Berita Sungailiat
Gangguan Ginjal di Bangka Meningkat
Jum'at, 26 Agustus 2011 10:48 WIB | Dibaca 421 kali
SUNGAILIAT - Penderita penyakit atau gangguan ginjal di Bangka pada tahun 2011 terus meningkat. Berdasarkan data  pasien yang melakukan cuci darah di RS Almah pada Januari 2011 dalam seminggu rata-rata 10 orang. Penderita gagal ginjal yang cuci darah mencapai 30 orang per minggu.

“Jadi ada sekitar 80  hingga 100 orang yang cuci darah per bulan,” ungkap Dr. Mario Nara Sp.Pd, sebagai dokter spesialis penyakit dalam di RS Almah Sungailiat, Kamis (25/8).

Ia menjelaskan,  penyakit gagal ginjal adalah suatu penyakit di mana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam menyaring pembuangan elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium di dalam darah atau produksi urine.

“Penderita gagal ginjal mau tidak mau harus menjalani cuci darah, karena organ ginjalnya nyaris tidak dapat berfungsi,” tanbahnya.
Kata Mario, biaya cuci darah tergolong mahal antara Rp. 800.000 – Rp. 850.000 setiap sekali cuci darah. “Bayangkan kalau seminggu harus 2 – 3 kali cuci darah. Belum lagi obat – obatan yang harus dikonsumsi” jelas dr. Mario.

Untuk itu ia menyarankan kepada masyarakat agar rutin memeriksakan kesehatan atau medical check – up. Karena kalau sudah tahap gagal ginjal, maka pengobatan akan lebih mahal. Jadi sebaiknya memeriksakan diri sedini mungkin jika mengalami keluhan agar tidak banyak mengeluarkan uang untuk pengobatan dan kemungkinan sembuh total pun besar.

“Masyarakat kita masih kurang kesadaran untuk melakukan medical check – up minimal 1 kali dalam satu tahun. Kebanyakan pasien datang dengan keluhan yang sudah cukup parah, karena tidak mendeteksi dini penyakit melalui medical check – up,” terangnya.
Lebih lanjut kata dr. Mario, orang yang dalam kondisi "merasa sehat" setidaknya diharapkan dapat melakukan pemeriksaan kedokter/kontrol/laboratorium. Sedangkan bagi mereka yang dinyatakan mengalami gangguan ginjal, baik ringan atau sedang diharapkan berhati-hati dalam mengkonsumsi oabat-obatan seperti obat rematik, antibiotika tertentu dan apabila terinfeksi segera diobati. (rif)




comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Bensin Premium Akan Tetap Tersedia
Bensin Premium Akan Tetap Tersedia
JAKARTA - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium RON 88 tetap akan tersedia.
Guardiola Pilih Setia Bersama Die Roten
Guardiola Pilih Setia Bersama Die Roten
MUENCHEN - Petinggi Bayern Muenchen tidak perlu sibuk-sibuk mencari sosok tepat untuk menggantikan Josep "Pep" Guardiola. Sebab, si pelatih tidak akan terbang ke tanah Inggris untuk bergabung dengan salah satu klub Premier League Manchester City sebagai pengganti Manuel Pellegrini.
Lebih Baik Diperbaiki Ketimbang Moratorium
Lebih Baik Diperbaiki Ketimbang Moratorium
JAKARTA- Wacana moratorium ujian nasional (UN) yang merupakan imbas dari bocornya naskah soal langsung direspon Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan. Dia mengaku tidak setuju jika UN dimoratorium.
Mitra Radar