Demokrasi
Kasus Anis Matta
Jum'at, 20 April 2012 09:49 WIB | Dibaca 389 kali
Kasus Anis Matta
PKS Pangkalpinang Nilai Ada Kesalahan Administrasi
   
PANGKALPINANG - Anggota DPRD Pangkalpinang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dodi Kusdian menyatakan mungkin ada kesalahan administratif terkait kasus dugaan suap pengalokasian dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID) yang menyeret nama Wakil Ketua DPR dari PKS,Anis Matta. "Mungkin ada kesalahan administratif mengenai hal tersebut.Saya tidak bisa banyak berkomentar," kata Dodi, Kamis (19/4).
   
Dodi yang merupakan ketua Fraksi KSBB DPRD Pangkalpinang tersebut menyatakan, sebagai kader PKS, dirinya masih berbaik sangka pada Anis Matta yang dituding oleh anggota DPR lainnya dari Fraksi PAN, Wa Ode Nurhayati sebagai pangkal masalah kasus DPPID. "Positive thinking(berpikir positif,red) saja, semua kader PKS dididik dengan satu mindset(pola pikir,red) yang sama, tidak mungkin outputnya bisa berbeda-beda," kata Dodi yang telah dua periode menjabat sebagai Anggota DPRD Pangkalpinang tersebut.
   
Dodi menegaskan, semua kader PKS dibina dengan pola pembinaan yang sama berdasarkan azas-azas kebaikan. Oleh karena itu, dia tidak percaya jika ada salah satu kader yang menyeleweng. Sebelumnya, usai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (18/4), Wa Ode yang menjadi tersangka dalam dugaan suap pengalokasian dana PPID menuding Anis Matta, sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menjadi pangkal permasalahan tuduhan tersebut. Menurut Wa Ode, hal tersebut terjadi karena Anis telah meminta Menteri Keuangan untuk menandatangani surat yang bertentangan dengan hasil rapat Badan Anggaran.(ant/rb)





comments powered by Disqus


EPaper Facebook twitter RSS
Saatnya Meningkatkan Kompetensi Pekerja
Saatnya Meningkatkan Kompetensi Pekerja
JAKARTA - Peringatan May Day atau Hari Buruh se-dunia tahun ini, tetap diwarnai aksi demo dengan turun ke jalan. Belum ada suatu kreativitas yang lebih berbasis peningkatan sumber daya pekerja atau sejenis pendidikan dan pelatihan, lomba atau peningkatan produktivitas.
Rio Kembali Gagal Finis
Rio Kembali Gagal Finis
JAKARTA - Pebalap Formula 1 Indonesia, Rio Haryanto, terhenti pada perlombaan Grand Prix Rusia 2016, di Sirkuit Sochi Autodrom, Rusia, Minggu, karena tertabrak mobil pebalap Force India, Nico Hulkenberg. Tabrakan itu menurut akun Twitter resmi Formula 1,
Hanya 10 Persen Guru Berkualitas
Hanya 10 Persen Guru Berkualitas
JAKARTA - Ini ancaman bagi guru-guru yang tidak berkualitas. Sebanyak 5,5 juta calon guru dari Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) se-Indonesia siap menggeser posisi mereka.
Mitra Radar