Rudal Canggih se Asean Dimiliki Indonesia
Jum'at, 04 Mei 2012 10:50 WIB | Dibaca 1.242 kali
Rudal Canggih se Asean Dimiliki Indonesia
Rudal Yakhont/P-800/Brahmos merupakan rudal buatan rusia yang hanya digunakan oleh 3 Negara saja di dunia ini yaitu Rusia,Indonesia dan India. Di India rudal ini dinamakan Brahmos, karena India sendiri mendapatkan lisensi untuk membuat rudal ini di India.
Rudal yang memiliki jarak tembak 300KM dengan kecepatan 2,5 Mach atau 2 Kali Lebih kecepatan suara. Rudal ini dapat ditembakkan di lewat Darat,Laut(Kapal Perang) dan Pesawat Tempur.namun rudal ini lebih condong diluncurkan lewat Kapal Perang ataupun di Darat, karena rudal ini sangat berat dan terbilang besar sehingga kurang cocok jika diluncurkan di pesawat tempur.
Indonesia memiliki rudal ini sejak tahun 2007 dan bulan kemarin diadakan Uji Coba Rudal Yakhont di Selat Sunda dengan sasaran nya KRI Teluk Bayur yang sudah dihapuskan dari kekuatan TNI-AL. Tidak dijelaskan berapa rudal yang dimiliki indonesia saat ini,namun jika dilihat dari perhitungan matematis bahwa rudal ini telah dipasang di 4 KRI di indonesia dan kedepan nya akan bertambah,dan setiap KRI dipasang 4 Rudal Yakhont. Untuk kawasan Asean saat ini Rudal Yakhont yang dimiliki indonesia lah yang sangat canggih di Asean untuk kelas rudal permukaan-permukaan dan permukaan-daratan. (int) 


comments powered by Disqus


EPaper Facebook twitter RSS
Beli Chromebook Terbaru, Gratis 1TB Google Drive
Beli Chromebook Terbaru, Gratis 1TB Google Drive
Raksasa Teknologi, Google memberikan tawaran menarik dengan memberikan gratis penyimpanan 1TB Google Drive gratis selama dua tahun untuk pengguna yang membeli Google Chromebook terbaru.
Persipas Bertekad Tembus Divisi Utama
Persipas Bertekad Tembus Divisi Utama
PANGKALPINANG - Klub sepak bola amatir Kota Pangkalpinang, Persipas, bertekad membanggakan masyarakat Pangkalpinang dengan menembus Divisi Utama Liga Indonesia pada musim 2015.
Dewan Pertanyakan Kesejahteraan Guru Honorer
Dewan Pertanyakan Kesejahteraan Guru Honorer
PANGKALPINANG - Wakil rakyat di DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), tampaknya sepakat menilai para guru jauh dari kesejahteraan. Terlebih kepada mereka yang menyandang status guru honorer yang hingga kini setia menuntut kesejahteraan, namun hanya beberapa yang ditolerir.
Mitra Radar