten Belitung, pasalnya pasien pertama terkonfirmasi positif covid-19 dengan nomor 034, hari
Bandel, Pasein ODP di Belitung di Jemput Petugas
Bandel, Pasein ODP di Belitung di Jemput Petugas
Sabtu, 25 April 2020 22:43 WIB
BELITUNG -- Satu orang pasien Orang Dengan Pemantauan (ODP) pada Sabtu (25/4) malam terpaksa dijemput petugas. Dikarenakan, pasien tersebut tidak