Penambang Resah Atas Rencana PT Timah


Penambang Resah Atas Rencana PT Timah

    MANGGAR - Sejumlah pejabat di jajaran PT.Timah (Tbk) unit Belitung, mengadakan rapat pertemuan dengan perwakilan masyarakat penambang yang berasal dari Desa Mengkubang dan Desa Burung Mandi Kecamatan Damar Kabupaten Belitung Timur (Beltim), diruang rapat DPRD Beltim, selasa (27/9) siang.

    Pada rapat tersebut disampaikan bahwa PT.Timah (Tbk) berencana akan menggarap tambang terbuka di Izin Usaha Pertambangan (IUP) mereka, di Desa Mengkubang Kecamatan Damar, pada 2017 mendatang. Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Beltim, Tom Haryono Harun dan dihadiri anggota DPRD Beltim lainnya, berlangsung alot.

    Persoalan ini menyangkut nasib puluhan penambang yang terlanjur mencari nafkah dengan menambang timah secara tradisional di IUP perusahaan plat merah tersebut. Para penambang merasa cemas tak bisa lagi menambang di IUP tersebut dengan adanya rencana penambangan oleh PT.Timah ini. Kecemasan kembali mencuat setelah PT.Timah dikabarkan telah mengimbau para penambang di daerah tersebut agar segera menghentikan kegiatan penambangan karena terkait perizinan, keselamatan kerja dan kaidah-kaidah terkait lingkungan serta faktor lainnya.

    Sebelumnya diketahui, lokasi IUP yang digarap oleh penambang tersebut adalah lokasi yang sebelumnya ditambang melalui pinjam pakai IUP oleh perusahaan penambangan batu besi, Alfaco. Alfaco merupakan perusahaan yang sempat eksis dan belakangan telah vacum dari kegiatan penambangan. Kemudian, eks tambang Alfaco ditambang oleh warga secara tradisional.
 
    Menyingkapi hal tersebut, Anggota Komisi I DPRD Beltim Oman Anggari mengatakan, pihaknya berharap rencana penambangan PT.Timah itu harus disosialisasikan dengan penambang tradisional yang bekerja di daerah tersebut. "Ketika nanti PT.Timah sendiri yang mengerjakan misalkan dengan kedalaman 20 meter, hasil galiannya kami harapkan bisa diserahkan ke masyarakat sekitar untuk ditambang. Tentu dibimbing dan dibina dalam hal keselamatan dan aspek lingkungannya. Karena BUMN itu ada, satu diantaranya untuk kesejahteraan masyarakat dan lingkungan sekitarnya," ungkap Oman.

    Anggota DPRD Beltim, Rohalba mengatakan persoalan yang menjadi keresahan penambang tradisional itu hanya persoalan misskomunikasi. "Nanti mereka akan ada rapat bersama antara PT.Timah dengan penambang yang ada di situ. Karena yang menambang di situ tidak ada izinya. Ini hanya persoalan miskomunikasi. Pada dasarnya, PT Timah mau bekerjasama dengan penambang tradisional ini, baik itu dengan bentuk mitra pada saat pembukaan tambang besar pada 2017 mendatang," ungkap Rohalba kepada wartawan usai rapat.

    Rohalba juga mengatakan, PT.Timah tidak memperkenankan penambangan menggunakan alat-alat tradisional sebab wilayah kerjanya rawan. Kerawanan itulah yang menurut Rohalba dilarang oleh PT.Timah karena dapat terlihat dari kedalaman galian yang mencapai 20 meter. "Itu rencananya akan ditambang dengan pola Open Pit, dan itu akan dikerjakan oleh PT.Timah sendiri, tanpa bermitra dengan perusahaan lain. Artinya, tambang ini akan dikerjakan langsung oleh PT.Timah dengan memperkerjakan dan membina masyarakat yang ada di sekitar situ. Itu janjinya," jelasnya.

    Menurut Rohalba, ada sekitar 400 hektar IUP PT.Timah di titik yang akan digarap. Dari luasan itu, 25ha akan digarap, sementara sisa lahan lainnya akan digunakan untuk sarana prasarana seperti dumping area dan sebagainya. "Yang distop itu 8 unit, itu tidak ada izin apapun. Karena berbahaya, mereka pakai alat berat, sampai 20 meter. Itu udah kerja pakai alat berat. Kalau warga penambang itu memang pakai alat sederhana, menggali menggunakan semacam pacul, mereka kerja untuk cari makan. Warga ini yang akan dikerjasamakan dengan PT.Timah," sebut Rohalba.(msi)




Banner

Berikan Komentar

Belitong Lainnya
Gubernur Erzaldi Bersama Forkopimda Babel, Sambut Kedatangan Menteri PPN/Bappenas
Gubernur Erzaldi Bersama Forkopimda Babel, Sambut Kedatangan Menteri PPN/Bappenas
Kamis, 03 September 2020 15:12 WIB
TANJUNG PANDAN - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman sambut kedatangan Menteri PPN/ Bappenas Republik Indonesia, Suharso saat tiba
Dusun Rejosari Terima Bantuan Peternakan dan Pertanian Pemprov Babel
Dusun Rejosari Terima Bantuan Peternakan dan Pertanian Pemprov Babel
Rabu, 02 September 2020 20:14 WIB
MEMBALONG - Dusun Rejosari, Kecamatan Membalong Kabupaten Belitung, Rabu (02/09/20) menerima bantuan dari Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Apresiasi Kampung Tegep Mandiri, Gubernur Erzaldi Rosman Kunjungi Desa Badau
Apresiasi Kampung Tegep Mandiri, Gubernur Erzaldi Rosman Kunjungi Desa Badau
Rabu, 02 September 2020 19:02 WIB
BADAU - Kunjungan kerja Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman dalam mempersiapkan rangkaian kunjungan kerja Menteri PPN/Bappenas Republik Indonesia
Gubernur Erzaldi Sampaikan Santunan Kepada Veteran Pejuang di Pulau Belitung
Gubernur Erzaldi Sampaikan Santunan Kepada Veteran Pejuang di Pulau Belitung
Rabu, 02 September 2020 18:41 WIB
TANJUNG PANDAN - Gubernur Erzaldi Rosman melakukan silahturahmi dengan para perintis kemerdekaan, veteran, janda pahlawan, wheradhatama, warakawuri, dan angkatan 45