Kejari Bidik Anggaran PU Basel, Juga Penyelewengan Dana Desa Tahun 2016


Kejari Bidik Anggaran PU Basel, Juga Penyelewengan Dana Desa Tahun 2016

TOBOALI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Selatan (Basel) saat ini mendalami dan membidik dua kasus dugaan korupsi di wilayah Kabupaten Basel. Kajari Basel Pramono melalui Kasi Intel Kejari Toboali Muhammad Fuady menegaskan, kedua kasus dugaan korupsi yang dibidik itu saat masih dalam tahap penyelidikan (Lidik).

"Ada dua kasus dugaan korupsi tahap Lidik, kasus dugaan pemakaian anggaran dinas PU Basel oleh mantan bendahara PU inisal AL dan penyelewengan dana desa oleh bendahara desa tahun 2016," kata Fuady kepada Radar Bangka, Rabu (11/10) kemarin.

Fuady mengaku, kasus yang dugaan pemakaian anggaran dinas Pu oleh mantan bendahara PU itu menunggu hasil audit BPK RI Pangkalpinang untuk mengetahui secara pasti berapa kerugian uang negara yang digunakan mantan bendahara PU Basel. 

"Kalau secara kasar hitungan kita sekitar diaatas Rp 500 juta lebih yang uang tersebut digunakan pribadi. Saat ini kita siapkan penuntutan dan menunggu BPK untuk hasil audit perhitungan kepastianya. Kasusnya ini dugaan menggunakan uang pajak dari proyek yang tidak disetorkan dan ada dana lain GU atau dan kas yang juga digunakan pribadi," jelasnya.

Ia enggan menjelaskan lebih rinci dan detail menagani dua kasus korupsi yang sedang dibidik itu. Menurutnya belum semua bisa dipublikasikan karna masih tahap Lidik dan hal tersebut teknis penyelidikan, hanya saja Fuady berjanji nanti juga akan sampaikan kalau berkasnya sudah lengkap.

Hanya saja dia menegaskan, dalam penanganan kedua kasus itu pihaknya serius dan akan konsisten mendalami dan mengungkapnya tanpa ada intevensi dari pihak manapun. Pihaknya juga berharap agar masyarakat turut membantu aparat memberikan laporan bila menemukan ada kasus yang terindikasi korupsi.

"Kasus dugaan kedua pemakaian anggaran dinas Pu oleh mantan bendahara ini kita mulai awal tahun lalu, sedangkan yang bendahara desa (masih dirahasiakan) ini kerugian diatas Rp 500 juta diduga dana tersebut digunakan untuk berfoya-foya sendiri. Beberapa saksi juga sudah diperiksa termasuk hari ini ada yang kita periksa," tandasnya. (bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Kemeriahan HUT Basel di Kecamatan Tukak Sadai
Kemeriahan HUT Basel di Kecamatan Tukak Sadai
Kamis, 15 Februari 2018 15:32 WIB
TUKAKSADAI - Kegiatan Perayaan HUT Bangka Selatan (Basel) ke-15 tahun 2018 di tingkat kecamatan terus berlangsung. Kali ini, giliran Kecamatan
PPBS Pertanyakan Beasiswa Basel Belum Tepat Sasaran
PPBS Pertanyakan Beasiswa Basel Belum Tepat Sasaran
Selasa, 13 Februari 2018 14:25 WIB
TOBOALI – Persatuan Pemuda Bangka Selatan (Basel) mempertanyakan bantuan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa Basel yang dinilai belum tepat sasaran.
Sawah di Basel Masih Terkendala Saluran Pengairan
Sawah di Basel Masih Terkendala Saluran Pengairan
Selasa, 13 Februari 2018 14:16 WIB
TOBOALI - Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Bangka Selatan (Basel), Suhadi melalui Sekretarisnya, Rizal menyebutkan sebagian dari lahan persawahan
Pemkab Basel Targetkan Penanaman Padi 11.088 Hektar
Pemkab Basel Targetkan Penanaman Padi 11.088 Hektar
Senin, 12 Februari 2018 15:46 WIB
TOBOALI –Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Bangka Selatan (Basel) drh Suhadi melalui Kabid Holtikultura dan Tanaman Pangan, Patoni mengungkapkan,