Tante Heidi Tinggalkan Suami dan 9 Anak demi Cowok Afrika


Tante Heidi Tinggalkan Suami dan 9 Anak demi Cowok Afrika

SUNDERLAND - Jatuh cinta membuat seorang ibu di Inggris bernama Heidi Hepworth nekat. Perempuan 44 tahun itu meninggalkan suami dan sembilan anaknya demi cowok Afrika yang 12 tahun lebih muda.

Bu Heidi sedang kesengsem oleh pria Gambia bernama Salieu Jallow. Keduanya juga terlihat seperti halnya anak muda yang sedang kasmaran.

Heidi sebenarnya masih dalam ikatan pernikahan dengan Andy. Tapi Heidi yang sudah menjadi istri Andy selama 23 tahun pergi ke Gambia demi menemui Salieu.

Menurut Andi, istrinya dan Salieu kenal melalui Facebook. Andy pun merasa kecewa dengan istrinya yang sedang mengalami krisis paruh baya.

“Seorang ibu yang peduli tak akan berpesiar keliling Afrika dengan pacar barunya,” ujar Andy yang berprofesi sebagai mekanik mobil kepada The SUN. Kini, polisi pun turun tangan menginvestigasi masalah rumah tangga Andy dengan Heidi.

Namun, Heidi membela diri. Dia beralasan tak bisa membawa serta anak-anaknya ke Afrika.

“Sangat sulit bagiku untuk meninggalkan anak-anakku. Tapi mereka tak bisa bersamaku sehingga aku tak punya pilihan,” katanya.

Heidi memiliki dua putra dan seorang putri sebelum menikahi Andy. Usia mereka antara 24 hingga 29 tahun.

Sedangkan dari pernikahan dengan Andy, Heidi dikaruniasi tiga putri yang masing-masing berusia 6, 9 dan 23 tahun, serta tiga putra masing-masing berusia 11, 17 dan 18 tahun.

“Yang tiga paling kecil bersama putri tertuaku. Dia pindah ke rumahku ketika aku pergi,” katanya.

Menurut Heidi, dirinya setiap malam menghubungi anak-anaknya melalui chatting di internet ataupun videocall. “Mereka terlihat bahagia dan aku tahu anak-anakku baik-baik saja,” katanya.

Bahkan, kata Heidi, anak-anaknya juga ngobrol secara online dengan Saliu. “Dan menjadi menyayanginya melalui pembicaraan online selama beberapa bulan ini,” tuturnya.

Heidi Hepworth (44) dan pacarnya yang 12 tahun lebih muda, Salieu. Foto: Facebook

Karena itu Heidi menegaskan, anggapan orang-orang bahwa dia pergi ke Gambia tanpa memikirkan anak-anaknya merupakan tuduhan keliru. Dia mengaku membutuhkan kebahagiaan di sisa usianya.

“Saya tak akan meminta maaf karena mengikuti hati saya. Aku sudah tak bahagia dalam waktu lama dan aku pikir aku telah menemukan seseorang untuk menghabiskan waktu bersama di sisa hidupku,” ujarnya.

Heidi menambahkan, dirinya dan Salieu sama-sama jatuh cinta. “Tak ada yang akan menghentikanku menikahinya,” ujar perempuan asal Hetton-le-Hole di Sunderland itu.

Heidi mengenal Salieu pada Februari lalu melalui Facebook. “Saat pertama kami ngobrol saling menanyakan hobi dan kehidupan masing-masing,” tutur Heidi.

Selain itu, Heidi juga menepis tuduhan suaminya yang menyebutnya telah mengirim foto seksi ke Salieu. Namun, Heidi memang setiap hari mengontak Salieu melalui WhatsApp.

“Setelah beberapa bulan kami saling berhubungan setiap hari melalui WhatsApp, dan aku tahu aku telah mengembangkan perasaan untuknya dan dia mengatakan hal sama,” katanya.

Bahkan, Heidi yang menyambangi cowok barunya di Gambia sudah tahu kepribadian Salieu dan keluarganya. Menurutnya, Salieu merupakan muslim yang taat.

Heidi tak mengingkari hasratnya untuk bercinta dengan Salieu yang berbodi atletis. Namun, Heidi harus membuang jauh-jauh keinginan itu.

“Kami tidur bareng di ranjang yang sama dan meskipun kami berciuman tapi tidak berhubungan seksual karena Salieu adalah muslim yang taat dan itu (bercinta, red) terlarang sebelum menikah. Aku menghormatinya karena aku mencintainya sepenuhnya,” tutur Heidi.

Heidi juga sudah bertemu keluarga Salieu di Gambia yang menjalani profesi sebagai petani di distrik Serekunda yang berjarak beberapa mil dari Banjul yang menjadi ibu kota negeri di Afrika Barat itu. Keduanya pun berpacaran dengan mengunjungi suaka monyet dan buaya.

“Sungguh indah bertemu keluarganya. Mereka menyenangkan dan sangat menerimaku. Aku merasa diterima di rumah mereka,” katanya.

Karena itu, Heidi akan segera mengurus perceraiannya dari Andy demi menikahi Salieu. “Aku akan menikahi Salieu ketika perceraiankan terwujud dan aku siap pindah ke agama Islam jika itu memang perlu,” ujarnya.(thesun/ara/jpnn) 







Berikan Komentar

Internasional Lainnya
Salju Sambut Jokowi, Presiden Afghanistan Berharap Berkah
Salju Sambut Jokowi, Presiden Afghanistan Berharap Berkah
Selasa, 30 Januari 2018 01:32 WIB
KABUL - Presiden Joko Widodo menyatakan dukungannya kepada Afghanistan untuk mewujudkan perdamaian. Jokowi -panggilan kondnag Joko Widodo- menyampaikan itu ketika
Gila! 103 Nyawa Melayang Demi Sebuah Pesan untuk Trump
Gila! 103 Nyawa Melayang Demi Sebuah Pesan untuk Trump
Senin, 29 Januari 2018 12:12 WIB
KABUL - Korban jiwa atas serangan Taliban di Kabul Afghanistan pekan lalu terus merangkak naik. Kemarin, Minggu (28/1) dipastikan setidaknya
Panas! Trump Minta Erdogan Berhenti Menyebar Kebohongan
Panas! Trump Minta Erdogan Berhenti Menyebar Kebohongan
Kamis, 25 Januari 2018 18:22 WIB
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan Turki agar tidak merusak tujuan bersama mereka di Syria. Peringatan terkait operasi
Uni Eropa Mendukung Yerusalem Jadi Ibu Kota Palestina
Uni Eropa Mendukung Yerusalem Jadi Ibu Kota Palestina
Rabu, 24 Januari 2018 12:43 WIB
BRUSSEL - Uni Eropa (UE) dan Amerika Serikat (AS) tak satu suara soal Yerusalem. Negeri Paman Sam ingin Yerusalem diserahkan