"Kami Mati di Aleppo, Anda Mati Di Sini." Dor! Dor! Dubes Pun Mati Ditembak


"Kami Mati di Aleppo, Anda Mati Di Sini." Dor! Dor! Dubes Pun Mati Ditembak

ANKARA – Teror bak film-film Hollywood terjadi di Turki. Seorang anggota pasukan khsusu Ankara, menembak mati Andrei Karlov, Dutabesar Rusia untuk Turki. Penembakan berlangsung di muka umum saat Karlov memberikan sambutan di pameran seni di Ankara, Turki.

Pelaku, Mevlut Mert Altintas, 22, berteriak, ”Allahu Akbar. Kami mati di Aleppo, Anda mati di sini,” sebelum membombardir Karlov dengan tembakan. Kemudian, dia menodongkan senjata itu ke pengunjung lain dan melukai tiga yang lain. Polisi pun bergerak cepat dengan menambak Altintas.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengutuk aksi tersebut. Putin mengatakan kalau aksi tersebut adalah bentuk provokasi yang bertujuan merusak normalisasi hubungan Rusia-Turki. ”Aksi itu juga menggangu proses perdamaian di Syria,” katanya.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga mengamini pernyataan Putin. ”Pembunuhan itu bertujuan untuk menghancurkan hubungan Turki-Rusia. Namun, pemerintah Rusia dan Republik Turki tidak akan jatuh dalam provokasi tersebut,” kata Erdogan.(BBC/CNN/AP/AFP/tia)







Berikan Komentar

Internasional Lainnya
Kejaksaan Investigasi Kasus Segepok Duit Penyumbat Toilet
Kejaksaan Investigasi Kasus Segepok Duit Penyumbat Toilet
Rabu, 20 September 2017 15:05 WIB
JENEWA - Kejaksaan Jenewa, Swiss, melakukan investigasi setelah menemukan segepok duit lembaran EUR 500 (Rp 7,8 juta) bernilai total USD
Bakar Pesantren karena Sakit Hati, 7 Bocah Renggut 23 Nyawa
Bakar Pesantren karena Sakit Hati, 7 Bocah Renggut 23 Nyawa
Senin, 18 September 2017 16:54 WIB
KUALA LUMPUR - Kebakaran di Darul Quran Ittifaqiyah Tahfiz Center Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis pagi (14/9) ternyata dipicu sakit hati.
Penembakan di Klub Malam Berlin, 1 Tewas dan Tiga Orang terluka
Penembakan di Klub Malam Berlin, 1 Tewas dan Tiga Orang terluka
Sabtu, 16 September 2017 19:06 WIB
JERMAN - Insiden penembakan terjadi di sebuah kelab malam di Berlin Barat, Jerman. Dilaporkan satu orang tewas dan tiga lainnya
Penjual Nasi Padang itu Kini Jadi Presiden Singapura
Penjual Nasi Padang itu Kini Jadi Presiden Singapura
Rabu, 13 September 2017 11:07 WIB
SINGAPURA - Rabu (13/9) hari ini, Halimah Yacob, 62 tahun, akan dilantik menjadi Presiden Singapura untuk masa jabatan enam tahun