Pelaku Penimbunan 17,8 Ton Solar Dibekuk


Pelaku Penimbunan 17,8 Ton Solar Dibekuk

TANJUNGPANDAN (radarbangka.co.id) - Polisi gabungan Polsek Tanjungpandan dan Tim Resmob Polsa Babel menangkap pelaku penimbunan bahan bakar jenis solar sebanyak 17,8 ton yang diduga kuat ilegal, Minggu (22/5) lalu.

Kapolres Belitung, AKBP Dian Harianto melalui Kapolsek Tanjungpandan, Kompol Wahyu mengatakan, terbongkarnya kasus penimbunan bahan bakar jenis solar tersebut berawal dari informasi yang berhasil dihimpun petugas dari masyarakat sejak tiga minggu lalu, dan diketahui pelaku tersebut berinisial MS, Kepala Operasional PT.PKM.

Wahyu mengatakan, begitu mendapatkan informasi dari masyarakat tersebut, pihaknya langsung melakukan penyelidikan atas kebenaran informasi tersebut dengan menurunkan anggota ke lapangan, dan pada Minggu dinihari lalu akhirnya digerebek.

"Informasi adanya penimbunan bahan bakar jenis solar yang dilakukan oleh pelaku, sudah kita dapatkan sekitar tiga minggu lalu. Begitu mendapatkan informasi tersebut, kita langsung melakukan penyelidikan. Dan pada Minggu dinihari kita melakukan penggerebekan," jelas Wahyu.

Menurutnya, saat petugas melakukan penggerebekan ke TKP di kapal tangker yang sedang bersandar di Pelabuhan Ayung Ayam Merak bersandar di Sungai Pilang, dan pelaku pada saat itu tidak berada di tempat. Informasi yang didapat, dia sedang berada di Belitung Timur (Belitung Timur).

"Saat kita melakukan penggerebekan pelaku tidak ada ditempat, menurut anak buahnya tersangka sedang berada di Beltim. Tapi pelaku kita jemput minggu sorenya, dan saat ini sudah diamankan," terang Wahyu.

Wahyu menjelaskan yang berdasarkan dari pengakuan pelaku penimbunan, solar sebanyak 10 ton merupakan minyak yang berasal dari DO (Delivery Order) Industri, sedangkan sisanya sebanyak 7,8 ton didapat dari para pengerit yang mengantar minyak langsung ke kapal dengan memakai derigen dan drum.

"Itu berdasarkan pengakuan pelaku, tapi kita akan melakukan pengembangan kasus lebih lanjut, apakah pengakuan yang diberikannya benar atau tidak," ujarnya.

Akan Ditindak Tegas
Terungkapnya kasus penimbunan bahan bakar jenis solar bersubsidi yang diduga ilegal oleh jajaran Polsek Tanjungpandan bersama tim Resmom Polda Babel, menurut Kapolsek akan ditindaklanjuti dengan tegas. Sebab, kasus penyalahgunaan bahan bakar yang bersubdisi merupakan fokus utama Kapolda Babel, Brigjen Rum Murkal.

"Penyelewengan BBM (Bahan Bakar Minyak-red) ini termasuk atensi (Perhatian-red) Bapak Kapolda dan menjadi salah satu fokusnya sesuai dengan Undang-Undang yang belaku," tegas Kapolsek.

Dia juga mengatakan, kasus penyelewengan yang disinyalir menggunakan BBM bersubsidi untuk penggunaan industri tersebut, pelaku dikenakan Pasal 55 tentang Pengangkutan, dan Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dengan ancaman kurungan penjara enam tahun, dan denda hingga Rp60 miliar. (one)



Berikan Komentar

Belitong Lainnya
Mega Proyek Prasarana Air Baku Gunung Mentas Menuai Sorotan
Mega Proyek Prasarana Air Baku Gunung Mentas Menuai Sorotan
Jum'at, 19 Juli 2019 18:58 WIB
BELITUNG – Mega proyek prasarana Air Baku Gunung Mentas (Embung), di Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi  Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ambruk.
Kejari Dalami Proyek Tipikor di Lingkungan Pemkab Belitong
Kejari Dalami Proyek Tipikor di Lingkungan Pemkab Belitong
Selasa, 09 Juli 2019 01:22 WIB
BELITONG - Kejari Belitung sedang mendalami dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) di lingkungan Pemkab Belitung.
Forwaka Diharapkan Menjadi Penyeimbang Berita Kejaksaan
Forwaka Diharapkan Menjadi Penyeimbang Berita Kejaksaan
Senin, 08 Juli 2019 14:08 WIB
BELITUNG - Forum Komunikasi Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali melanjutkan kunjungan silahturahmi ke Kejaksaan Negeri Belitong, Senin
Tandatangani Komitmen Akselerasi SP4N, Pemda se Babel Siap Berikan Layanan Prima
Tandatangani Komitmen Akselerasi SP4N, Pemda se Babel Siap Berikan Layanan Prima
Jum'at, 24 Mei 2019 15:41 WIB
BELITUNG - Ombudsman RI bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota se Bangka Belitung melakukan Penandatanganan Komitmen Bersama dan Sosialisasi Akselerasi Pengelolaan