10 Partai Politik Sudah Input Sipol


10 Partai Politik Sudah Input Sipol

Anggota KPU Kabupaten Bangka Tengah, Rusdi, Senin (16/10), mengatakan masih banyak partai politik yang belum melaporkan berkas administrasi kepengurusan partai politik dan pihaknya menunggu hari ini hingga pukul 24.00 WIB.

"Batas waktu penyampaian berkas hari ini Senin (16/10) dan ditunggu hingga larut malam. Data yang kami terima baru 10 partai politik yang menyampaikan atau melaporkan berkas administrasi," ujarnya.

Ke-10 partai politik yang sudah menyampaikan dokumen administrasi yaitu Nasdem, Perindo, PPP, Gerindra, PKS, PDIP, PSI, Golkar, Berkarya dan PAN. "Jika sampai batas waktu yang sudah ditentukan masih ada partai politik yang belum menyampaikan laporan maka dokumen administrasi partai politik tersebut tidak dilakukan penelitian lebih lanjut," ujarnya.

Namun demikian kata dia, bukan ranah pihaknya menyatakan partai politik tersebut tidak bisa menjadi peserta pemilu mendatang karena keputusan tersebut menjadi ranahnya KPU RI. "Kami hanya menyampaikan data hasil faktualisasi partai politik yang disingkronisasikan dengan Sipol," katanya.

Rusdi menjelaskan, partai politik bisa mengikuti pemilu apabila memiliki 75 persen kepengurusan tingkat kabupaten/kota, 50 persen tingkat kecamatan dan 100 persen di tingkat provinsi.

"Kendati ada partai politik yang tidak menyampaikan dokumen kepengurusan ke KPU namun tetap bisa mengikuti pemilu asalkan 75 persen pengurusan tingkat kabupaten/kota, 50 persen tingkat kecamatan dan 100 persen kepengurusan tingkat provinsi," jelasnya.

Dari 10 partai politik yang sudah menyampaikan dokumen kepengurusan ternyata masih ada beberapa persyaratan yang belum lengkap dan harus dilengkapi sampai batas waktu yang sudah ditentukan.

"Namun semua partai politik sudah melakukan input sistem informasi partai politik (Sipol) dan itu syarat bagi partai politik untuk bisa mengikuti pemilu," katanya. Disisi lain, hingga Senin sore kemarin, Komisioner KPU Kota Pangkalpinang Divisi SDM dan Parmas, Wahyu Gusna mengatakan pihaknya telah menerima 13 partai politik yang mendaftar sebagai calon perserta Pemilu 2019.

"Sampai hari ini kami sudah menerima 13 parpol yang melengkapi persyaratan administrasi. Untuk pendaftaran akan ditutup malam ini pukul 24.00 WIB," katanya. Ke-13 parpol yang telah mendaftar dan melengkapi persyaratan yakni Perindo, Nasdem, PSI, PKS, PPP, PDIP, Hanura, Gerindra, Golkar, Berkarya, PAN, Garuda dan Demokrat. Wahyu mengatakan, berdasarkan hasil Pemilu 2014 ada 13 partai politik. Namun kemungkinan tahun ini akan bertambah lagi, karena saat ini sudah ada beberapa partai baru yang mendaftar ke KPU.

"Sampai hari ini partai baru yang sudah menghubungi yakni Partai Idaman dan tiga partai yang terlebih dulu mendaftar yaitu Perindo, PSI dan Berkarya. Untuk Partai Idaman akan kami tunggu sampai pukul 24.00 WIB sesuai jadwal yang ditetapkan secara nasional," ujarnya. Dikatakannya ke-13 parpol sudah memenuhi persyaratan dan mendapatkan tanda terima dari KPU.

Sementara di Babar, 14 partai politik mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka Barat. "Hingga pukul 20.00 WIB, kami telah menerima sebanyak 14 berkas pendaftaran parpol, kemungkinan masih bertambah karena waktu pendaftaran masih dibuka hingga pukul 24.00 WIB," kata Komisioner KPU Kabupaten Bangka Barat Harpandi.

Ia mengatakan 14 parpol yang sudah menyerahkan berkas pendaftaran adalah Partai Persatuan Indonesia, Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Solidaritas Indonesia.

Selanjutnya, Partai Golongan Karya, Partai Berkarya, PDI Perjuangan, Partai Nasional Demokrat, Partai Hati Nurani Rakyat, Partai Demokrat, Partai Gerakan Perubahan Indonesia, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Islam Damai Aman, dan Partai Amanat Nasional.

"Pengurus parpol banyak yang memanfaatkan hari terakhir untuk menyerahkan berkas pendaftaran yang kami buka sejak tanggal 3 hingga 16 Oktober 2017," kata dia.

Ia mengatakan hingga saat ini sudah ada sebanyak 16 parpol yang terdata di Kantor Kesbangpol Kabupaten Bangka Barat, tetapi masih ada yang belum menyerahkan berkas syarat pendaftaran ke KPU Kabupaten Bangka Barat.

"Pada tahap pendaftaran ini kami juga akan melakukan pengecekan jumlah KTP elektronik dan kartu anggota yang terdata dalam aplikasi Sipol KPU. Jika masih ada kekurangan atau ketidakcocokan maka akan diperbaiki," kata dia.

Ia mengakui masih ada beberapa parpol yang berkas persyaratan pendaftarannya terdapat ketidakcocokan antara data Sipol dengan daftar nama, tetapi tidak menjadi masalah dan pihak penyelenggara masih bisa menerimanya.

"Meskipun kelengkapan berkas berupa fotokopi kartu tanda anggota dan KTP elektronik tidak sama dengan data Sipol, berdasarkan SK KPU RI Nomor 580 tidak masalah, yang penting data yang disampaikan sudah melampaui batas minimal satu per 1.000 jumlah penduduk Kabupaten Bangka Barat, yaitu 190 orang," kata dia.(rb)







Berikan Komentar

Demokrasi Lainnya
Betapa Terhina, DPR dan Golkar Dikendalikan dari Rutan
Betapa Terhina, DPR dan Golkar Dikendalikan dari Rutan
Jum'at, 24 November 2017 13:59 WIB
JAKARTA - Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) terus menyuarakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk mencari pengganti Ketua Umum Setya
Saran Pengamat, 3 Tokoh Ini Jangan jadi Ketum Golkar
Saran Pengamat, 3 Tokoh Ini Jangan jadi Ketum Golkar
Selasa, 21 November 2017 00:39 WIB
JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Indonesia Ari Junaidi menilai, kurang bijak jika Partai Golkar mempercayakan kursi ketua umum pada
Mereka yang Bergembira Papa Novanto Dijerat KPK
Mereka yang Bergembira Papa Novanto Dijerat KPK
Selasa, 21 November 2017 00:06 WIB
JAKARTA - Sebagian keluarga besar Golkar diyakini senang dengan langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menahan Setya Novanto. Terutama kader
Jika Setnov Lengser, Bagimana Peluang Anies Maju Pilpres?
Jika Setnov Lengser, Bagimana Peluang Anies Maju Pilpres?
Minggu, 19 November 2017 18:53 WIB
JAKARTA - Peluang Anies Baswedan maju sebagai calon presiden berpasangan dengan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, sepertinya sangat tipis.