Bawaslu Temukan Sebanyak 76 Pelangaran


Bawaslu Temukan Sebanyak 76 Pelangaran

Pelangaran Kode Etik Sampai ASN
 
     KENDARI - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat, terdapat 76 pelanggaran pada tujuh kabupaten/kota yang akan menggelar Pilkada di daerah setempat.

    Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu,  mengatakan, jenis pelanggaran tersebut diantaranya pelanggaran kode etik, pelanggaran keterlibatan Aparat Sipil Negara (ASN).

    "Kemudian pelanggaran administasi, dan dugaan pelanggaran pidana meskipun itu tidak memenuhi unsur pidana pemilu sehingga dihentikan oleh Gakumdu," kata Hamiruddin, di Kendari Minggu (8/1), kemarin.

    Dikatakannya,  penyebaran temuan pelanggaran itu yakni di Pilkada Kendari 10 kasus, Pilkada Bombana tiga kasus, Pilkada Buton Tengah sembilan kasus.

    Selanjutnya Pilkada Kolaka Utara 21 kasus, Pilkada Muna Barat delapan kasus, Pilkada Buton Selatan 10 kasus dan Pilkada Buton 15 kasus.

    Menurut Hamiruddin, dari temuan pelanggaran Pilkada tersebut sudah bisa dipetakan daerah paling rawan adalah Kolaka Utara, Buton, Buton Selatan dan Kota Kendari.

    "Banyaknya kasus pelanggaran pilkada yang ditemukan ini menunjukan bahwa penwas setempat di daerah itu benar-benar kerja maksimal," katanya.

    Sementara daerah yang kurang temuan pelanggaran kata dia, memunjukan bahwa sosialisasi tentang Pilkada di daerah itu juga berjalan baik sehingga warga sadar untuk tidak melakulan pelanggaran yang merusak nilai demokratis sebuah Pilkada.

    Pilkada tujuh kabupaten kota di Sultra akan diikuti 17 pasangan calon, adapun penyebaran adalah untuk Kota Kendari terdapat tiga pasangan yakni Adriatma Dwi Putra-Sulkarnain yang diusung PKS, PAN, PKB, PBB, PKPI dan Gerindra, lalu Abdul Rasak-Haris Andi Surahman (Golkar dan Nasdem) dan Zayat Kaimoeddin-Suri Syahriah Mahmud (PDIP, PPP, Hanura, dan Demokrat).

    Pilkada Kolaka Utara terdapat tiga pasangan yakni Nur Rahman Umar-Abbas (PKB, PKS, Gerindra, Demokrat, PPP, Nasdem), Anton-Haidirman Sarira (PAN, Golkar, dan PBB) dan Bobby Alimuddin-Maksum Ramli (PDIP).

    Untuk Pilkada Bombana ada dua pasangan yakni Tafdil-Johan Salim (PAN, Nasdem, Hanura, Demokrat, Gerindra, dan Golkar), Kasra Jaru Munara-Man Arfa (PBB, PPP, PDIP, dan PKS).

    Selanjutnya pilkada Muna Barat terdapat dua pasangan yakni LM Rajiun Tumada-Achmad Lamani (PAN, Demokrat, Nasdem, PKS, PPP, PDIP, Gerindra, dan PKB) dan LM Iksan Taufik Ridwan-La Nika (Golkar).

    Pilkada Buton terdapat satu pasangan calon yakni Umar Samiun-La Bakri (PAN, PKS, PBB, Nasdem, Golkar, Demokrat, dan PKPI). Pilkada Buton Tengah terdapat dua pasangan yakni Samahudin-La Ntau (PDIP, PKB, PKS, PPP dan Partai Nasdem), Abdul Mansur Amla-Saleh Ganiru (PAN, Partai Gerinda, Golkar).

    Pilkada Buton Selatan terdapat empat pasangan yakni H Satar-Welson (PAN), Muhammad Faisal-Hasniwati (NasDem, Hanura, PKB, PKPI dan PBB), Agus Feisal Hidayat- H La Ode Arusani (Demokrat, PDIP, PKS, dan Partai Golkar), dan pasangan calon perseorangan La Ode Agussalim-La Ode Agus.(ant/rb)







Berikan Komentar

Demokrasi Lainnya
Debat Harus Jadi Tempat Uji Ketajaman Visi Misi
Debat Harus Jadi Tempat Uji Ketajaman Visi Misi
Jum'at, 13 Januari 2017 11:20 WIB
JAKARTA - Jika tak ada aral melintang, debat terbuka akan digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, hari ini (13/1).
Bang Sandi Bakal Bentuk Pasukan Biru
Bang Sandi Bakal Bentuk Pasukan Biru
Kamis, 12 Januari 2017 12:20 WIB
Calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, usaha kecil tetap akan dapat menerima karyawan dari luar.
Panas! Anak Buah Prabowo Tuding Bu Mega Menghasut Umat
Panas! Anak Buah Prabowo Tuding Bu Mega Menghasut Umat
Kamis, 12 Januari 2017 12:18 WIB
Politikus Gerindra Muhammad Syafi`i menuding Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri telah menistakan agama Islam.
Spanduk dan Baleho Banyak Hilang
Spanduk dan Baleho Banyak Hilang
Selasa, 10 Januari 2017 16:54 WIB
KOBA - Dalam satu pekan terakhir, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bangka Tengah sering menerima