Jurus Penangkal Kram Otot


Jurus Penangkal Kram Otot

    Cara mengatasi kram otot tidak boleh sembarangan. Jika Anda menarik kaki atau bagian tubuh ke arah yang salah hal ini justru bisa memicu masalah lain. Kaki kram bisa disebabkan oleh kelelahan atau gangguan kesehatan lain. Berikut ini beberapa tips menangani kram otot, seperti dilansir laman MSN.

1. Minum Banyak Air.

    Banyak ahli menyarankan dehidrasi adalah penyebab utama kejang otot. Plus, ada begitu banyak upsides lain untuk minum lebih banyak air.

2. Elektrolit.

    Rendahnya tingkat natrium dan kalium bisa menjadi alasan kejang otot.

3. Vitamin.

    Studi menunjukkan magnesium, zinc, dan vitamin B, D dan E bisa membatasi kemungkinan Anda mengalami kram otot (atau setidaknya mengurangi rasa sakit).

4. Melompat-lompat.

    Ketika saraf kecil di otot kita lelah, kram bisa terjadi. Untungnya, latihan melompat (alias plyometrics) bisa mengatasi hal ini. Lakukan latihan ini beberapa kali seminggu setelah bekerja untuk membantu mencegah kejang.

5. Pemanasan dan Pendinginan.

    Sebuah pemanasan dan pendinginan yang tepat termasuk banyak peregangan bisa membuat Anda terhindar dari kram.(fny/jpnn)







Berikan Komentar

Lifestyle Lainnya
Kecanduan Smartphone Berakibat Fatal
Kecanduan Smartphone Berakibat Fatal
Rabu, 21 Juni 2017 16:10 WIB
SUDAH saatnya Anda melakukan detoksifikasi digital, terutama remaja karena smartphone bisa mengganggu kualitas tidur
Bahaya Wifi
Bahaya Wifi
Senin, 19 Juni 2017 12:14 WIB
SAAT ini banyak kalangan yang sangat bergantung pada Wireless Fidelity atau biasa disingkat WiFi.
Kurang Tidur Bisa Meningkatkan Kematian
Kurang Tidur Bisa Meningkatkan Kematian
Jum'at, 16 Juni 2017 15:12 WIB
TIDAK memiliki cukup tidur bisa melipatgandakan kemungkinan kematian akibat penyakit jantung atau stroke, terutama pada orang dengan faktor risiko
Tips Cegah Kencing Berlebihan
Tips Cegah Kencing Berlebihan
Kamis, 15 Juni 2017 15:04 WIB
CUKUP sulit untuk mendapatkan tidur malam yang nyenyak saat kandung kemih Anda terus-menerus mengganggu dengan memaksa melakukan banyak perjalanan