Tertimbun 7 Hari, Hendri Ditemukan


Tertimbun 7 Hari, Hendri Ditemukan

SUNGAILIAT - Jasad Hendri, satu-satunya pekerja tambang nonkonvensional (TN), di Desa Bintet, Belinyu, yang masih tertimbun di lubang galian tambang (camui), Selasa (24/7) lalu, akhirnya ditemukan, Rabu (1/8) kemarin. Jasad warga asal Bengkulu ini ditemukan setelah aparat kepolisian dari Polsek Belinyu, Basarnas dibantu masyarakat sekitar berjibaku terus mencari keberadaan jasad pria 23 tahun ini selama 7 hari.  
Hendri merupakan korban terakhir yang berhasil ditemukan, setelah sebelumnya, korban lainnya yakni Uhen (25) asal Pandeglang, Banten dan Bahrul (30) asal Pekanbaru, Riau, Naryo asal Cilacap dan Bambang asal Blora, Jawa Tengah (Jateng), lebih dulu berhasil ditemukan. Kapolsek Belinyu Kompol Muslim Nanggala., S.Ik menyebutkan, jasad Hendri ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB. Saat ditemukan, kondisi jasad sudah rusak. "Kondisinya sudah berbau. Jasad ditemukan dikedalaman sekitar 10 meter dari permukaan tanah," ungkap Muslim, kemarin (1/8).
Setelah jasad korban ditemukan, pihak kepolisian langsung melakukan visum di TKP. Jasad korban juga dilarikan ke RSUD Sungailiat sebelum diserahkan ke pihak keluarga. "Sekitar pukul 16.00 WIB jasadnya kita temukan. Ini korban yang terakhir,” tambahnya.
Sementara itu, menurut warga sekitar, setelah korban dimandikan, jenazahnya akan dikebumikan di pemakaman Kelekak Taru yang ada di Kecamatan Belinyu.  Seperti diberitakan sebelumnya, lima orang dikabarkan tertimbun tanah saat sedang melakukan penambang di kawasan yang diduga Hutan Produksi yang ada di Kampung Lepang, Desa Bintet, Simpang Lesung Kecamatan Belinyu. Sebelum kejadian, 9 pekerja sedang melakukan aktifitas penambangan di lokasi TN milik Yanto. Pada saat sedang menyemprot, tiba-tiba tanah tumpukan yang berada diatas lobang camuy longsor. Terhadap longsor itu, lubang camuy langsung tertutup rata sama.
Namun 4 pekerja yang selamat dari tragedi maut itu sempat lari ke atas lubang camuy guna menyelamatkan diri. Sementara itu, 5 pekerja lainnya yang sedang berada di dalam camuy tak sempat menyelamatkan diri sehingga tertimbun rata dengan permukaan tanah. (rif)



Berikan Komentar

Sungailiat Lainnya
Sediakan Perpustakaan Keliling
Sediakan Perpustakaan Keliling
Jum'at, 23 Februari 2018 12:13 WIB
SUNGAILIAT - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berupaya meningkatkan minat baca masyarakat dengan menyediakan
DLH Bangka Gelar "Tiga Bulan Sampah"
DLH Bangka Gelar "Tiga Bulan Sampah"
Jum'at, 23 Februari 2018 12:11 WIB
SUNGAILIAT - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka, menggelar kegiatan "Tiga Bulan Bersih Sampah" guna memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).
Buku Gudang Ilmu, Membaca Kuncinya
Buku Gudang Ilmu, Membaca Kuncinya
Jum'at, 23 Februari 2018 12:07 WIB
SUNGAILIAT - Membaca merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan dapat terwujud dengan membaca.
Jadikan Sampah Sahabat Bukan Musuh
Jadikan Sampah Sahabat Bukan Musuh
Jum'at, 23 Februari 2018 12:05 WIB
SUNGAILIAT - Plt Bupati Kabupaten Bangka, Rustamsyah mengajak masyarakat menjadikan sampah sebagai sahabat bukan musuh. "Paradigma sampah itu musuh harus