Jika Guru Honorer jadi CPNS, Jangan Menumpuk di Kota


Jika Guru Honorer jadi CPNS, Jangan Menumpuk di Kota

TASIKMALAYA - Pemerintah pusat dan Pemkab Tasikmalaya diminta melakukan pemerataan guru PNS. Hal itu dilakukan saat guru honorer diangkat menjadi CPNS nanti.

Menurut Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya Ami Fahmi ST, rasanya percuma pemerintah pusat mengangkat banyak guru honorer atau sukwan menjadi PNS, kalau penyebarannya tidak merata.

”Pemerintah harus mempertimbangkan pemerataan PNS disetiap kecamatan,” ujar Ami seperti diberitakan Radar Tasikmalaya (Jawa Pos Group).

Jangan sampai, kata Ami, ketika di Kabupaten Tasikmalaya ada ratusan guru honorer yang diangkat menjadi PNS, diposisikan di wilayah perkotaan.

Sementara sekolah di pelosok seperti contoh di Kecamatan Cipatujah masih kekurangan guru PNS.

”Ini akan berpengaruh terhadap kualitas pendidikan peserta didik. Jika di satu sekolah hanya ada satu sampai dua PNS,” paparnya.

Jadi Komisi IV, terang Ami, minta kepada pemerintah daerah untuk melakukan redistribusi guru PNS di Kabupaten Tasikmalaya supaya tidak berkumpul di perkotaan.

”Kalau bisa dua tahun sekali, ada rolling PNS. Jadi wajar di-rolling, karena sebagai PNS ini merupakan pengabdian untuk pendidikan,”terangnya.

Komisi IV juga, tambah Ami, mendukung sepenuhnya pengangkatan secara bertahap guru honorer atau sukwan yang sudah diajukan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 4.000 ke pemerintah pusat.

”Kalau bisa guru sukwan dan honorer diangkat semua menjadi PNS, supaya tanggung jawabnya terhadap dunia pendidikan menjadi besar. Dengan catatan siap ditugaskan di mana saja, jangan hanya di satu daerah,” jelasnya. (dik)







Berikan Komentar

Edukasi Lainnya
Legislator Biak Tuntut Penyelesaian Honor Guru Kontrak
Legislator Biak Tuntut Penyelesaian Honor Guru Kontrak
Senin, 15 Januari 2018 13:54 WIB
KETUA Komisi III DPRD Kabupaten Biak Numfor, Papua Benyamin Maran meminta jajaran Dinas Pendidikan Biak untuk menyelesaikan tuntutan pembayaran status
Undiksha Mencatat Rekor Muri Tari Pendet Disabilitas
Undiksha Mencatat Rekor Muri Tari Pendet Disabilitas
Senin, 15 Januari 2018 13:51 WIB
SINGARAJA - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Bali mencatat rekor di Museum Rekor Indonesia (Muri) untuk tari pendet disabilitas massal
Anak Putus Sekolah Dasar di Bateng 0,33 Persen
Anak Putus Sekolah Dasar di Bateng 0,33 Persen
Senin, 15 Januari 2018 13:46 WIB
KOBA - Data terakhir yang telah dihimpun oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel),
Majukan Pendidikan Kuliner, SMART Gandeng AKPINDO
Majukan Pendidikan Kuliner, SMART Gandeng AKPINDO
Selasa, 09 Januari 2018 05:16 WIB
JAKARTA - Pemerintahan Presiden Jokowi-JK menggenjot sektor pariwisata untuk meraup devisa negara pada tahun ini.