Berita Toboali
Pencatat Kurang Teliti, Tagihan Listrik Melonjak
Rabu, 26 Oktober 2011 10:21 WIB | Dibaca 371 kali
TOBOALI – Melonjaknya tagihan rekening listrik di wilayah Kabupaten Bangka Selatan (Basel) terutama di Kecamatan Payung, Simpang Rimba dan Pulau Besar mengundang keprihatinan Sekretaris Fraksi PKS DPRD Basel, Samsir. Dia menilai masalah tersebut terjadi akibat tidak profesionalnya petugas pencatat KWH per bulan.  "Persolan ini telah membuat keresahan konsumen, sehingga menyebabkan sebagian konsumen tidak mau membayar karena tidak mampu membayar sekaligus tagihan per bulan, yang ditengarai pihak PLN sebagai akumulasi pendataan yang salah dan tidak akurat," terang Samsir kepada RB, Selasa (25/10).  Dia menjelaskan, di daerah Payung dan Simpang Rimba malah ada yang tagihannya melonjak hingga 400 persen dari biasanya. Bahkan, di Desa Pangkal Buluh ada yang harus membayar hingga Rp 2 juta, di Desa Gudang banyak yang harus membayar di atas Rp 1 juta padahal baru 2 bulan terakhir melakukan pasang baru. "Malah ada sebagian konsumen atau pelanggan menurun tagihannya dari Rp 100 ribu per bulan menjadi Rp 50 ribu," ungkap Samsir. Dia menegaskan, PLN Ranting Toboali harus bertanggung jawab atas semrawutnya proses pendataan. Meskipun harus dibayar konsumen, hutang tersebut timbul akibat proses pencatatan pihak PLN, bukan karena adanya kesengajaan.  "Bila permasalahan ini tidak segera ditindaklanjuti, maka kemungkinan banyak konsumen yang tidak membayar karena tidak mampu," lanjutnya. Untuk itu, Samsir berharap pihak PLN memberikan keringanan dengan metode mencicil agar masyarakat tetap bisa menggunakan listrik, terutama konsumen dari golongan ekonomi menengah ke bawah.

Bisa Dicicil
   
Sementara, Kepala Ranting PLN Cabang Toboali, Zulkarnain, membenarkan adanya persoalan melonjaknya tarif bulanan selama dua bulan terakhir akibat kesalahan dari pihak pencatat KWH.  "Kita tidak menutup kemungkinan memberi keringanan kepada masyarakat, dengan membayar secara cicilan untuk tiga kali pembayaran. Sedangkan untuk pencatat yang ada di masing-masing ranting PLN Basel, khususnya ranting Toboali, sudah kami lakukan penindakan dengan cara memberhentikannya," jelasnya.  Zulkarnai menuturkan, saat ini PLN menerapkan sistem pencatatan KWH per bulan dengan cara mengambil foto jumlah tarif pemakaian konsumen.  "Jadi kita tahu berapa besarnya pemakaian setiap bulannya. Kemarin itu kan masih dengan cara manual pencatatannya. Kami juga meminta kepada masyarakat Basel yang kurang puas atas pelayanan untuk segera mendatangi ke masing-masing ranting PLN, nantinya akan kita beri penjelasan sepenuhnya mengenai persoalan besarnya tarif bulanan," tuturnya.  Lebih lanjut, Zulkarnain membantah bila permasalahan ini hanya terjadi di Basel saja. Menurutnya, masalah tarif bulanan terjadi hampir di seluruh cabang PLN Kabupaten yang ada di Bangka Belitung. Masalah timbul lantaran pencatat KWH yang dinilai kurang teliti saat melaksanakan tugasnya. "Kita harapkan, dengan adanya sistem ambil gambar foto jumlah tarif bulanan KWH, tidak ada lagi keluh-kesah dari para konsumen. Bagi konsumen yang merasa dirugikan, silakan datang ke masing-masing ranting PLN yang ada di Basel. Bagi konsumen yang tarif per bulannya berbeda dengan pemakaian, kami harapkan segera koordinasikan. Karena, kalau murah pembayarannya sebagian dari konsumen lebih cenderung berdiam diri," paparnya.   Terkait pemadaman listrik beberapa hari terakhir, hal tersebut menurutnya disebabkan kabel terputus serta gangguan jaringan di daerah Desa Kepoh. "Bukan hanya di Toboali saja jaringan PLN mendapatkan gangguan, namun jaringan PLN ranting Koba dan gardu induk di Merawang juga mendapatkan gangguan. Saat ini jaringan PLN sudah antar koneksi, artinya kalau di ranting Toboali bermasalah di Koba dan Merawang pun juga ikut bermasalah," pungkasnya. (tom)      

Print PDFPDF ArsipArsip RSSRSS

atmonadi
1
atmonadi
Rabu, 02 November 2011 21:46 WIB
Masalah ini terjadi juga di Bekasi Utara. Saya salah atu korban melonjaknya tarif sampai 6 kali lipat seperti biasanya. Heran kejadian seperti ini nampaknya terjadi di seluruh indonesia. Tapi gak ada penanganan yg tuntas.

Anda dapat memberikan komentar tentang Pencatat Kurang Teliti, Tagihan Listrik Melonjak dengan menggunakan form dibawah ini .





 Notifikasi via email jika ada yang komentar


EPaper Facebook twitter RSS
Soft Opening Inul Vista BTC. Promo Karoeke Satu Jam, Gratis Satu Jam
Soft Opening Inul Vista BTC. Promo Karoeke Satu Jam, Gratis Satu Jam
PANGKALPINANG - Hari ini outlet Inul Vizta Family KTV ke-2 di Bangka yang berada di Bangka Trade Centre (BTC) Pangkalpinang, lantai 2 mulai di soft opening. Dijadwalkan, Inul Vizta Family KTV BTC akan dibuka untuk umum mulai pukul 11.00 WIB.
Garuda Bungkam Mauritania 2-0
Garuda Bungkam Mauritania 2-0
JAKARTA - Tim Nasional Indonesia berhasil mengalahkan Mauriatnia 2-0, di laga penyisihan grup B Turnamen An Nakbah, Palestina, Kamis (17/5).Kedua gol tercipta di babak pertama.
PPDB SMP dan SMA. Mulai Dibuka 25-30 Juni Mendatang
PPDB SMP dan SMA. Mulai Dibuka 25-30 Juni Mendatang
PANGKALPINANG - Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2012 untuk tingkat SMP dan SMA sederajat se-Pangkalpinang akan dibuka 25-30 Juni mendatang.
Mitra Radar