Edukasi
Reuni SMPN 1 dan SMAN 1 Kelapa Kampit
Jum'at, 24 Agustus 2012 11:48 WIB | Dibaca 505 kali
Reuni SMPN 1 dan SMAN 1 Kelapa Kampit
Bunga Band dan Ten 2 Five Hibur Masyarakat

KELAPAKAMPIT-Acara reuni SMPN 1 dan SMAN 1 Kelapa Kampit, Selasa (21/8) berlangsung meriah. Tak tanggung-tanggung, dalam reuni tersebut Bunga Band dan Teguh Ten 2 Five menghentak masyarakat Kelapa Kampit. 
Berdasarkan pantauan BE dilapangan, acara reuni yang sudah lama tidak dilangsungkan oleh alumni SMPN 1 dan SMAN 1 Kelapa Kampit selain meriah juga berlangsung hangat, karena pada malam acara reuni yang hadir tidak hanya mereka yang berada di Belitong, alumni yang saat ini hidup di luar daerah juga banyak berdatangan. Diantaranya AKBP Murry Miranda S.Ik. 
Tampak jelas suasana keakraban sebagai pelepas kerinduan baik sesama alumni dan guru-guru sekolah. Ketua panitia pelaksana, Hendra TSmengatakan, rangkaian acara yang disuguhkan dalam acara reuni adalah untuk dan dari masyarakat, tidak hanya ditujukan untuk alumni. 
Oleh karena itulah selain menyuguhkan hiburan, baik yang dipertunjukkan oleh artis Ibukota dan maupun kesenian daerah, pihak panitia juga akan menggelar kegiatan bazar yang akan berlangsung mulai tanggal 11 Agustus hingga 1 September mendatang.(mg1)





comments powered by Disqus


EPaper Facebook twitter RSS
Saatnya Meningkatkan Kompetensi Pekerja
Saatnya Meningkatkan Kompetensi Pekerja
JAKARTA - Peringatan May Day atau Hari Buruh se-dunia tahun ini, tetap diwarnai aksi demo dengan turun ke jalan. Belum ada suatu kreativitas yang lebih berbasis peningkatan sumber daya pekerja atau sejenis pendidikan dan pelatihan, lomba atau peningkatan produktivitas.
Rio Kembali Gagal Finis
Rio Kembali Gagal Finis
JAKARTA - Pebalap Formula 1 Indonesia, Rio Haryanto, terhenti pada perlombaan Grand Prix Rusia 2016, di Sirkuit Sochi Autodrom, Rusia, Minggu, karena tertabrak mobil pebalap Force India, Nico Hulkenberg. Tabrakan itu menurut akun Twitter resmi Formula 1,
Hanya 10 Persen Guru Berkualitas
Hanya 10 Persen Guru Berkualitas
JAKARTA - Ini ancaman bagi guru-guru yang tidak berkualitas. Sebanyak 5,5 juta calon guru dari Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) se-Indonesia siap menggeser posisi mereka.
Mitra Radar