Islamic Center Sungailiat Terapkan Kedisiplinan


Islamic Center Sungailiat Terapkan Kedisiplinan

SUNGAILIAT (radarbangka.co.id) - Kepala Pondok Pesantren Bahrul Ullum Islamic Center Bangka, Ahmad Sofyan kepada RB Senin (13/6) kemarin ketika mengadakan tasyakuran dan pelepasan santri dan santriwati di halaman Ponpes mengatakan, pendidikan yang diajarkan pihak Ponpes kepada para santri/santriawati dengan sekolah sekolah lainnya berbeda.

“Karena di sini (Ponpes) mata pelajaran yang diajarkan lebih condong ke pelajaran Agama Islam. Selain itu, aturan pihak Ponpes sendiri mengajarkan santri untuk berprilaku baik dan meningkatkan kedisplinan para santri,” ungkap Ahmad Sofyan.

Diakuinya, tahun ini pihak Ponpes menerapkan sanksi tegas bagi santri/santriwati yang melanggar peraturan.

“Tahun ini saja sudah lima santri yang kita keluarkan karena melanggar peraturan yang berat. Sedangkan yang diskors sementara sebanyak 35 orang. Untuk yang melanggar berat kita keluarkan sedangkan yang diskors bervariasi lamanya sesuai dengan apa kesalahannya,  sekitar satu sampai empat minggu," ungkap Ahmad.

Dikatakannya, pelanggaran yang dilakukan santri/santriwati diantaranya melanggar peraturan Ponpes seperti bolos, pacaran, main game, membawa handphone. 

"Khusus untuk handphone dilarang dibawa karena kita menganggap dampak negatif penggunaan handphone bisa menghancurkan moral pendidikan," katanya.

Sementara Ketua Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Islamic Centre, Tarmizi H Saat menyampaikan bahwa saat ini saat ini ponpes sedang mengupayakan kerjasama untuk menyalurkan para lulusannya yang berprestasi dengan beberapa perguruan tinggi yang ada di Indonesia seperti Unpad, UGM, Unsri, UPI dan lain-lain.

Lalu guna menunjang aktifitas belajar di Ponpes pihak yayasan terus mengadakan pembangunan dengan dana yang didapat untuk fasilitas seperti rumah bagi para santri, pagar, pos satpam, dan juga kantor yayasan. Tarmizi juga berharap para orang tua wali ikut membantu proses pendidikan yang diterapkan oleh Ponpes Bahrul Ulum Islamic Centre, agar anak yang dititipkan benar-benar menjadi santi-santriwati sesuai dengan yang diharapkan.  

"Kami berharap kepada bapak, ibu dan wali santri untuk mendukung karena tidak ada disiplin tanpa tertib dan tertib tanpa disiplin," terang Tarmizi.

Acara tasyakuran dan pelepasan santri dan santriwati Ponpes Bahrul Ulum Islamic Centre Bangka diisi dengan berbagai  penampilan pentas seni dari para siswa seperti aksi band, drama, dambus, dan marching band serta pemberian tanda penghargaan bagi peraih nilai tertinggi.  (rif)



Berikan Komentar

Sungailiat Lainnya
Sediakan Perpustakaan Keliling
Sediakan Perpustakaan Keliling
Jum'at, 23 Februari 2018 12:13 WIB
SUNGAILIAT - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berupaya meningkatkan minat baca masyarakat dengan menyediakan
DLH Bangka Gelar "Tiga Bulan Sampah"
DLH Bangka Gelar "Tiga Bulan Sampah"
Jum'at, 23 Februari 2018 12:11 WIB
SUNGAILIAT - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka, menggelar kegiatan "Tiga Bulan Bersih Sampah" guna memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).
Buku Gudang Ilmu, Membaca Kuncinya
Buku Gudang Ilmu, Membaca Kuncinya
Jum'at, 23 Februari 2018 12:07 WIB
SUNGAILIAT - Membaca merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan dapat terwujud dengan membaca.
Jadikan Sampah Sahabat Bukan Musuh
Jadikan Sampah Sahabat Bukan Musuh
Jum'at, 23 Februari 2018 12:05 WIB
SUNGAILIAT - Plt Bupati Kabupaten Bangka, Rustamsyah mengajak masyarakat menjadikan sampah sebagai sahabat bukan musuh. "Paradigma sampah itu musuh harus