Edukasi
Reuni SMPN 1 dan SMAN 1 Kelapa Kampit
Jum'at, 24 Agustus 2012 11:48 WIB | Dibaca 406 kali
Reuni SMPN 1 dan SMAN 1 Kelapa Kampit
Bunga Band dan Ten 2 Five Hibur Masyarakat

KELAPAKAMPIT-Acara reuni SMPN 1 dan SMAN 1 Kelapa Kampit, Selasa (21/8) berlangsung meriah. Tak tanggung-tanggung, dalam reuni tersebut Bunga Band dan Teguh Ten 2 Five menghentak masyarakat Kelapa Kampit. 
Berdasarkan pantauan BE dilapangan, acara reuni yang sudah lama tidak dilangsungkan oleh alumni SMPN 1 dan SMAN 1 Kelapa Kampit selain meriah juga berlangsung hangat, karena pada malam acara reuni yang hadir tidak hanya mereka yang berada di Belitong, alumni yang saat ini hidup di luar daerah juga banyak berdatangan. Diantaranya AKBP Murry Miranda S.Ik. 
Tampak jelas suasana keakraban sebagai pelepas kerinduan baik sesama alumni dan guru-guru sekolah. Ketua panitia pelaksana, Hendra TSmengatakan, rangkaian acara yang disuguhkan dalam acara reuni adalah untuk dan dari masyarakat, tidak hanya ditujukan untuk alumni. 
Oleh karena itulah selain menyuguhkan hiburan, baik yang dipertunjukkan oleh artis Ibukota dan maupun kesenian daerah, pihak panitia juga akan menggelar kegiatan bazar yang akan berlangsung mulai tanggal 11 Agustus hingga 1 September mendatang.(mg1)


comments powered by Disqus


EPaper Facebook twitter RSS
Paket Buka Bersama di Puri 56 Mulai Rp 35 Ribu
Paket Buka Bersama di Puri 56 Mulai Rp 35 Ribu
PANGKALPINANG - Selama bulan Ramadhan, Puri 56 Hotel & Resto menghadirkan paket promo berbuka puasa dengan harga mulai dari Rp 35 ribu. Dengan budget tersebut , planggan sudah bisa menikmati berbuka puasa dengan menu tersedia secara prasmanan.
Barcelona Ingin Menjadi Facebook, Apple dan NASA
Barcelona Ingin Menjadi Facebook, Apple dan NASA
BARCELONA - Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu menyampaikan visinya untuk tim yang dipimpinnya. Bartomeu bertekad membawa Barca tampil dominan dalam beberapa tahun ke depan.
PGRI Pertanyakan Kebijakan Guru Wajib Meneliti
PGRI Pertanyakan Kebijakan Guru Wajib Meneliti
JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Sulistiyo mempertanyakan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mewajibkan guru untuk meneliti dan menulis karya ilmiah sebagai bagian kenaikan pangkat atau golongan karir.
Mitra Radar