Berita Sungailiat
Tertimbun 7 Hari, Hendri Ditemukan
Kamis, 02 Agustus 2012 11:12 WIB | Dibaca 134 kali
SUNGAILIAT - Jasad Hendri, satu-satunya pekerja tambang nonkonvensional (TN), di Desa Bintet, Belinyu, yang masih tertimbun di lubang galian tambang (camui), Selasa (24/7) lalu, akhirnya ditemukan, Rabu (1/8) kemarin. Jasad warga asal Bengkulu ini ditemukan setelah aparat kepolisian dari Polsek Belinyu, Basarnas dibantu masyarakat sekitar berjibaku terus mencari keberadaan jasad pria 23 tahun ini selama 7 hari.  
Hendri merupakan korban terakhir yang berhasil ditemukan, setelah sebelumnya, korban lainnya yakni Uhen (25) asal Pandeglang, Banten dan Bahrul (30) asal Pekanbaru, Riau, Naryo asal Cilacap dan Bambang asal Blora, Jawa Tengah (Jateng), lebih dulu berhasil ditemukan. Kapolsek Belinyu Kompol Muslim Nanggala., S.Ik menyebutkan, jasad Hendri ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB. Saat ditemukan, kondisi jasad sudah rusak. "Kondisinya sudah berbau. Jasad ditemukan dikedalaman sekitar 10 meter dari permukaan tanah," ungkap Muslim, kemarin (1/8).
Setelah jasad korban ditemukan, pihak kepolisian langsung melakukan visum di TKP. Jasad korban juga dilarikan ke RSUD Sungailiat sebelum diserahkan ke pihak keluarga. "Sekitar pukul 16.00 WIB jasadnya kita temukan. Ini korban yang terakhir,” tambahnya.
Sementara itu, menurut warga sekitar, setelah korban dimandikan, jenazahnya akan dikebumikan di pemakaman Kelekak Taru yang ada di Kecamatan Belinyu.  Seperti diberitakan sebelumnya, lima orang dikabarkan tertimbun tanah saat sedang melakukan penambang di kawasan yang diduga Hutan Produksi yang ada di Kampung Lepang, Desa Bintet, Simpang Lesung Kecamatan Belinyu. Sebelum kejadian, 9 pekerja sedang melakukan aktifitas penambangan di lokasi TN milik Yanto. Pada saat sedang menyemprot, tiba-tiba tanah tumpukan yang berada diatas lobang camuy longsor. Terhadap longsor itu, lubang camuy langsung tertutup rata sama.
Namun 4 pekerja yang selamat dari tragedi maut itu sempat lari ke atas lubang camuy guna menyelamatkan diri. Sementara itu, 5 pekerja lainnya yang sedang berada di dalam camuy tak sempat menyelamatkan diri sehingga tertimbun rata dengan permukaan tanah. (rif)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Wedding Package Bumi Asih Hanya Rp 30 juta
Wedding Package Bumi Asih Hanya Rp 30 juta
PANGKALPINANG - Ingin membuat hari pernikahan Anda berkesan istimewa? Paket pernikahan Hotel Bumi Asih Pangkalpinang dapat menjadi pilihan tepat Anda dalam merencanakan pernikahan.
Bagi Minute Play saat Lawan Elche
Bagi Minute Play saat Lawan Elche
VALENCIA - Bukan kalah atau menang yang menjadi target timnas senior Indonesia selama menjalani rangkaian tur Spanyol. Alfred Riedl selaku pelatih timnas senior hanya ingin melakukan evaluasi dalam laga uji coba di Negeri Matador tersebut.
Kembali Bersekolah
Kembali Bersekolah
Kembali Bersekolah - Siti Aisyah Pulungan (8) mencium ayahnya Muhammad Nawawi Pulungan (54) yang dirawat di RS Pirngadi pada hari pertama ia kembali bersekolah di Medan, Sumut, Jumat (21/3). Sejak setahun terakhir Aisyah tidak ke sekolah karena merawat ayahnya yang sakit di atas becak. (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)
Mitra Radar