Berita Sungailiat
Tertimbun 7 Hari, Hendri Ditemukan
Kamis, 02 Agustus 2012 11:12 WIB | Dibaca 196 kali
SUNGAILIAT - Jasad Hendri, satu-satunya pekerja tambang nonkonvensional (TN), di Desa Bintet, Belinyu, yang masih tertimbun di lubang galian tambang (camui), Selasa (24/7) lalu, akhirnya ditemukan, Rabu (1/8) kemarin. Jasad warga asal Bengkulu ini ditemukan setelah aparat kepolisian dari Polsek Belinyu, Basarnas dibantu masyarakat sekitar berjibaku terus mencari keberadaan jasad pria 23 tahun ini selama 7 hari.  
Hendri merupakan korban terakhir yang berhasil ditemukan, setelah sebelumnya, korban lainnya yakni Uhen (25) asal Pandeglang, Banten dan Bahrul (30) asal Pekanbaru, Riau, Naryo asal Cilacap dan Bambang asal Blora, Jawa Tengah (Jateng), lebih dulu berhasil ditemukan. Kapolsek Belinyu Kompol Muslim Nanggala., S.Ik menyebutkan, jasad Hendri ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB. Saat ditemukan, kondisi jasad sudah rusak. "Kondisinya sudah berbau. Jasad ditemukan dikedalaman sekitar 10 meter dari permukaan tanah," ungkap Muslim, kemarin (1/8).
Setelah jasad korban ditemukan, pihak kepolisian langsung melakukan visum di TKP. Jasad korban juga dilarikan ke RSUD Sungailiat sebelum diserahkan ke pihak keluarga. "Sekitar pukul 16.00 WIB jasadnya kita temukan. Ini korban yang terakhir,” tambahnya.
Sementara itu, menurut warga sekitar, setelah korban dimandikan, jenazahnya akan dikebumikan di pemakaman Kelekak Taru yang ada di Kecamatan Belinyu.  Seperti diberitakan sebelumnya, lima orang dikabarkan tertimbun tanah saat sedang melakukan penambang di kawasan yang diduga Hutan Produksi yang ada di Kampung Lepang, Desa Bintet, Simpang Lesung Kecamatan Belinyu. Sebelum kejadian, 9 pekerja sedang melakukan aktifitas penambangan di lokasi TN milik Yanto. Pada saat sedang menyemprot, tiba-tiba tanah tumpukan yang berada diatas lobang camuy longsor. Terhadap longsor itu, lubang camuy langsung tertutup rata sama.
Namun 4 pekerja yang selamat dari tragedi maut itu sempat lari ke atas lubang camuy guna menyelamatkan diri. Sementara itu, 5 pekerja lainnya yang sedang berada di dalam camuy tak sempat menyelamatkan diri sehingga tertimbun rata dengan permukaan tanah. (rif)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Lia Furniture Elektronik, Bisa Cash & Kredit
Lia Furniture Elektronik, Bisa Cash & Kredit
PANGKALPINANG - Sukses mengembangkan usahanya sejak 6 tahun silam, Marliani, pemilik galeri Lia Furniture & Elektronik kini melengkapi usahanya dengan beragam produk handpohone bermerk dan berkualitas. Beragam produk handphone ini dapat Anda miliki dengan pembayaran cash dan credit sesuai kemampuan Anda. Bahkan untuk kredit juga suku bunga sangat terjangkau dan tenor minimal 10 bulan.
Romario : Penjarakan PSSI Brazil!
Romario : Penjarakan PSSI Brazil!
BRASILIA-Legenda sepakbola Brasil Romario geram dengan hasil memalukan yang dituai tim nasional Brasil dalam Piala Dunia 2014. Pria yang kini berprofesi sebagai pengacara itu meminta para petinggi federasi sepakbola Brasil (CBF) dipenjara.
Dicari 100 Ribu Peserta Pelatihan Indonesia Digital Learning
Dicari 100 Ribu Peserta Pelatihan Indonesia Digital Learning
JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk meluncurkan program “Indonesia Digital Learning”. Program ini merupakan pelatihan dengan sertifikasi internasional meningkatkan pemahaman penggunaan internet.
Mitra Radar