Sportivo
Taufik Hidayat Gantung Raket
Kamis, 16 Agustus 2012 13:00 WIB | Dibaca 279 kali
Taufik Hidayat Gantung Raket
JAKARTA-Atlet Taufik Hidayat resmi gantung raket. Keputusan pensiun sebagai pemain profesional diumumkan Taufik di kediaman sang ayah mertua, Agum Gumelar di daerah Panglima Polim, Jakarta, Rabu (15/8). "Saya mengumumkan bahwa saya mengundurkan diri sebagai atlet bulutangkis. Ini pamitan saya,"  kata taufik kepada media.
Taufik mengaku tidak mundur dari bulutangkis secara keseluruhan. Ia akan tetap berkiprah di olahraga kebanggaan rakyat Indonesia itu tapi dengan cara lain. "Saya mau ngurusin TH (Taufik Hidayat) arena," akunya.
Namun sebelum benar-benar gantung raket, atlet yang menyabet medali emas Olimpiade Athena 2008 ini menyatakan bahwa masih ada beberapa pertandingan perpisahan yang akan dilakoninya. "Masih ada pertandingan yang ada dalam kontrak dan harus saya mainkan. Saya juga akan bermain di negara-negara tertentu untuk pamitan, karena saya punya banyak kawan dan fans di negara-negara itu," tutur Taufik
Negara-negara yang akan dikunjungi Taufik untuk pertandingan perpisahan adalah Jepang, Perancis, China, Malaysia, all england dan akan berakhir di Indonesia Open tahun depan. Sebenarnya, kata taufik, dirinya berniat gantung raket sebelum Olimpiade London 2012. Namun karena beberapa hal rencana tersbeut batal. "Kenapa baru saya resmikan sekarang, karena kemarin-kemarin itu saya masih berkompetisi untuk dapat tiket ke Olimpiade. Kalau bukan karena Olimpiade saya sudah mundur dari kemarin-kemarin," tandasnya.(dem)


comments powered by Disqus


EPaper Facebook twitter RSS
Dollar Melejit, Pelaku Usaha Traveling Menjerit
Dollar Melejit, Pelaku Usaha Traveling Menjerit
JAKARTA - Menguatnya dolar Amerika sampai Rp 14 ribuan hampir bisa dipastikan membuat masyarakat yang suka plesir ikut merana. Terutama, bagi yang kerap
Demi Neymar, MU Rela Pecahkan Rekor Dunia
Demi Neymar, MU Rela Pecahkan Rekor Dunia
BARCELONA - Manchester United berambisi untuk memboyong superstar Barcelona, Neymar. Dilansir dari AS, Selasa (25/8), Setan Merah
Penilaian Guru Diperketat
Penilaian Guru Diperketat
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menegaskan penilaian kinerja dan kompetensi guru harus menjadi syarat utama dalam pemberian tunjangan profesi.
Mitra Radar