Listrik Padam Jadi 'Momok' Gelaran UNBK


Listrik Padam Jadi 'Momok' Gelaran UNBK


    KOBA - Padamnya listrik secara tiba-tiba tetap dikhawatirkan oleh pihak sekolah menengah di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) yang saat ini menggelar proses Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2017 ini. 

    Sementara itu, Kepala Sekolah SMK N 2 Koba, Rusdianto mengatakan jika gelaran UNBK ini adalah perdana. Untuk itu, berbagai kesiapan maksimal dilakukan pihaknya sebelum ujian berlangsung agar tidak menuai kendala, selain itu pihaknya telah dua kali melakukan simulasi. kendati demikian yang menjadi kekhawatiran yaitu bilamana listrik padam tiba-tiba saat proses ujian berlangsung. "Ya itulah yang kami takuti, namun sejak sepekan lalu kami secara resmi melayangkan surat oermohonan kepada pihak PLN rayon Koba agar dapat memaksimalkan sistem kerja listrik selama empat hari kedepan terhitung hari ini (kemarin-red) guna menyukseskan UNBK di sekolah," ujar Rusdianto kepada RB di ruang kerjanya, Senin (3/4) pagi kemarin.

    Dalam pelaksanaan UNBK ini, pihaknya menerapkan sistem dua sesi pengerjaannya dikarenakan hanya menggunakan tiga lokal kelas saja, sementara total siswa kelas XII mengikuti sebanyak 221 siswa. "Sebelumnya, komputer sudah dicek semua dalam keadaan prima. dalam satu ruangan, kami maksimalkan ada 40 komputer serta siswanya dan ada lebihnya lagi untuk pengganti jika ada kendala. Namun di sesi lain ada juga hanya 37 komputer beserta siswanya dan juga di lebihkan lagi komputer untuk antisipasi hal yang sama. selain itu, juga ada lebih dari 10 unit laptop untuk membackup," ungkapnya.

Lanjutnya, pada tahun 2016 lalu yang notabenya belum dilakukan oleh pihaknya menerapkan UNBK karena belum ada kesiapan serta dukungan dari APBN belum memadai untuk memfasilitasi jaringan. Namun pada 2017 ini, bisa dikatakan sudah diterapkan dengan APBN yang baru memfasilitasi. "Target dan harapan kami, insya Allah lulus semua siswanya. Selain itu pula, dapat tetap mempertahankan peringkat dan nilai pada tahun-tahun sebelumnya dimana hasil UN sekolah kami meraih nilai tertinggi di Kabupaten Bateng," tukas Rusdianto.

    Sementara Julian seorang peserta UNBK SMKN 2 Koba didampingi sejumlah siswa lainnya mengatakan, untuk persiapan yang dilakukan bersama temannya dalam menghadapi pelaksanaan UNBK ini yakni fokus belajar sejak jauh hari sehingga dengan begitu dapat maksimal mengerjakan UN yang diterapkan perdana berbasis komputer di sekolah saat ini. "Selain fokus belajar sejak jauh hari, sejumlah kegiatan pelatihan di sekolah untuk mempersiapkan ujian nasional ini. selain itu, try out pun kami ikuti walaupun bersifat uji coba agar tidak gelabakan di saat hari H nya," ungkap Julian. (cr3)







Berikan Komentar

Edukasi Lainnya
2018, Gaji Guru Kontrak di Bawah UMP
2018, Gaji Guru Kontrak di Bawah UMP
Selasa, 12 Desember 2017 14:02 WIB
PALANGKA RAYA - Sebanyak 2.280 orang tenaga guru yang dikontrak oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng akan digaji Rp1,5 juta. Gaji
Sekolah Terapkan Larangan Siswa Bawa Motor
Sekolah Terapkan Larangan Siswa Bawa Motor
Minggu, 10 Desember 2017 05:26 WIB
PALANGKA RAYA - Sekolah- sekolah di Kota Palangka Raya, Kalteng, sudah menerapkan aturan larangan bagi pelajar untuk mengendarai sepeda motor
Konten Khilafah dan Jihad Masuk Soal Ujian, UAS Dibatalkan
Konten Khilafah dan Jihad Masuk Soal Ujian, UAS Dibatalkan
Sabtu, 09 Desember 2017 13:20 WIB
JOMBANG - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang, Jawa Timur menarik seluruh soal dan hasil ujian pascapolemik munculnya materi khilafah dalam
Jika Guru Honorer jadi CPNS, Jangan Menumpuk di Kota
Jika Guru Honorer jadi CPNS, Jangan Menumpuk di Kota
Kamis, 07 Desember 2017 04:58 WIB
TASIKMALAYA - Pemerintah pusat dan Pemkab Tasikmalaya diminta melakukan pemerataan guru PNS. Hal itu dilakukan saat guru honorer diangkat menjadi