Pengendapan Dana TPP Dilaporkan ke KPK


Pengendapan Dana TPP Dilaporkan ke KPK

JAKARTA-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) benar-benar gerah dengan praktik pengendapan dana Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) yang biasa dilakukan di banyak daerah. Hari ini (28/1) hasil monitoring Inspektorat Jenderal (Irjen) Kemendikbud 2012 yang menemukan pengendapan sebesar Rp 10 triliun se Indonesia, dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Irjen Kemdikbud, Haryono Umar saat dikonfirmasi JPNN, Senin (28/1) mengatakan, laporan itu akan disampaikan oleh stafnya ke KPK. "Iya, yang dilaporkan hasil monitoring semeseter II 2012," kata mantan Pimpinan KPK itu.

Dia menyebutkan laporan ke KPK ini sebagapaya pencegahan penyimpangan dana pendidikan di daerah. Karena hasil temuan Itjen Kemdikbud, per semester II 2012 masih ada dana TPP sejbanyak Rp 10 triliun yang ngendon di rekening daerah.

Diketahui anggaran sektor pendidikan itu terbagi tiga. Pertama, yang di pusat di antaranya Kemendikbud sekitar Rp 73 triliun, Kemenag Rp36 triliun, serta di kementrian yang lain.

Kedua, dana transfer daerah yang ditransfer dari Kementrian Keuangan ke daerah sekitar Rp 220 triliun. Dan ketiga, namanya dana abadi pendidikan, itu sekitar Rp 5 triliun.

Nah, dana TPP ini masuk dalam dana transfer daerah yang masuk ke APBD. Sehingga sulit bagi Itjen Kemdikbud mengawasinya. Yang mengejutkan, ada daerah yang sampai Juli 2012 itu masih nol realisasinya.

Kepada media ini beberapa waktu lalu, Haryono Umar juga pernah menyatakan akan membawa temuannya ini ke KPK. "Kami akan membahasnya juga dengan KPK, dengan upaya pencegahan dari KPK. Juga soal bunganya itu kemana, itu bisa ke penindakan," tegasnyam.(fat/jpnn)





Berikan Komentar

Edukasi Lainnya
Medali Pertama Buat Babel dari Cabor Jalan Cepat 10.000 Meter
Medali Pertama Buat Babel dari Cabor Jalan Cepat 10.000 Meter
Selasa, 17 Oktober 2017 13:14 WIB
MAKASSAR -- Persembahan terbaik atlet jalan cepat andalan Babel tersebut membuat kabar gembira bagi masyarakat Babel, setelah dalam babak final
Bersaing Bermartabat di POMNAS XV Makassar
Bersaing Bermartabat di POMNAS XV Makassar
Minggu, 15 Oktober 2017 18:01 WIB
MAKASSAR - Pekan Olahraga Nasional Mahasiswa (POMNAS) XV kembali digelar tahun ini di Makassar, Sulawesi Selatan. Event dua tahunan
3 Sampai 4 Kali Ditolak itu Biasa
3 Sampai 4 Kali Ditolak itu Biasa
Jum'at, 06 Oktober 2017 13:06 WIB
SUNGAILIAT - Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Pahlawan 12 Sungailiat Bangka berhasil menembus jurnal internasional. Darol
Gelar Diskusi Bersama Mahasiswa, Gubernur Berikan Sepeda
Gelar Diskusi Bersama Mahasiswa, Gubernur Berikan Sepeda
Jum'at, 06 Oktober 2017 12:57 WIB
MERAWANG - Ada yang unik dihadirkan oleh Gubernur Babel Dr H Erzaldi Rosman saat berkunjung ke Universitas Bangka Belitung (UBB)