Stok dan Harga Sembako Aman


Stok dan Harga Sembako Aman

JAKARTA - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memastikan ketersediaan kebutuhan pokok saat Ramadan dan Idulfitri 1438 akan mencukupi.

    "Stok aman. Pak Presiden mengingatkan jauh-jauh hari agar dipersiapkan. Kemudian harga Insyaallah juga aman," ujar Enggar di kompleks Istana Negara, Senin (3/4) kemarin.

    Saat ditanya mengenai antisipasi lonjakan harga, Enggar justru memprediksi sejumlah kebutuhan pokok seperti beras dan gula harganya akan turun. "Beras ada kemungkinan turun. Kemudian gula turun, Insyaallah turun. Untuk daging, daging kerbau standby," jelas dia.

    Sementara Dirut Badan Urusan Logistik (Bulog) Djarot Kusumayakti mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan langkah untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok. "Jawaban sederhana, kami siapkan stok cukup sebelum hari H itu terjadi," ujar Djarot, sembari menyebutkan, saat ini Bulog memiliki stok gula sekitar 460 ribu ton. Dengan stok sebanyak itu, maka pemerintah masih leluasa untuk melakukan intervensi pasar ketika terjadi lonjakan harga.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan jajarannya melakukan persiapkan menyambut bulan Ramadan dan Idulfitri 1438 sejak awal. Hal-hal yang menjadi perhatian Jokowi dalam rapat terbatas membahas persiapan menghadapi Ramadan dan Idulfitri tahun ini, antara lain ketersediaan bahan pokok dan keamanan sarana transportasi.

    "Menghadapi Idulfitri tahun ini, meski masih 2,5 bulan lagi, alangkah baiknya kita memberikan perhatian bersama terutama dalam rangka persiapan yang makin baik dari tahun ke tahun," ujarnya di kantor presiden.

    Persiapan menghadapi Ramadan dan Idulfitri sejak dini yang dilakukan pemerintah ini dimaksudkan agar segala hambatan yang ada di lapangan bisa dideteksi lebih awal. Presiden Jokowi berharap, dengan persiapan matang yang dilakukan, umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan tenang, aman, dan nyaman.

    "Saya berharap dengan persiapan yang lebih awal dan baik pada Ramadan tahun ini, saudara-saudara kita kaum muslimin dan muslimat bisa menjalankan ibadah puasanya dengan tenang, aman, dan nyaman," pungkas Jokowi.

    Sementara Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyebutkan, presiden memberi penekanan pada kesiapan transportasi mudik. Dengan telah dibangunnya sejumlah ruas jalan tol, jangan sampai insiden Brebes Exit (Brexit) terulang kembali. "Presiden juga meminta harga-harga yang pada waktu itu (tahun lalu-red) mengalami lonjakan begitu tinggi harus dikontrol. Baik beras, daging, minyak curah, cabai," jelas dia.

    Yang tidak kalah penting adalah mengenai jaminan keamanan bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa Ramadan dan Idulfitri.

    "Tadi diminta kepada Kapolri untuk segera mengkonsolidasikan. Terakhir soal transportasi, ada yang berbeda dengan tahun lalu. Nanti akan dioperasikan Roro dari Lampung-Jakarta-Semarang ke Surabaya. Itu bisa menekan lalu lintas (darat)," tambah Pramono. (fat/jpnn)







Berikan Komentar

Probis Lainnya
Pemerintah Yakin Mampu Bayar Utang
Pemerintah Yakin Mampu Bayar Utang
Rabu, 16 Agustus 2017 16:16 WIB
SURABAYA - Peningkatan utang pemerintah dibutuhkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur
Perusahaan Asal Italia Ini akan Investasikan 4 juta Dolar Amerika di Batam
Perusahaan Asal Italia Ini akan Investasikan 4 juta Dolar Amerika di Batam
Rabu, 16 Agustus 2017 16:11 WIB
BATAM - Salah satu penanam modal asing (PMA) asal Italia, Magnum memastikan akan menanamkan modal usahanya di kota Batam, Kepulauan
​Produksi Industri Mikro Babel Naik 4,87 Persen
​Produksi Industri Mikro Babel Naik 4,87 Persen
Selasa, 15 Agustus 2017 17:00 WIB
PANGKALPINANG - Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat produksi industri mikro dan kecil (IMK) pada triwulan II
Kapal Dharma Kartika I Berstandar Internasional, Komitmen Dukung Pariwisata Babel
Kapal Dharma Kartika I Berstandar Internasional, Komitmen Dukung Pariwisata Babel
Senin, 14 Agustus 2017 00:37 WIB
MUNTOK - PT Dharma Lautan Utama resmi menambah satu unit kapal penyeberangan tujuan Tanjung Kalian, Muntok-Tanjung Api-api, Banyuasin, Sumatera Selatan