Pengurus PPILN Babel Dilantik. Babel Wajib Dapatkan Sertifikasi SLO Listrik SNI


Pengurus PPILN Babel Dilantik. Babel Wajib Dapatkan Sertifikasi SLO Listrik SNI

PANGKALPINANG - Perkumpulan Perlindungan Instalasi Listrik Nasional (PPILN) kini hadir di Bangka Belitung (Babel) sebagai lembaga inspeksi independen untuk instalasi listrik konsumen tegangan rendah. Dalam acara yang digelar di Hotel Santika, Pangkalpinang, Rabu (9/5) kemarin. PPILN mengusung dua acara besar yakni pelantikan dan sosialisasi badan pelaksana wilayah PPILN Babel.
Ketua umum PPILN, Ir. H. Edi Sayudi melantik enam orang yang akan membawa PPILN Babel untuk dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Keenam orang tersebut diantaranya adalah Muhammad Izkan (General Manager), Firmansyah (Sekretaris), Asmaratih (Manager Administrasi dan Keuangan), Abdi Insan (Manager Teknik dan Operasi), Losohari (Manager Verifikasi dan Sertifikasi), serta Rozi Yadi (Manager pengawas).
Usai pelantikan, acara yang dihadiri oleh Deputi Manager Komunikasi dan Hukum PLN Wilayah Babel, Edwin Aldin dan Bidang Kelistrikan Pertambangan dan Energi Babel, Drs. Taufik. MT tersebut dilanjutkan dengan acara tanya jawab atas terbentuknya PPILN dan kerja yang akan dilaksanakan oleh PPILN kedepannya.Hasanudin, ST, selaku deklarator terbentuknya PPILN Babel menjelaskan, jika terbentuknya organisasi independen tersebut berdasarkan amanat Undang-undang No. 30 tahun 2009. "PPILN dibentuk berdasarkan Undang-undang untuk memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh asosiasi kontraktor listrik dan lain-lain," ujarnya disela-sela acara.
Hasanudin menambahkan, jika tugas dan wewenang dari PPILN sebagai pengawas kerja dari kontraktor dan memberikan SLO (Standar Layak Operasional) jika semua kelengkapan sudah layak dan baru bisa diaktifkan Kwh."Tugasnya memeriksa pekerjaan instalator apakah memenuhi standar Indonesia atau tidak, kalau dalam pemeriksaan ternyata memenuhi persyaratan maka diterbitkan lah SLO dan baru bisa digunakan listrik tersebut," tambahnya."Berdirinya PPILN ini karena di Babel ini sebelumnya hanya memiliki satu lembaga independen. Oleh karena itu, berdasarkan aturan dan tandatangan menteri kita dirikan PPILN di Babel untuk mempermudah konsumen mendapatkan SLO," tegasnya.
Dikesempatan itu, Hasanudin menghimbau kepada seluruh masyarakat Babel untuk mempergunakan SLO karena hal tersebut adalah wajib."Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat mengurusi SLO pada instalasi listrik rumah karena hal itu wajib, apabila tidak listrik dapat diaktifkan," himbaunya.Senada, Edi Sayudi yang mengatakan berdirinya PPILN akan semakin mempermudah bagi para konsumen untuk mendapatkan SLO dan terhindar dari segala kemungkinan negatif."Untuk melindungi konsumen dan akan menguntungkan konsumen juga agar kontraktor tidak bisa melakukan hal yang merugikan pelanggan," tutur Edi."Setelah memeriksa instalasi, kami berhak memberikan SLO karena tidak mungkin di Babel dengan hanya satu lembaga bisa mencakup semua pelanggan listrik di Babel oleh karena itu dengan kehadiran PPILN ini akan semakin mempermudah konsumen," lanjutnya.
Sementara, Edwin sendiri apresiasi terhadap berdirinya PPILN karena akan semakin mempermudah PLN. "Saya sangat apresiasi dengan adanya PPILN ini karena kebutuhan konsumen saat ini semakin meningkat dan untuk mendapatkan SLO tidak hanya pada satu lembaga independen saja," ujarnya.Ketika disinggung mengenai hubungan antara PLN dengan PPILN Edwin menjelaskan jika tugas PLN hanya sebatas memberikan Kwh untuk pemasangan listrik."Kami memberikan Kwh, lalu setelah itu dipasang instalasi oleh kontraktor, setelah terpasang instalasi dirumahnya konsumen wajib meminta untuk diperiksa standar kelayakan operasionalnya, karena konsumen wajib mendapatkan sertifikat SLO tersebut," sebutnya.(rga)





Berikan Komentar

Radar Ceremony Lainnya
​Tekan Inflasi, Bupati Bateng Kembangkan Budidaya Bawang
​Tekan Inflasi, Bupati Bateng Kembangkan Budidaya Bawang
Kamis, 27 Juli 2017 21:05 WIB
NAMANG - Guna meningkatkan produktivitas produksi hasil budidaya bawang merah dan menggeliatkan perekonomian masyarakat
Upaya Promotif dan Preventif pada Era Jaminan Kesehatan Nasional di Posyandu
Upaya Promotif dan Preventif pada Era Jaminan Kesehatan Nasional di Posyandu
Rabu, 26 Juli 2017 12:56 WIB
MUNTOK - Beberapa waktu lalu, salah satu posyandu di Kabupaten Bangka Barat dinobatkan sebagai Posyandu terbaik di tingkat Nasional
SMPN 2 Pangkalpinang Jadi Model Kegiatan Blok Pramuka
SMPN 2 Pangkalpinang Jadi Model Kegiatan Blok Pramuka
Senin, 24 Juli 2017 13:42 WIB
PANGKALPINANG - Dalam rangka meningkatkan nilai karakter siswa dan sebagai bagian dari kurikulum K13 yang telah diterapkan SMPN 2
Babar Hebat Terima WTP Dari BPK
Babar Hebat Terima WTP Dari BPK
Senin, 17 Juli 2017 18:42 WIB
MUNTOK - Bertempat di ruang pertemuan Kantor Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bangka Belitung