Weekend
Alasan Pria Mendadak Putuskan Cinta
Sabtu, 28 Januari 2012 10:01 WIB | Dibaca 851 kali
Alasan Pria Mendadak Putuskan Cinta
PRIA kerap bersikap aneh dengan pasangannya. Bahkan, secara mendadak mereka bisa memutuskan hubungan. Lantas, apa sebenarnya yang menjadi alasan mereka? Banyak wanita dipusingkan dengan permasalahan bersama pasangannya yang mendadak berubah. Bagi wanita, sikap tersebut tentu sangat membingungkan. Apalagi pria terkadang sulit dikonfirmasi seputar hal tersebut. Bahkan, mereka pun enggan memberikan penjelasan tiba-tiba memutuskan kasih dengan pacarnya. Nah, untuk memahami jalan pikiran mereka lebih lanjut, Allwomanstalk memberikan pemaparannya berikut ini.
 
Selingkuh
Alasan ini memang sangat tidak mengenakkan. Namun, salah satu alasan yang membuat pria tiba-tiba berubah dan meninggalkan Anda adalah mereka menyelingkuhi Anda. Ini adalah salah satu alasan utama mengapa sering terjadi kasus tersebut. Jadi jika Anda menduga pasangan berselingkuh, segera lakukan pembicaraan intens dengannya dan membicarakan lebih lanjut.
 
Tidak jujur
Seorang pria selalu berusaha untuk memercayai pasangannya. Salah satu hal yang dapat membuat mereka berubah adalah adanya ketidakjujuran yang dapat menciptakan kerenggangan hubungan. Dengan tidak jujur, tentu permasalahan akan meruncing. Misalnya saja, Anda berbohong tentang usia Anda. Tentu ini sangat tidak sehat bagi hubungan Anda. Bandingkan ketika Anda jujur, maka hubungan akan berkali-kali lipat lebih baik.
 
Kecemburuan
 Jika Anda ingin membuat kekasih cemburu untuk membuktikan bahwa dirinya menyukai Anda, maka hal itu bisa menjadi alasan dirinya meninggalkan Anda. Pria ingin merasa aman dalam hubungan yang dijalin, sehingga membuat perasaan hatinya terbakar cemburu di mana dapat menciptakan ketegangan. Karenanya, kecemburuan ini sangat tidak aman bagi hubungan Anda.

Wanita bersikap acuh tak acuh
Biasanya, ketika pria benar-benar memasuki sebuah hubungan yang serius, mereka selalu mencari persetujuan kekasihnya soal apapun. Jika Anda terus-menerus acuh tak acuh dan merasa tidak senang ketika dilibatkan, hal tersebut bisa menjadi cara untuk membuat hubungan cinta kandas di jalan. Ingat, pria memiliki ego yang sangat sensitif. Jadi, pastikan bahwa Anda selalu dapat menjadi cermin untuk suasana hatinya.
 
Cerewet berlebihan
Mengomel dalam sebuah hubungan memang menjadi hal wajar. Hal itu bisa menyangkut segala hal yang dapat menjadi penyebabnya. Sayangnya, wanita kerap mengomel berlebihan pada pasangannya sehingga membuat pria jadi bosan dan kemudian bersikap berbeda dengan Anda.
 
Terlalu berpikir negatif
Jika Anda terus-menerus mengalami hal-hal buruk yang menyebabkan hari menjadi terasa negatif, mungkin sudah saatnya untuk berhenti memuntahkan kekesalan itu pada pasangan. Yang perlu diingat adalah setiap orang pasti mengalami hari buruk dalam kehidupannya. Jadi, ambillah waktu untuk merenung dan bukannya menyalahkan orang lain terus-menerus.
 
Wanita tidak menghargainya
Ketika pria merasa diabaikan, maka dia pun merasa tidak dihargai. Ini adalah alasan yang mendorongnya meninggalkan Anda. Pria ingin bahwa pasangannya pun turut mencintai mereka dan menghargainya. Jadi, tunjukkan kasih tersebut di hadapannya. (tty)


comments powered by Disqus


EPaper Facebook twitter RSS
Hino Luncurkan Truk Tangguh yang Jago Cari Duit
Hino Luncurkan Truk Tangguh yang Jago Cari Duit
TANGERANG - PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) sebagai main dealer kendaraan terus memperluas layanan penjualan dan purna jualnya di Jl Daan Mogot Km 20 No 8 Batu Ceper, Tangerang, Kamis (26/3). Dibawah kendali PT Armindo Perkasa (AP), dealer resmi ke-153 di Indonesia ini lengkap dengan fasilitas 3S (Sales, Service & Sparepart).
Ketum PSSI tak Boleh Terlilit Masalah
Ketum PSSI tak Boleh Terlilit Masalah
JAKARTA- Mantan anggota Komite Eksekutif PSSI Ashar Suryobroto mengatakan, pengurus PSSI harus lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu diungkapkan terkait dengan Kongres PSSI pada 18 April nanti.
Beltim Bebas Buku Radikal Siswa
Beltim Bebas Buku Radikal Siswa
MANGGAR - Menindaklanjuti maraknya temuan buku pelajaran agama yang memuat bahasan radikal di sejumlah sekolah menengah di kabupaten/kota di Indonesia, Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Beltim tidak menemukan peredaran buku dimaksud.
Mitra Radar