Kasus Anis Matta


Kasus Anis Matta

PKS Pangkalpinang Nilai Ada Kesalahan Administrasi
   
PANGKALPINANG - Anggota DPRD Pangkalpinang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dodi Kusdian menyatakan mungkin ada kesalahan administratif terkait kasus dugaan suap pengalokasian dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID) yang menyeret nama Wakil Ketua DPR dari PKS,Anis Matta. "Mungkin ada kesalahan administratif mengenai hal tersebut.Saya tidak bisa banyak berkomentar," kata Dodi, Kamis (19/4).
   
Dodi yang merupakan ketua Fraksi KSBB DPRD Pangkalpinang tersebut menyatakan, sebagai kader PKS, dirinya masih berbaik sangka pada Anis Matta yang dituding oleh anggota DPR lainnya dari Fraksi PAN, Wa Ode Nurhayati sebagai pangkal masalah kasus DPPID. "Positive thinking(berpikir positif,red) saja, semua kader PKS dididik dengan satu mindset(pola pikir,red) yang sama, tidak mungkin outputnya bisa berbeda-beda," kata Dodi yang telah dua periode menjabat sebagai Anggota DPRD Pangkalpinang tersebut.
   
Dodi menegaskan, semua kader PKS dibina dengan pola pembinaan yang sama berdasarkan azas-azas kebaikan. Oleh karena itu, dia tidak percaya jika ada salah satu kader yang menyeleweng. Sebelumnya, usai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (18/4), Wa Ode yang menjadi tersangka dalam dugaan suap pengalokasian dana PPID menuding Anis Matta, sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menjadi pangkal permasalahan tuduhan tersebut. Menurut Wa Ode, hal tersebut terjadi karena Anis telah meminta Menteri Keuangan untuk menandatangani surat yang bertentangan dengan hasil rapat Badan Anggaran.(ant/rb)





Berikan Komentar

Demokrasi Lainnya
DPD PDIP Babel Gelar Silaturrahmi
DPD PDIP Babel Gelar Silaturrahmi
Senin, 23 April 2018 11:02 WIB
PANGKALPINANG - Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Bangka Belitung (Babel) menggelar silahtuhrahmi dengan ratusan tokoh senior PDI Perjuangan
KPU Polisikan Perusak Baliho Pilgub Jatim
KPU Polisikan Perusak Baliho Pilgub Jatim
Senin, 23 April 2018 11:01 WIB
SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo, Jawa Timur mengancam akan melaporkan orang-orang yang merusak alat peraga kampanye (APK) ke
Kepentingan Tak Terakomodir, Koalisi Jokowi Langsung Bubar
Kepentingan Tak Terakomodir, Koalisi Jokowi Langsung Bubar
Senin, 23 April 2018 10:59 WIB
KOALISI parpol pendukung Joko Widodo bisa terancam bubar menjelang Pilpres digelar. Kondisi ini biasanya terjadi jika ada kepentingan salah satu
Partai Allah Vs Partai Setan, Yusril: Itu Sah Saja
Partai Allah Vs Partai Setan, Yusril: Itu Sah Saja
Selasa, 17 April 2018 09:15 WIB
JAKARTA - Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra menilai ucapan politikus PAN Amien Rais soal partai Allah dan partai