Luis Fernandez Tangani Timnas


Luis Fernandez Tangani Timnas

    JAKARTA - Pelatih Timnas senior, U-23, U-19, dan U-15 ditunda pengumumannya oleh PSSI dari rencana awal, yakni pada kongres hari ini, Minggu (8/1). Keputusan mundur sampai dengan satu pekan depan.

Meski demikian, Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi memilih mengobati rasa penasaran awak media, dengan mengumumkan nama-nama kandidat pelatih Timnas.

    Untuk pelatih Timnas senior, Edy tak menampik Luis Fernandez masuk sebagai kandidat bersama Luis Milla Aspas. Keduanya dari Spanyol dan nantinya akan ditugaskan rangkap jabatan melatih Timnas U-23.

Untuk skuat Garuda Muda U-19, dua nama dimasukkan sebagai kandidat, Indra Sjafri dan Wolfgang Pikal. Kemudian, untuk Timnas U-15, kandidatnya adalah Fachry Husaini dan Rudy Eka Priyambada. "Pekan depan akan kami umumkan secara resmi nama-namanya. Harus cepat karena ini terkait dengan persiapan Timnas," katanya. 

    Edy Rahmayadi juga menjelaskan, pemilihan Luis Fernandez dan Luis Milla Aspas sebagai calon pelatih telah melalui rapat di jajaran Exco. “Itu (pertimbangan memilih pelatih dari Spanyol) sekitar satu bulan yang lalu. Sampai akhirnya ada kandidat yang benar-benar berkualitas,” kata Edy. Pertimbangan utama, bukan hanya soal harga atau kontrak mereka. PSSI juga melihat kualitas, produk yang dihasilkan, serta track record saat menangani sebuah tim. “Sebenarnya masing-masing pelatih itu memiliki kredibilitas sebagai pelatih yang pernah membawa klub-klub hebat berprestasi. Kami harapkan yang terpilih nanti bisa membawa timnas kita seperti skill-skill yang pernah mereka ciptakan,” tegas dia.

    Di sisi lain, alasan utama Edy dan PSSI memilih Spanyol sebagai pelabuhan untuk memilih nakhoda Timnas ke depan adalah kenginan kuat membangun kiblat baru sepak bola Indonesia. Kalau selama ini sudah pernah dilatih oleh pria asal Austria, Alfred Riedl dengan gaya khas mereka, maka kini diarahkan ke Spanyol.

“Kami sengaja arahkan ke Spanyol, karena kebetulan postur pemain kita hampir mirip dengan style Spanyol. Gaya main itu harus ada dan itu menjadi ciri khas Indonesia nantinya,” papar Edy. 

    Dibeberkannya pula bahwa perlu ada penyegaran dan perubahan dalam pengelolaan Timnas. Karena itu, diperlukan orang yang baru dengan sederet prestasi dan kualitasnya sudah teruji di Eropa. "Janganlah (dibilang) dicoret, beliau sudah tua jadi tidak masuk kriteria," katanya.

    Aji Santoso mendukung penuh rencana PSSI yang akan menunjukan pelatih asing untuk membesut tim nasional Indonesia. Namun, Aji berharap nantinya ada pelatih lokal yang mendampingi pelatih asing tersebut. Aji lantas berharap PSSI sanggup menunjuk pelatih yang tepat untuk Indonesia. Namun, pelatih Arema FC ini ingin pelatih asing tersebut didampingi oleh pelatih lokal sebagai asisten. "Kalau pelatihnya asing, saya ingin dia menempatkan satu pelatih Indonesia sebagai asisten. Ini bisa membantu Indonesia untuk menyerap ilmu dari pelatih asing," terang Aji. Eks pelatih timnas U-23 sendiri hadir di Bandung dalam rangka memenuhi undangan mengikuti Kongres Tahunan PSSI.(jpnn)







Berikan Komentar

Sportivo Lainnya
Senang Gabung Sriwijaya FC, Pilih Nomor 86
Senang Gabung Sriwijaya FC, Pilih Nomor 86
Jum'at, 03 Februari 2017 14:56 WIB
Kiper anyar Sriwijaya FC, Sandi Firmansyah, punya target menembus skuat inti. Namun untuk meraih ambisi itu, jelas bukan perkara mudah
Indra Sjafri Latih Timnas U-19
Indra Sjafri Latih Timnas U-19
Jum'at, 20 Januari 2017 08:28 WIB
JAKARTA - Indra Sjafri dipastikan kembali menduduki jabatan sebagai pelatih timnas U-19 Indonesia. Kepastian itu
Ahmad Kurniawan Sempat Membaik Usai Cuci Darah
Ahmad Kurniawan Sempat Membaik Usai Cuci Darah
Selasa, 10 Januari 2017 18:47 WIB
Kondisi almarhum Ahmad Kurniawan (AK), penjaga gawang Arema FC, sebelum dikabarkan meninggal pada Selasa (10/1) sore, sebenarnya sempat membaik.
Inilah Beberapa Penyebab Persija Kesulitan Berprestasi
Inilah Beberapa Penyebab Persija Kesulitan Berprestasi
Selasa, 10 Januari 2017 18:46 WIB
Jumlah klub sepak bola profesional di Indonesia cukup banyak. Namun, bagi Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi hanya ada lima tim