Pilpres 2019 Jangan Dua Putaran, Utang LN Sangat Bersar


Pilpres 2019 Jangan Dua Putaran, Utang LN Sangat Bersar

JAKARTA - Pengamat komunikasi politik Emrus Sihombing menilai ada dua persoalan besar bila Pilpres 2019 berlangsung dua putaran. Pertama, bakal menyedot dana APBN yang luar biasa.

Padahal, kata Emrus, Indonesia harus membayar bunga dan angsuran utang luar negeri yang mencapai empat ribuan triliun rupiah beberapa waktu ke depan.

"Kedua, paslon yang kalah pada putaran pertama dan para partai pengusungnya sebagai subjek politik, sangat terbuka kemungkinan mengarahkan kader, simpatisan dan suara pemilihnya ke paslon tertentu," ujar Emrus.

Menurut Emrus, kemungkinan itu membuka peluang paslon peraih suara terbanyak di putaran pertama kalah di putaran kedua.
"Dari aspek pertukaran sosial dan politik, dukungan paslon yang kalah di putaran pertama dipastikan mendapat imbalan politik dalam bentuk perolehan kekuasaan lima tahun ke depan," ucapnya.

Emrus mengemukakan pandangannya, karena ada proposisi ilmiah dalam bidang ilmu politik yang sudah teruji dan tak terbantahkan hingga kini. Yaitu, tidak ada makan siang yang gratis dalam dunia politik.

Pengajar di Universitas Pelita Harapan ini kemudian menyarankan agar keinginan membentuk tiga paslon di Pilpres 2019 diurungkan.

Emrus menilai, lebih baik upaya komunikasi politik diarahkan untuk mempertemukan berbagai kepentingan para aktor dan partai politik, sehingga sampai pada titik kompromi politik untuk mengusung dua paslon di Pilpres 2019. (gir/jpnn)







Berikan Komentar

Demokrasi Lainnya
Soal Radar Bogor, Megawati Keluarkan Tiga Maklumat
Soal Radar Bogor, Megawati Keluarkan Tiga Maklumat
Senin, 04 Juni 2018 08:15 WIB
JAKARTA - Kader dan simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggeruduk kantor Radar Bogor beberapa waktu lalu. ‎Mereka tidak segan-segan
Duet Jokowi-Prabowo Tidak Cocok
Duet Jokowi-Prabowo Tidak Cocok
Kamis, 26 April 2018 14:54 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyatakan wacana duet Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai Gerindra
Anies Diramal jadi Juru Selamat Negeri
Anies Diramal jadi Juru Selamat Negeri
Kamis, 26 April 2018 14:51 WIB
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tidak tersanjung atas pernyataan politikus senior PAN Amien Rais, yang menyebut dia
Sekjen PKPI Telah Diperiksa Polisi, Terkait Pelaporan KPU
Sekjen PKPI Telah Diperiksa Polisi, Terkait Pelaporan KPU
Kamis, 26 April 2018 14:50 WIB
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Imam Anshori telah menjalani pemeriksaan terkait laporan kepolisian terhadap Komisioner