Berita Pangkalpinang
Pengelolaan Sampah Babel Masih Buruk
Sabtu, 25 Juni 2011 11:39 WIB | Dibaca 687 kali
PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Penanganan dalam pengelolaan sampah di kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dinilai masih buruk. Imbasnya, tahun ini, tidak satu pun kabupaten kota yang mendapat Adipura.

"Pemberian nilai terhadap kabupaten dan kota kita yang masuk nominasi, namun tidak lolos itu objektif. Wajar dapat nilai jelek. Pengelolaan sampah di beberapa daerah dalam nominasi Adipura masih di bawah Passing Grade, apalagi yang tidak masuk nominasi," kata Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Babel, Amrullah, Jumat (24/6) kemarin.

Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Babel, diketahui belum mampu mengelola ribuan ton sampah yang masuk tiap harinya. Mereka masing menggunakan sistem angkut-bawa-buang atau bakar.

"Sampah bukan hanya dibakar. Seharusnya tidak ’Angkut-Bawa-Buang atau Bakar’ lagi, tapi bagaimana me-Recyle. Di Babel ada satu di Suangailiat, tapi belum sesuai dengan pengaturan yang ditetapkan," ujarnya.

Amrullah menjelaskan, pihak di BLHD provinsi hanya mampu membina kabupaten dan kota dalam pengelolaan sampah, sebab wewenang tersebut menjadi milik daerah sesuai dengan PP Nomor 38 Tahun 2007 tentang pembagian urusan pemerintahan antara pemerintah, pemerintah daerah provinsi, dan kabupaten dan kota. (dry) 




comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Laba Bersih BNI Anjlok, Ini Penyebabnya
Laba Bersih BNI Anjlok, Ini Penyebabnya
JAKARTA - Semester pertama tahun ini, PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk meraup laba bersih Rp 2,43 triliun. Capaian laba bersih tersebut anjlok 50,8 persen dibandingkan periode
Inilah Penampakan Kostum Anyar Manchester United
Inilah Penampakan Kostum Anyar Manchester United
MANCHESTER Manchester United resmi memperkenalkan kostum kandang terbaru untuk mengarungi kompetisi musim 2015/2016. Kostum anyar itu
Garuda Indonesia Kasih Diskon Bagi Para Guru
Garuda Indonesia Kasih Diskon Bagi Para Guru
JAKARTA - PT Garuda Indonesia memberikan potongan khusus bagi para guru jika ingin terbang bersama maskapai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu.
Mitra Radar