Berita Sungailiat
Islamic Center Sungailiat Terapkan Kedisiplinan
Selasa, 14 Juni 2011 07:38 WIB | Dibaca 411 kali
SUNGAILIAT (radarbangka.co.id) - Kepala Pondok Pesantren Bahrul Ullum Islamic Center Bangka, Ahmad Sofyan kepada RB Senin (13/6) kemarin ketika mengadakan tasyakuran dan pelepasan santri dan santriwati di halaman Ponpes mengatakan, pendidikan yang diajarkan pihak Ponpes kepada para santri/santriawati dengan sekolah sekolah lainnya berbeda.

“Karena di sini (Ponpes) mata pelajaran yang diajarkan lebih condong ke pelajaran Agama Islam. Selain itu, aturan pihak Ponpes sendiri mengajarkan santri untuk berprilaku baik dan meningkatkan kedisplinan para santri,” ungkap Ahmad Sofyan.

Diakuinya, tahun ini pihak Ponpes menerapkan sanksi tegas bagi santri/santriwati yang melanggar peraturan.

“Tahun ini saja sudah lima santri yang kita keluarkan karena melanggar peraturan yang berat. Sedangkan yang diskors sementara sebanyak 35 orang. Untuk yang melanggar berat kita keluarkan sedangkan yang diskors bervariasi lamanya sesuai dengan apa kesalahannya,  sekitar satu sampai empat minggu," ungkap Ahmad.

Dikatakannya, pelanggaran yang dilakukan santri/santriwati diantaranya melanggar peraturan Ponpes seperti bolos, pacaran, main game, membawa handphone. 

"Khusus untuk handphone dilarang dibawa karena kita menganggap dampak negatif penggunaan handphone bisa menghancurkan moral pendidikan," katanya.

Sementara Ketua Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Islamic Centre, Tarmizi H Saat menyampaikan bahwa saat ini saat ini ponpes sedang mengupayakan kerjasama untuk menyalurkan para lulusannya yang berprestasi dengan beberapa perguruan tinggi yang ada di Indonesia seperti Unpad, UGM, Unsri, UPI dan lain-lain.

Lalu guna menunjang aktifitas belajar di Ponpes pihak yayasan terus mengadakan pembangunan dengan dana yang didapat untuk fasilitas seperti rumah bagi para santri, pagar, pos satpam, dan juga kantor yayasan. Tarmizi juga berharap para orang tua wali ikut membantu proses pendidikan yang diterapkan oleh Ponpes Bahrul Ulum Islamic Centre, agar anak yang dititipkan benar-benar menjadi santi-santriwati sesuai dengan yang diharapkan.  

"Kami berharap kepada bapak, ibu dan wali santri untuk mendukung karena tidak ada disiplin tanpa tertib dan tertib tanpa disiplin," terang Tarmizi.

Acara tasyakuran dan pelepasan santri dan santriwati Ponpes Bahrul Ulum Islamic Centre Bangka diisi dengan berbagai  penampilan pentas seni dari para siswa seperti aksi band, drama, dambus, dan marching band serta pemberian tanda penghargaan bagi peraih nilai tertinggi.  (rif)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Wedding Package Bumi Asih Hanya Rp 30 juta
Wedding Package Bumi Asih Hanya Rp 30 juta
PANGKALPINANG - Ingin membuat hari pernikahan Anda berkesan istimewa? Paket pernikahan Hotel Bumi Asih Pangkalpinang dapat menjadi pilihan tepat Anda dalam merencanakan pernikahan.
Bagi Minute Play saat Lawan Elche
Bagi Minute Play saat Lawan Elche
VALENCIA - Bukan kalah atau menang yang menjadi target timnas senior Indonesia selama menjalani rangkaian tur Spanyol. Alfred Riedl selaku pelatih timnas senior hanya ingin melakukan evaluasi dalam laga uji coba di Negeri Matador tersebut.
Kembali Bersekolah
Kembali Bersekolah
Kembali Bersekolah - Siti Aisyah Pulungan (8) mencium ayahnya Muhammad Nawawi Pulungan (54) yang dirawat di RS Pirngadi pada hari pertama ia kembali bersekolah di Medan, Sumut, Jumat (21/3). Sejak setahun terakhir Aisyah tidak ke sekolah karena merawat ayahnya yang sakit di atas becak. (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)
Mitra Radar