Akhir dari Yahoo, Bakal Ganti Nama jadi Altaba


Akhir dari Yahoo, Bakal Ganti Nama jadi Altaba

Perusahaan internet besar di dunia, Yahoo mengonfirmasi kepala eksekutif mereka, Marissa Mayer telah berhenti dari dewan perusahaan, setelah Yahoo merger dengan Verizon.

Kabar Verizon meminang Yahoo ini sebenarnya sudah berembus sejak tahun lalu. Dan, Senin (9/1) kemarin semuanya terbukti. Yahoo pun diusulkan untuk mengganti nama perusahaannya menjadi Altaba Inc.

Kesepakatan itu terjadi setelah Mayer gagal mewujudkan upaya turnaround yang dimulai setelah kedatangannya pada 2012.

Lima anggota dewan direksi lain juga akan mengundurkan diri setelah kesepakatan tersebut ditutup, termasuk David Filo, pendiri Yahoo; dan Maynard Webb, yang menjadi ketua mesin pencari Internet tersebut.

Dari Wall Street Journal menyebutkan jajaran dewan direksi Yahoo yang tersisa akan mengikuti usulan untuk mengubah nama menjadi Altaba Inc.

Langkah tersebut akan dilakukan beriringan dengan proses perampungan transaksi akuisisi Verizon terhadap Yahoo.

Reuters melansir Yahoo memiliki kesepakatan untuk menjual bisnis inti internetnya yang meliputi periklanan digital, e-mail, dan media asetnya ke Verizon dengan nilai USD 4,8 miliar (sekitar Rp 63,9 triliun).

Yahoo setuju menjual properti web untuk Verizon di tengah kritik terkait dengan peretasan terhadap ratusan juta akun pengguna mesin pencari internet tersebut. (adk/jpnn)







Berikan Komentar

Probis Lainnya
Harga Cabai Rawit Turun Rp 20 Ribu
Harga Cabai Rawit Turun Rp 20 Ribu
Selasa, 17 Januari 2017 13:09 WIB
PANGKALPINANG - Harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kini Rp100.000 atau turun Rp20.000 per
Siapkan 33.372 Kursi Tambahan
Siapkan 33.372 Kursi Tambahan
Selasa, 17 Januari 2017 13:07 WIB
JAKARTGA - Sriwijaya Air Group menyediakan sebanyak 33.372 kursi tambahan untuk rute Jakarta – Pangkalpinang, Jakarta–Pontianak dan Palembang–Pangkalpinang.
Seleksi Alam E-Commerce Bakal Terjadi
Seleksi Alam E-Commerce Bakal Terjadi
Selasa, 17 Januari 2017 13:01 WIB
AKARTA - Booming situs e-commerce masih terjadi di negara-negara berkembang, salah satunya Indonesia.
Presiden Jokowi Menyebut Kenaikan Harga Cabai Karena Musim Buruk
Presiden Jokowi Menyebut Kenaikan Harga Cabai Karena Musim Buruk
Selasa, 10 Januari 2017 16:48 WIB
PEKALONGAN - Presiden Joko Widodo mengatakan kenaikan harga cabai rawit merah yang terjadi di beberapa daerah