WNA Resahkan Warga Keposang


WNA Resahkan Warga Keposang

    TOBOALI - Keberadaan Warga Negara Asing (WNA) yang berkeliaran disekitar Desa Keposang, tepatnya di Dusun Harapan Mulia, Kecamatan Toboali, Bangka Selatan (Basel) mulai meresahkan warga setempat. Mereka acap kali berkeliaran di jalan. Demikan disampaikan Ketua organisasi kepemudaan Pemuda Panca Marga Bangka Selatan (PPM Basel), Erwandi kepada Radar Bangka, Selasa (6/12).

    “Berdasarkan pantauan saya tadi ada dua WNA (Cina). Biasanya sering berkeliaran dan tidak bisa menggunakan bahasa kita. Diduga WNA itu kontrak disalah satu rumah Dusun Harapan Mulia. Tidak hanya berkeliaran, namun sering ke warung – warung untuk berbelanja,” kata Erwandi.

    Pria yang akrab disapa Wiwid Tea ini, mendapat informasi keberadaan WNA itu dari warga yang melaporkan kepada PPM Basel. Menurutnya, informasi yang diperoleh dari warga setempat, warga enggan berurusan dengan kedua WNA tersebut karena memang tidak mengetahui bahasa lokal (Indonesia). Untuk menindak lanjuti laporan warga tersebut, pihaknya akan melaporkan masalah tesebut ke Kesbangpol Kabupaten Basel.

    “Kita minta Pemkab Basel khususnya Kesbangpol dan Ketenagakerjaan memantau keberadaan WNA ini melakukan aktifitasnya diluar karena tidak memiliki izin dan diduga keberadaan disitu bekerja sebagai pengecek tambang. Sebelumnya warga juga ada melihat WNA ini dengan jumlah lebih dari dua orang. Mohon untuk pihak terkait mengecek IMTA nya juga,” pungkasnya.

    Sementara itu salah seorang warga Desa Keposang, Dusun Harapan Mulia mengakui sering melihat kedua WNA berjenis kelamin pria tersebut berkeliaran dijalan. Menurutnya keberadaan WNA sudah berada 3 bulan dan bekerja dipenggilingan batu timah. “Tadinya ada tiga orang WNA, baru satu WNA pulang sekarang tinggal dua. Mereka sudah sekitar tiga bulan lamanya tinggal di kontrakan itu,” ungkap salah satu warga.

    Terpisah, Camat Toboali, Jusvinar mengaku kaget dan tidak sama sekali mengetahuinya. “Wah, saya tidak tahu sama sekali. Akan kami konfirmasi ke kadesnya dan kami turun ke lapangan untuk mengeceknya. Terima kasih pak (wartawan –red) atas informasinya,” ujarnya. Sayangnya Kades Keposang, Rahmad dihubungi via seluler hingga berita diturunkan belum tersambung. (bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Segera Tuntaskan Penjabaran Perda Nomor 15 tahun 2016
Segera Tuntaskan Penjabaran Perda Nomor 15 tahun 2016
Jum'at, 23 Februari 2018 12:22 WIB
TOBOALI - Menjawab keresahan sebagian kepala desa yang ada di wilayah Bangka Selatan (Basel). khususnya desa yang barusan melaksanakan pemilihan
Pemkab Basel Gelar Rapat Koordinasi Adipura
Pemkab Basel Gelar Rapat Koordinasi Adipura
Jum'at, 23 Februari 2018 11:32 WIB
TOBOALI - Dalam upaya meraih piala Adipura, pemerintah kabupaten Bangka Selatan (Basel) menggelar sosialisasi dan rapat koordinasi pelaksanaan program Adipura
Kemeriahan HUT Basel di Kecamatan Tukak Sadai
Kemeriahan HUT Basel di Kecamatan Tukak Sadai
Kamis, 15 Februari 2018 15:32 WIB
TUKAKSADAI - Kegiatan Perayaan HUT Bangka Selatan (Basel) ke-15 tahun 2018 di tingkat kecamatan terus berlangsung. Kali ini, giliran Kecamatan
PPBS Pertanyakan Beasiswa Basel Belum Tepat Sasaran
PPBS Pertanyakan Beasiswa Basel Belum Tepat Sasaran
Selasa, 13 Februari 2018 14:25 WIB
TOBOALI – Persatuan Pemuda Bangka Selatan (Basel) mempertanyakan bantuan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa Basel yang dinilai belum tepat sasaran.