Edukasi
Reuni SMPN 1 dan SMAN 1 Kelapa Kampit
Jum'at, 24 Agustus 2012 11:48 WIB | Dibaca 329 kali
Reuni SMPN 1 dan SMAN 1 Kelapa Kampit
Bunga Band dan Ten 2 Five Hibur Masyarakat

KELAPAKAMPIT-Acara reuni SMPN 1 dan SMAN 1 Kelapa Kampit, Selasa (21/8) berlangsung meriah. Tak tanggung-tanggung, dalam reuni tersebut Bunga Band dan Teguh Ten 2 Five menghentak masyarakat Kelapa Kampit. 
Berdasarkan pantauan BE dilapangan, acara reuni yang sudah lama tidak dilangsungkan oleh alumni SMPN 1 dan SMAN 1 Kelapa Kampit selain meriah juga berlangsung hangat, karena pada malam acara reuni yang hadir tidak hanya mereka yang berada di Belitong, alumni yang saat ini hidup di luar daerah juga banyak berdatangan. Diantaranya AKBP Murry Miranda S.Ik. 
Tampak jelas suasana keakraban sebagai pelepas kerinduan baik sesama alumni dan guru-guru sekolah. Ketua panitia pelaksana, Hendra TSmengatakan, rangkaian acara yang disuguhkan dalam acara reuni adalah untuk dan dari masyarakat, tidak hanya ditujukan untuk alumni. 
Oleh karena itulah selain menyuguhkan hiburan, baik yang dipertunjukkan oleh artis Ibukota dan maupun kesenian daerah, pihak panitia juga akan menggelar kegiatan bazar yang akan berlangsung mulai tanggal 11 Agustus hingga 1 September mendatang.(mg1)


comments powered by Disqus


EPaper Facebook twitter RSS
Beli Chromebook Terbaru, Gratis 1TB Google Drive
Beli Chromebook Terbaru, Gratis 1TB Google Drive
Raksasa Teknologi, Google memberikan tawaran menarik dengan memberikan gratis penyimpanan 1TB Google Drive gratis selama dua tahun untuk pengguna yang membeli Google Chromebook terbaru.
Persipas Bertekad Tembus Divisi Utama
Persipas Bertekad Tembus Divisi Utama
PANGKALPINANG - Klub sepak bola amatir Kota Pangkalpinang, Persipas, bertekad membanggakan masyarakat Pangkalpinang dengan menembus Divisi Utama Liga Indonesia pada musim 2015.
Dewan Pertanyakan Kesejahteraan Guru Honorer
Dewan Pertanyakan Kesejahteraan Guru Honorer
PANGKALPINANG - Wakil rakyat di DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), tampaknya sepakat menilai para guru jauh dari kesejahteraan. Terlebih kepada mereka yang menyandang status guru honorer yang hingga kini setia menuntut kesejahteraan, namun hanya beberapa yang ditolerir.
Mitra Radar