Pelaku UMKM Dominasi Tax Amnesty


Pelaku UMKM Dominasi Tax Amnesty

JPNN.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Nusa Tenggara mencatat realisasi uang tebusan tax amnesty periode kedua mencapai Rp 57,567 miliar untuk wilayah Provinsi NTB dan NTT.

Nominal tersebut berhasil dikumpulkan dari 3.604 wajib pajak.

“Pengampunan pajak periode kedua ini lebih didominasi oleh wajib pajak pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM),” kata Kepala Kanwil DJP Nusra Suparno, Kamis (5/1).

Total nilai uang tebusan di NTB mencapai Rp 30,064 miliar.

Jumlah wajib pajak badan hukum (perusahaan) sebanyak 549 badan.

Sementara untuk wajib pajak orang pribadi sebanyak 1.264 orang.

Sementara itu, wajib pajak di wilayah NTT yang memanfaatkan program pengampunan pajak periode kedua sebanyak 1.791.

Perinciannya, wajib pajak orang pribadi sebanyak 1.197.

Sedangkan perusahaan/badan sebanyak 594. Nilai uang tebusan sebesar Rp 27,052 miliar.

“Animo masyarakat NTB untuk ikut pengampunan pajak cukup tinggi. Hanya saja masih didominasi UMKM,” imbuhnya. (luk)







Berikan Komentar

Probis Lainnya
Harga Bawang Putih Maksimal Rp 38 Ribu, Di Babel Rp 50 Ribu/Kg
Harga Bawang Putih Maksimal Rp 38 Ribu, Di Babel Rp 50 Ribu/Kg
Selasa, 16 Mei 2017 18:53 WIB
BANDUNG - Melejitnya harga bawang putih sepanjang April-Mei 2017 membuat pemerintah kelimpungan. Saat itu, harga bawang putih sempat menyentuh Rp
Tarif Listrik Dinaikkan, Pemerintah Hemat Rp 22 Triliun
Tarif Listrik Dinaikkan, Pemerintah Hemat Rp 22 Triliun
Senin, 08 Mei 2017 05:11 WIB
JAKARTA - PLN tahun ini sudah tiga kali menaikkan tarif dasar listrik kelompok daya 900 VA. Yakni, pada 1 Januari,
Bateng Pantau Harga Sembako
Bateng Pantau Harga Sembako
Senin, 08 Mei 2017 05:04 WIB
KOBA - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menurunkan tim khusus untuk memantau harga sembilan bahan kebutuhan pokok menjelang Ramadhan.
Stok dan Harga Sembako Aman
Stok dan Harga Sembako Aman
Rabu, 05 April 2017 09:42 WIB
JAKARTA - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memastikan ketersediaan kebutuhan pokok saat Ramadan dan Idulfitri 1438 akan mencukupi.