Berita Toboali
Band Sukma Asal Nadung Butuh Dukungan
Selasa, 03 September 2013 11:46 WIB | Dibaca 1.241 kali
TOBOALI-Kehadiran Sukma Band sebagai kelompok musik asal Desa Nadung, Kecamatan Payung perlu perhatian dan dukungan segenap pihak. Hanya saja, band yang dibentuk pada tanggal 8 Februari 2011 itu tidak mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan. Padahal, Sukma Band saat ini telah memiliki 3 materi demo master lagu.
"Kami sangat prihatin pada saat band-band lokal Basel kurang diberikan kesempatan menampilkan karya-karya mereka. Lewat bantuan kami, kami ingin mereka dapat terangkat dan terpublish.  Band lokal ini menunjukkan bahwa mereka mempunyai bakat yang tidak kalah dengan band-band papan atas," ungkap  Ketua BPD Desa Nadung, Rusmiyadi kepada wartawan,Senin (2/9) kemarin.
Dijelaskan Rusmiyadi, pihaknya telah mendatangi Bupati Basel untuk meminta dukungan terhadap kreativitas pemuda Basel ini. Sayangnya Sukma Band di gawangi oleh Abenk(vokali), Very(gitar melody), Hasandi(gitar rhytem), Marchel (bassis) dan  Lukman(drummer) ini tidak sama sekali mendapat dukungan orang nomor satu di Kabupaten Bangka Selatan.
“Bupati Basel kurang tanggapan. Seharusnya kehadiran band lokal ini dibina karena ini merupakan aset. Seandainya band ini ngetop pasti yang maju juga Kabupaten Bangka-Selatan dan itu yang kita harapkan,”ungkap Rusmiyadi.
Menurutnya masalah dana kerap menjadi persoalan yang sering mereka hadapi. Kadang membuat mereka hampir putus asa. "Hal itu membuat kami bingung, kemana kami harus mencari sponsor-sponsor yang bisa membantu anak-anak kami tersebut. Sedangkan dalam waktu dekat ini mereka diundang ke Jakarta untuk mengisi di sebuah tv swasta Metrik. Masalah tersebut membuat pikiran dari semua pihak yang mendukung menjadi down," ujarnya.
Sementara Marchel basssis Sukma Band berharap kehadiran mereka dapat memberi semangat, khususnya untuk band-band hebatnya dengan band-band di luar sana.
"Dalam point lainnya, kami juga ingin kehadiran Sukma Band sebagai sarana untuk memperkenalkan Provinsi Bangka-Belitung dan meningkatkan daya saing seni ditanah air," tuturnya.(bim)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Emas, Investasi Jangka Panjang
Emas, Investasi Jangka Panjang
MANGGAR - Maraknya peredaran emas palsu dan investasi bodong, membuat masyarakat takut berinvestasi.
Ketum PSSI tak Boleh Terlilit Masalah
Ketum PSSI tak Boleh Terlilit Masalah
JAKARTA- Mantan anggota Komite Eksekutif PSSI Ashar Suryobroto mengatakan, pengurus PSSI harus lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu diungkapkan terkait dengan Kongres PSSI pada 18 April nanti.
Identifikasi Kecurangan UN Lewat Kode Naskah
Identifikasi Kecurangan UN Lewat Kode Naskah
JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) identifikasi sebanyak 30 naskah soal ujian nasional (UN), yang diunggah secara ilegal melalui akun "Google Drive" melalui kode naskah.
Mitra Radar