Berita Pangkalpinang
Pengelolaan Sampah Babel Masih Buruk
Sabtu, 25 Juni 2011 11:39 WIB | Dibaca 665 kali
PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Penanganan dalam pengelolaan sampah di kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dinilai masih buruk. Imbasnya, tahun ini, tidak satu pun kabupaten kota yang mendapat Adipura.

"Pemberian nilai terhadap kabupaten dan kota kita yang masuk nominasi, namun tidak lolos itu objektif. Wajar dapat nilai jelek. Pengelolaan sampah di beberapa daerah dalam nominasi Adipura masih di bawah Passing Grade, apalagi yang tidak masuk nominasi," kata Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Babel, Amrullah, Jumat (24/6) kemarin.

Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Babel, diketahui belum mampu mengelola ribuan ton sampah yang masuk tiap harinya. Mereka masing menggunakan sistem angkut-bawa-buang atau bakar.

"Sampah bukan hanya dibakar. Seharusnya tidak ’Angkut-Bawa-Buang atau Bakar’ lagi, tapi bagaimana me-Recyle. Di Babel ada satu di Suangailiat, tapi belum sesuai dengan pengaturan yang ditetapkan," ujarnya.

Amrullah menjelaskan, pihak di BLHD provinsi hanya mampu membina kabupaten dan kota dalam pengelolaan sampah, sebab wewenang tersebut menjadi milik daerah sesuai dengan PP Nomor 38 Tahun 2007 tentang pembagian urusan pemerintahan antara pemerintah, pemerintah daerah provinsi, dan kabupaten dan kota. (dry) 




comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
IHK Tanjungpanjang Inflasi, Pangkalpinang Deflasi
IHK Tanjungpanjang Inflasi, Pangkalpinang Deflasi
PANGKALPINANG - Indeks harga konsumen (IHK) merupakan salah satu indikator ekonomi yang digunakan untuk mengukur tingkat perubahan harga apakah terjadi inflasi atau deflasi di tingkat konsumen,
Barcelona Ingin Menjadi Facebook, Apple dan NASA
Barcelona Ingin Menjadi Facebook, Apple dan NASA
BARCELONA - Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu menyampaikan visinya untuk tim yang dipimpinnya. Bartomeu bertekad membawa Barca tampil dominan dalam beberapa tahun ke depan.
Siswa Harus Kuasai Tiga Bahasa
Siswa Harus Kuasai Tiga Bahasa
JAKARTA - Menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN di akhir tahun ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan meminta para siswa meningkatkan kompetensinya.
Mitra Radar