Suasana Haru Warnai Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Sungailiat


Suasana Haru Warnai Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Sungailiat

Tumpeng Simbol Penghargaan Bagi Mantan Bupati Bangka

Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Sungailiat, ke 252 berlangsung di gedung DPRD Bangka, secara tidak langsung memberikan pembelajaran bagi generasi muda di Negeri Sepintu Sedulang  menghargai jasa pahlawan ( mantan Bupati..red) yang telah membangun daerah. 

Devi Dwi Putra - Sungailiat

SUASANA haru mewarnai Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Sungailiat, ke 252 yang berlangsung Jumat, (27/4), kemarin. Baik Legeslatif maupun Eksekutif turut mengundang sesepuh dan tokoh masyarakat Bangka, diantaranya yang hadir adalah mantan Bupati Bangka Periode 1993 - 1998 H Bustan Halik, dan istri mantan Bupati Bangka, Hj Noerhari Astuti Eko Maulana Ali.

Bersama mereka, duduk  tokoh masyarakat seperti mantan Pimpinan DPRD Bangka, dan tamu undangan lainnya. Rapat paripurna istimewa yang juga dihadiri oleh anggota dan pimpinan DPRD Bangka, hadir juga Plt Bupati Bangka, Rustamsyah dan Ketua TP PKK  Suryani Rustamsyah, Ketua Ikatan Keluarga Anggota DPRD (Ikad) Bangka Butet Mutia Parulian.

Suasana haru mulai terasa mana kala, Plt Bupati Bangka Rustamsyah didampinggi Ketua DPRD Bangka, Parulian Napitupulla memberikan nasi tumpeng kepada mantan Bupati periode 1993 - 1998 H Bustan Halik. Kemudian dilanjutkan pemberian potongan tumpeng oleh Ketua TP PKK Bangka Suryani Rustamsyah didampinggi Ketua IKAD DPRD Bangka, Bitet Mutia Parulian kepada istri dari mantan Bupati Bangka yang juga Gubernur Babel, Hj Noerhari Astuti Eko Maulana Ali.



Tak urung, suasana haru mulai terasa saat kedua orang pahlawan yang ikut membangun kabupaten Bangka ini menerima potongan tumpeng. Tanpa terasa air mata H Bustan Halik dan Hj Noerhari Astuti Eko Maulana Ali berlinang. Air mata yang menetas dari kelopak mata keduanya menandai rasa haru, dengan penghargaan Eksekutif maupun Legeslatif yang secara tidak langsung mengenang para pendahulu mereka dalam membangun daerah.

Suasana inipula harusnya menjadi contoh bagi generasi muda agar selalu ingat akan jasa para para tokoh yang turut menghabiskan tenaga, fikiran, untuk membawa kabupaten Bangka menjadi kabupaten terdepan di Bumi Serumpun Sebalai.

"Kita semuanya wajib bersyukur pemerintah dan masyarakat dapat kembali memperingati Hari Ulang Tahun Kota Sungailiat ke 252. Kita akui arah menuju ruang dan waktu 252 tahun lamanya bukan waktu yang singkat untuk dilalui," ujar Ketua DPRD Bangka, Parulian Napitupulla disela-sela acara.

Politisi PDI Perjuangan itu menyampaikan, berbagai rintangan hambatan dan gejolak dari generasi ke generasi kepemimpinan dalam pembangunan kota ini telah menandakan bahwa pertambahan usia tersebut mengisyaratkan bahwa kota yang dicintai ini sudah cukup tua dan telah banyak mengalami perubahan dan kemajuan.

Didampingi Wakil Ketua Rendra Basri dan Kemas Herman Susilo, Parulian melanjutkan dalam membangun daerah harus kolaboratif dan inovatif, semangat gotong royong harus ditingkatkan sinergitas antara pemerintah daerah, pelaku usaha akademisi dan masyarakat bisa terjalin dengan akrab sehingga tujuan pembangunan daerah dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan.

"Selain itu juga peningkatan kinerja antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dengan pemerintah desa, pemerintah daerah dengan dunia usaha dan masyarakat luas harus dijaga dengan baik. Kita semua harus terus berkoordinasi dan bersinergi dengan baik agar pembangunan daerah ini dapat berjalan dengan lancar dan pesat," katanya.

Hal senada ditambahkan Plt Bupati Bangka Rustamsyah,  mengingatkan bahwa tantangan jaman ke depan untuk membuat Kota Sungailiat lebih maju semakin besar. Oleh karena itu budaya Sepintu Sedang dan kearifan lokal tetap dilestarikan yang merupakan bentuk akulturasi budaya yang positif. Fakta menunjukan kota Sungailiat semakin diminati karena menjadi tempat tinggal yang asri dan tenang.

"Membawa ketenangan batin bagi penduduknya.Pemerintah harus berpikir inovatif mendesain pembangunanan yang terstruktur dan terkendali sehingga bisa memberikan warna tersendiri bagi negeri Kepulauan Bangka Belitung. Dengan budaya yang dimiliki masyarakat saya yakin pilkada tahun ini aman, damai dan sentosa," tandasnya.(**)







Berikan Komentar

Features Lainnya
Kisah Agus, Sopir Truk yang Akhirnya Bertemu Presiden Jokowi
Kisah Agus, Sopir Truk yang Akhirnya Bertemu Presiden Jokowi
Rabu, 09 Mei 2018 08:02 WIB
Agus Yuda, seorang sopir truk, bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (8/5), setelah menempuh 729 kilometer selama 23
Gaji Rp 450 Ribu, Guru Honorer Semangat Kuliah S1
Gaji Rp 450 Ribu, Guru Honorer Semangat Kuliah S1
Senin, 07 Mei 2018 21:25 WIB
TANGSEL - Susandi, guru honorer SD Negeri Gunung Sari di Kabupaten Sukabumi, Jabar, tetap semangat menuntut ilmu dengan berkuliah lagi.
KEK Sungailiat Ditetapkan Tahun 2018
KEK Sungailiat Ditetapkan Tahun 2018
Jum'at, 20 April 2018 10:28 WIB
MENTERI PARIWISATA ARIEF YAHYA menandaskan sesudah mengunjungi KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Sungailiat Bangka, Jumat (13/4-2018) dalam jumpa pers di
Menantikan Kejayaan TVRI di Tangan Si Raja Kuis Helmy Yahya
Menantikan Kejayaan TVRI di Tangan Si Raja Kuis Helmy Yahya
Selasa, 17 April 2018 23:21 WIB
Begitu menangani TVRI, tantangan berat sudah menanti Helmy Yahya. Mulai anggaran yang cekak, peralatan produksi yang menua, sampai masalah SDM