52 Pelaku Usaha Kantongi Sertifikat Halal


52 Pelaku Usaha Kantongi Sertifikat Halal

SUNGAILIAT - Maraknya makanan dan produk-produk yang beredar di pasaran dan mengandung bahan-bahan yang diharamkan dalam agama islam, membuat masyarakat Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim menjadi khawatir.

Ada perasaan aman tersendiri, jika melihat label atau sertifikasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang terdapat pada produk ataupun restoran tempat dimana kita makan. Terkait hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangka kerjasama dengan MUI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus menggiatkan ke pelaku usaha untuk mensertifikasikan produk halal Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Bangka.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Bangka melalui Kasi UKM, Marliana mengungkapkan, program sertifikasi halal ini merupakan program provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Tahun kemarin ada lima sertifikasi halal, dan tahun 2017 yang ada yang mendapatkan sertifikasi halal dari MUI ada 20 pelaku usaha, kalau dari Bidang Industri Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan, ada 27 pelaku usaha dan dari Dinas Pangan ada lima Rumah Potong Unggas (RPU) yang sudah bersertifikasi," ungkap Marliana, kemarin.

Menurut Marliana, ada beberapa sektor usaha yang mendapatkan sertifikasi halal dari MUI ini, "mulai dari industri, dan lain sebagainya," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, tujuan dilaksanakan sertifikasi MUI ini bagi pelaku usaha, selain untuk menjamin keamanan pangan, dan meningkatkan kualitas pelayanan di bidang produk halal UMKM dan kegiatan desiminasi, juga membuat masyarakat yakin akan produk yang ditawarkan atau rumah makan.

"Kita ingin produk usaha tersbut memberikan rasa aman, ketentraman batin, dan untuk menjamin kelayakan suatu produk, dan layak juga dari sisi kesehatan maupun layak dari segi agama, yakni kehalalannya, dan hal inilah yang merupakan tujuan mendasar mengapa harus adanya sertifikasi halal MUI," ungkap Marliana.

Marlina juga mengingatkan, Pemerintah Provinsi Kepualauan Bangka Belitung mempunyai program seribu sertifikasi halal termasuk juga Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT).

"Kita tahun 2018 ini ada usulan juga, ditargetkan 127 mendapatkan sertifikasi halal untuk Industri, rumah makan, rumah potong hewan dan lainnya, dan masa berlakunya dua tahun, dan jika ada lagi akan diperpanjang," katanya.

Kedepan dengan adanya sertifikat halal MUI, diharapkan konsumen tidak merasa was-was dan khawatir untuk mengkonsumsi produk atau makanan yang diproduksi atau dibuat. (rel)





Berikan Komentar

Sungailiat Lainnya
124 Bendahara Desa Ikuti Bimtek Pencegahan Tipikor
124 Bendahara Desa Ikuti Bimtek Pencegahan Tipikor
Jum'at, 19 Oktober 2018 12:44 WIB
SUNGAILIAT - Sebanyak 124 Bendahara Desa di kabupaten Bangka mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) pencegahan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) bagi
Penuhi Syarat Pemilih Secara Valid, KPU Bangka Adakan GMPH
Penuhi Syarat Pemilih Secara Valid, KPU Bangka Adakan GMPH
Jum'at, 19 Oktober 2018 11:46 WIB
SUNGAILIAT - Guna menyempurnakan Data Pemilih Tetap (DPT), mengantisipasi data pemilih yang bermasalah dan memastikan seluruh warga negara yang memenuhi
Proyek Rusunawa Sungailiat Dinilai Janggal ?
Proyek Rusunawa Sungailiat Dinilai Janggal ?
Senin, 15 Oktober 2018 19:56 WIB
SUNGAILIAT - LSM KCBI Bangka Belitung menyangsikan jika pekerjaan rusunawa Sungailiat yang berdiri di lahan berstatus lahan Pemda Bangka beralamat
Delapan Fraksi di DPRD Bangka Menyetujui  Pembentukan DOB Bangka Utara
Delapan Fraksi di DPRD Bangka Menyetujui Pembentukan DOB Bangka Utara
Senin, 15 Oktober 2018 19:33 WIB
SUNGAILIAT - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akhirnya menandatangani surat memorandum dukungan pembentukan Kabupaten