Gangguan Ginjal di Bangka Meningkat


Gangguan Ginjal di Bangka Meningkat

SUNGAILIAT - Penderita penyakit atau gangguan ginjal di Bangka pada tahun 2011 terus meningkat. Berdasarkan data  pasien yang melakukan cuci darah di RS Almah pada Januari 2011 dalam seminggu rata-rata 10 orang. Penderita gagal ginjal yang cuci darah mencapai 30 orang per minggu.

“Jadi ada sekitar 80  hingga 100 orang yang cuci darah per bulan,” ungkap Dr. Mario Nara Sp.Pd, sebagai dokter spesialis penyakit dalam di RS Almah Sungailiat, Kamis (25/8).

Ia menjelaskan,  penyakit gagal ginjal adalah suatu penyakit di mana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam menyaring pembuangan elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium di dalam darah atau produksi urine.

“Penderita gagal ginjal mau tidak mau harus menjalani cuci darah, karena organ ginjalnya nyaris tidak dapat berfungsi,” tanbahnya.
Kata Mario, biaya cuci darah tergolong mahal antara Rp. 800.000 – Rp. 850.000 setiap sekali cuci darah. “Bayangkan kalau seminggu harus 2 – 3 kali cuci darah. Belum lagi obat – obatan yang harus dikonsumsi” jelas dr. Mario.

Untuk itu ia menyarankan kepada masyarakat agar rutin memeriksakan kesehatan atau medical check – up. Karena kalau sudah tahap gagal ginjal, maka pengobatan akan lebih mahal. Jadi sebaiknya memeriksakan diri sedini mungkin jika mengalami keluhan agar tidak banyak mengeluarkan uang untuk pengobatan dan kemungkinan sembuh total pun besar.

“Masyarakat kita masih kurang kesadaran untuk melakukan medical check – up minimal 1 kali dalam satu tahun. Kebanyakan pasien datang dengan keluhan yang sudah cukup parah, karena tidak mendeteksi dini penyakit melalui medical check – up,” terangnya.
Lebih lanjut kata dr. Mario, orang yang dalam kondisi "merasa sehat" setidaknya diharapkan dapat melakukan pemeriksaan kedokter/kontrol/laboratorium. Sedangkan bagi mereka yang dinyatakan mengalami gangguan ginjal, baik ringan atau sedang diharapkan berhati-hati dalam mengkonsumsi oabat-obatan seperti obat rematik, antibiotika tertentu dan apabila terinfeksi segera diobati. (rif)



Berikan Komentar

Sungailiat Lainnya
Kasatpol PP Bangka Keluhkan Anggaran
Kasatpol PP Bangka Keluhkan Anggaran
Kamis, 27 April 2017 16:54 WIB
SUNGAILIAT - Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bangka Dalyan Amrie mengatakan sub bidang penanggulangan bencana membutuhkan biaya operasional.
Pengurus KONI Bangka Audiensi dengan Wabup
Pengurus KONI Bangka Audiensi dengan Wabup
Kamis, 27 April 2017 16:51 WIB
SUNGAILIAT - Wakil Bupati (Wabup) Bangka, Rustamsyah melakukan audiensi dan silahturahmi dengan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bangka.
Puskesmas Lakukan Implementasi Pendekatan Keluarga
Puskesmas Lakukan Implementasi Pendekatan Keluarga
Kamis, 27 April 2017 16:49 WIB
SUNGAILIAT - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Then Suyanti mengatakan semua Puskesmas di daerahnya sudah melakukan tahap awal implementasi pendekatan
Masjid Agung Gelar Lomba Berzanji dan Marhaban
Masjid Agung Gelar Lomba Berzanji dan Marhaban
Kamis, 27 April 2017 16:46 WIB
SUNGAILIAT - Wakil Bupati Bangka Rustamsyah membuka lomba berzanji dan Marhaban se Kabupaten Bangka, Rabu (26/4) di halaman Masjid Agung