Tekan Inflasi, Pemkot Gadeng BI Gelar Pasar Murah


Tekan Inflasi, Pemkot Gadeng BI Gelar Pasar Murah

PANGKALPINANG - Dalam upaya menekan angka inflasi dan juga membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah akan kebutuhan bahan pokok, Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang menggelar pasar murah yang menggandeng Bank Indonesia (BI) perwakilan Babel, yang bertempat di Alun-alun Taman Merdeka (ATM), Rabu (11/10) kemarin.

Asisten II Perekonomian dan Pembangunan, Suryo Kusbandoro kepada Radar Bangka di lokasi mengatakan, kegiatan pasar murah ini juga sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat akan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 57/M-DAG/8/2017 tentang penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras dan juga untuk menekan kenaikan harga barang menjelang hari besar keagamaan.

"Penetapan HET komoditas beras terdiri dari medium dan premium, HET ini juga dipakai untuk menjaga keseimbangan antar kepentingan petani, konsumen dan pengusaha dan penerapan HET ini juga melindungi konsumen dari tindakan sewenang-wenang para pelaku usaha dengan memasang harga tinggi. Pasar murah ini akan kita adakan disetiap kecamatan selama satu hari saja," ujarnya.

Lanjutnya, penetapan HET beras ini berbeda untuk 8 wilayah indonesia, sedangkan untuk di Provinsi Bangka Belitung (Babel) untuk HET beras untuk yang medium sebesar Rp9.950/kg sedangkan untuk premium sebesar Rp13.300/kg.

"Penetapan HET ini berlaku sejak 1 September 2017 dan sekarang kita masih dalam tahap sosialisasi, karena para distributor masih punya stok beras dengan harga yang lama," jelasnya.

"Untuk itu saya harapkan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pangkalpinang untuk turun langsung kelapangan untuk memastikan pemberlakuan HET beras tersebut dan memastikan stok beras yang lama sudah habis terjual dan kami juga berharap kepada masyarakat dapat memahami dan melaksanakan kebijakan yang telah ditetapkan, khususnya bagi para pedagang besar," tambahnya.

Sementara Perwakilan BI Babel, Edi Rahmanto menambahkan, kegiatan pasar murah ini merupakan salah satu program pengendalian inflasi yang sudah disepakati dalam roadmap pengendalian inflasi.

"Dengan adanya kegiatan pasar murah ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan memberikan dukungan terhadap kestabilan harga," sebutnya.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) lanjutnya, diketahui bahwa deflasi Prov. Babel pada bulan September ini tercatat sebesar 0,22 persen, secara historis pengendalian inflasi di Prov. Babel mulai membuahkan hasil, sebagaimana tercermin dari inflasi tahun berjalan sebesar 1,47 persen.

"Sementara Kota Pangkalpinang mengalami inflasi sebesar 0,15 persen, berlawanan arah dari bulan sebelumnya yang mengalami deflasi. Inflasi pada bulan September di Kota Pangkalpinang disebabkan oleh inflasi angkutan udara," katanya. Diharapkannya, dengan adanya kegiatan pasar murah ini dapat menekan laju inflasi disisa tiga bulan tahun 2017 yang pada historisnya selalu mengalami inflasi yang cukup tinggi. "Selain itu juga, dengan pasar murah ini dapat meningkatkan daya beli dan kesejahteraan masyarakat," tandasnya. (tya)







Berikan Komentar

Probis Lainnya
Pembangunan Infrastuktur Terlalu Ambisius
Pembangunan Infrastuktur Terlalu Ambisius
Selasa, 12 Desember 2017 14:04 WIB
JAKARTA - Pengamat Ekonomi dari Center of Reform on Economic (CORE) Mohammad Faisal turut menjelaskan bahwa penetapan target pertumbuhan ekonomi
Ekspor Indonesia ke Israel Terus Merosot
Ekspor Indonesia ke Israel Terus Merosot
Selasa, 12 Desember 2017 04:43 WIB
JAKARTA - Indonesia mencatat defisit perdagangan dengan Israel. Artinya, lebih banyak barang yang diimpor jika dibandingkan dengan ekspor.
Besok, Komunitas Bukalapak Babel Rayakan Umur Ke 1 Tahun
Besok, Komunitas Bukalapak Babel Rayakan Umur Ke 1 Tahun
Sabtu, 09 Desember 2017 12:40 WIB
PANGKALPINANG - Komunitas Bukalapak Bangka Belitung, akan menggelar Perayaan satu tahun berdirinya komunitas jual beli online tersebut pada Minggu, (10/12)
Erzaldi Rosman Targetkan Ekonomi Syariah Babel 2018
Erzaldi Rosman Targetkan Ekonomi Syariah Babel 2018
Sabtu, 09 Desember 2017 13:28 WIB
SUNGAILIAT - Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan menyerukan seluruh umat Islam untuk bersatu dan memberikan kontribusi terhadap