Demokrasi
Kasus Anis Matta
Jum'at, 20 April 2012 09:49 WIB | Dibaca 195 kali
Kasus Anis Matta
PKS Pangkalpinang Nilai Ada Kesalahan Administrasi
   
PANGKALPINANG - Anggota DPRD Pangkalpinang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dodi Kusdian menyatakan mungkin ada kesalahan administratif terkait kasus dugaan suap pengalokasian dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID) yang menyeret nama Wakil Ketua DPR dari PKS,Anis Matta. "Mungkin ada kesalahan administratif mengenai hal tersebut.Saya tidak bisa banyak berkomentar," kata Dodi, Kamis (19/4).
   
Dodi yang merupakan ketua Fraksi KSBB DPRD Pangkalpinang tersebut menyatakan, sebagai kader PKS, dirinya masih berbaik sangka pada Anis Matta yang dituding oleh anggota DPR lainnya dari Fraksi PAN, Wa Ode Nurhayati sebagai pangkal masalah kasus DPPID. "Positive thinking(berpikir positif,red) saja, semua kader PKS dididik dengan satu mindset(pola pikir,red) yang sama, tidak mungkin outputnya bisa berbeda-beda," kata Dodi yang telah dua periode menjabat sebagai Anggota DPRD Pangkalpinang tersebut.
   
Dodi menegaskan, semua kader PKS dibina dengan pola pembinaan yang sama berdasarkan azas-azas kebaikan. Oleh karena itu, dia tidak percaya jika ada salah satu kader yang menyeleweng. Sebelumnya, usai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (18/4), Wa Ode yang menjadi tersangka dalam dugaan suap pengalokasian dana PPID menuding Anis Matta, sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menjadi pangkal permasalahan tuduhan tersebut. Menurut Wa Ode, hal tersebut terjadi karena Anis telah meminta Menteri Keuangan untuk menandatangani surat yang bertentangan dengan hasil rapat Badan Anggaran.(ant/rb)


comments powered by Disqus


EPaper Facebook twitter RSS
Hut ke-12, GMC Tawarkan Spesial Promo
Hut ke-12, GMC Tawarkan Spesial Promo
PANGKALPINANG-Dalam rangka memperingati ulang tahun yang ke 12 Grand Millenium Club (GMC) yang beralamat di Jalan Soekarno Hatta 198 AB Pangkalpinang menghadirkan spesial promo.
RESMI: Massimo Moratti Tinggalkan FC Internazionale
RESMI: Massimo Moratti Tinggalkan FC Internazionale
Keputusan mengejutkan diambil oleh Massimo Moratti dengan meninggalkan jabatan sebagai Presiden Kehormatan FC Internazionale, di mana itu merupakan posisi yang ditawarkan oleh Erick Thohir pada November kemarin, setelah pengusaha asal Indonesia itu menguasai saham mayoritas klub.
Lulus SMK Dapat Sertifikat Ahli
Lulus SMK Dapat Sertifikat Ahli
JAKARTA - Lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) tahun depan patut berbangga. Sebab, setelah lulus dari bangku sekolah, mereka langsung diberi sertifikat keahlian oleh pemerintah. Dengan demikian, mereka bisa bersaing dengan tenaga kerja asing yang bebas masuk Indonesia.
Mitra Radar